Sirkuit Hermanos Rodriguez Meksiko Tak Tersentuh Gempa 7,1 SR
Kamis, 21 September 2017 - 17:51 WIB
Sirkuit Hermanos Rodriguez Meksiko Tak Tersentuh Gempa 7,1 SR
A
A
A
MEKSIKO - Balapan Formula 1 akan tetap digelar di Kota Meksiko pada 29 Oktober mendatang meski gempa terdahsyat dalam tiga dekade terakhir melanda ibu kota Meksiko, Selasa (19/9/2017). Sirkuit Hermanos Rodriguez yang berada di sebelah tenggara ibu kota ternyata tidak rusak.
"Sudah diperiksa dua kali dari permukaan lintasan dan juga bangunannya, tidak apa-apa. Kami akan terus melakukan penilaian saat kami pergi tapi sejauh ini benar-benar ada kekhawatiran (tentang fasilitasnya). Kita akan berpacu dengan waktu," kata kepala pemasaran lomba, Rodrigo Sanchez seperti dilansir Reuters, Kamis (21/9/2017).
Grand Prix Meksiko sendiri merupakan putaran ke 18 dari 20 balapan pada musim ini. Sesuai jadwal, balapan digelar 29 Oktober, akhir pekan sebelum liburan tahunan 'Dia de Muertos' (Hari Kematian) Meksiko. Sekitar 135.000 penonton hadir pada hari balapan tahun lalu. Jumlah ini adalah terbanyak kedua setelah Sirkuit Silverstone, Inggris, yang menarik 139.000 penonton, yang 30% di antaranya adalah orang asing.
Balapan di Sirkuit Hermanos Rodriguez didukung pemerintah Meksiko, yang membayar biaya hosting ke Formula 1. Pemerintah melihat balapan jet darat ini cukup penting sebagai pendorong pariwisata dan citra Meksiko di luar negeri.
"Kami mencoba menjelaskan semua informasi yang relevan dengan bagaimana orang dapat membantu. Jika semuanya tetap sama, kita akan terus mengerjakan apa yang sedang kita lakukan. Treknya bagus jadi kita hanya perlu fokus kembali dan menyelesaikan acara ini," kata Sanchez.
Satu-satunya pembalap Formula 1 asal Meksiko, Sergio Perez, menyumbangkan 3 juta peso (USD168.000) untuk penanganan bencana gempa bumi. Yayasan Carlos Slim, yang didirikan oleh miliarder telekomunikasi pemilik perusahaan yang telah mendukung Perez sepanjang karir balapnya, akan menambahkan lima untuk setiap peso yang disumbangkan.
Untuk diketahui, gempa berkekuatan 7,1 Skala Richter mengguncang bagian tengah Meksiko, Selasa (19/9/2017). Korban meninggal akibat bencana tersebut tercatat sebanyak 200 orang. Hingga kini masih banyak penduduk yang dinyatakan hilang di bawah puluhan bangunan ambruk.
Komite Paralimpik Internasional menunda perlombaan kejuaraan renang dan angkat besi dunia yang akan diadakan di Kota Meksiko bulan ini.
"Sudah diperiksa dua kali dari permukaan lintasan dan juga bangunannya, tidak apa-apa. Kami akan terus melakukan penilaian saat kami pergi tapi sejauh ini benar-benar ada kekhawatiran (tentang fasilitasnya). Kita akan berpacu dengan waktu," kata kepala pemasaran lomba, Rodrigo Sanchez seperti dilansir Reuters, Kamis (21/9/2017).
Grand Prix Meksiko sendiri merupakan putaran ke 18 dari 20 balapan pada musim ini. Sesuai jadwal, balapan digelar 29 Oktober, akhir pekan sebelum liburan tahunan 'Dia de Muertos' (Hari Kematian) Meksiko. Sekitar 135.000 penonton hadir pada hari balapan tahun lalu. Jumlah ini adalah terbanyak kedua setelah Sirkuit Silverstone, Inggris, yang menarik 139.000 penonton, yang 30% di antaranya adalah orang asing.
Balapan di Sirkuit Hermanos Rodriguez didukung pemerintah Meksiko, yang membayar biaya hosting ke Formula 1. Pemerintah melihat balapan jet darat ini cukup penting sebagai pendorong pariwisata dan citra Meksiko di luar negeri.
"Kami mencoba menjelaskan semua informasi yang relevan dengan bagaimana orang dapat membantu. Jika semuanya tetap sama, kita akan terus mengerjakan apa yang sedang kita lakukan. Treknya bagus jadi kita hanya perlu fokus kembali dan menyelesaikan acara ini," kata Sanchez.
Satu-satunya pembalap Formula 1 asal Meksiko, Sergio Perez, menyumbangkan 3 juta peso (USD168.000) untuk penanganan bencana gempa bumi. Yayasan Carlos Slim, yang didirikan oleh miliarder telekomunikasi pemilik perusahaan yang telah mendukung Perez sepanjang karir balapnya, akan menambahkan lima untuk setiap peso yang disumbangkan.
Untuk diketahui, gempa berkekuatan 7,1 Skala Richter mengguncang bagian tengah Meksiko, Selasa (19/9/2017). Korban meninggal akibat bencana tersebut tercatat sebanyak 200 orang. Hingga kini masih banyak penduduk yang dinyatakan hilang di bawah puluhan bangunan ambruk.
Komite Paralimpik Internasional menunda perlombaan kejuaraan renang dan angkat besi dunia yang akan diadakan di Kota Meksiko bulan ini.
(amm)