Sejarah Sirkuit Sepang: Pembalap Italia Sering Menang, Marquez Dilarang Besar Kepala

Selasa, 24 Oktober 2017 - 19:59 WIB
Sejarah Sirkuit Sepang:...
Sejarah Sirkuit Sepang: Pembalap Italia Sering Menang, Marquez Dilarang Besar Kepala
A A A
SEPANG - Marc Marquez berada di ambang gelar juara dunia MotoGP 2017. Pembalap Repsol Honda itu sudah memiliki 269 poin, unggul 33 angka dari Andrea Dovizioso yang jadi pesaing terdekatnya.

Jika menang atau minimal finis sebagai runner up di GP Malaysia, Minggu (29/10/2017), Marquez akan memastikan diri sebagai juara dunia di tahun ini. Namun pembalap berjuluk The Baby Alien itu tak boleh besar kepala. Sebab, dalam dua tahun ke belakang ia gagal menginjak podium di Sirkuit Sepang.

Pada 2015, Marquez mengalami kecelakaan usai terlibat kontak dengan kaki Valentino Rossi. Setahun kemudian, dirinya terlempar jauh ke posisi 11 dan harus merelakan podium tertinggi jatuh ke genggaman Dovizioso.

Pada kelas bergengsi, Marquez hanya dua kali menang di Sirkuit Sepang. Kemenangan pertama ia dapatkan saat berkompetisi di kelas 125cc musim 2010 lalu. Empat tahun kemudian, Marquez mengulangi prestasinya. Namun saat itu ia sudah berada di level tertinggi dan sukses memenangkan MotoGP Malaysia dengan catatan waktu terbaik, 40 menit 45.523 detik.

Jumlah kemenangan Marquez tidak seberapa dibanding pembalap asal Italia. Sejak Kenny Roberts Jr (Amerika Serikat) menguasai Sirkuit Sepang dalam dua tahun pembukaannya, balapan di lintasan 5,5 Km ini kerap dimenangkan oleh joki asal Negeri Pizza.

Max Biaggi, Loris Capirossi, Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso merupakan pembalap Italia yang memenangkan balapan kelas tertinggi di Malaysia. Data ini tentunya jadi ancaman berbahaya buat Marquez, apalagi tahun lalu Dovizioso yang jadi saingan terberatnya di musim ini bisa memenangkan perlombaan dengan catatan waktu 42 menit 27.333 detik.

Berikut daftar pemenang di MotoGP Sepang:

2016: Andrea Dovizioso (Ducati)
2015: Dani Perosa (Honda)
2014: Marc Marquez (Honda)
2013: Dani Perosa (Honda)
2012: Dani Perosa (Honda)
2011: Ditiadakan karena terjadi kecelakaan hingga menewaskan Marco Simoncelli
2010: Valentino Rossi (Yamaha)
2009: Casey Stoner (Ducati)
2008: Valentino Rossi (Yamaha)
2007: Casey Stoner (Ducati)
2006: Valentino Rossi (Yamaha)
2005: Loris Capirossi (Ducati)
2004: Valentino Rossi (Yamaha)
2003: Valentino Rossi (Honda)
2002: Max Biaggi (Yamaha)
2001: Valentino Rossi (Honda)
2000: Kenny Roberts Jr (Suzuki)
1999: Kenny Roberts Jr (Suzuki)
(bep)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Kritik Zlatan Ibrahimovic:...
Kritik Zlatan Ibrahimovic: Ego Tinggi Ronaldo Sulitkan Portugal di Piala Dunia 2026
17 menit yang lalu
Gol Mbappe Bantu Prancis...
Gol Mbappe Bantu Prancis ke Perempat Final Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Catatan Bersejarah Maroko...
Catatan Bersejarah Maroko Usai Tembus Perempat Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Tumbangkan Kanada, Maroko...
Tumbangkan Kanada, Maroko ke Perempat Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Carlo Biado Juara Indonesia...
Carlo Biado Juara Indonesia International Open 2026
6 jam yang lalu
Irsal Nasution Bangga...
Irsal Nasution Bangga Jadi Semifinalis Indonesia International Open 2026
7 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved