Marquez Sulit Intip Kelemahan Motor Ducati
Rabu, 08 November 2017 - 07:09 WIB
Marquez Sulit Intip Kelemahan Motor Ducati
A
A
A
VALENCIA - Marc Marquez tampaknya kesulitan untuk mencari kelemahan kuda besi Desmosedici GP17 milik Ducati Corse. Ini tentunya sangat mengganggu persiapan jelang balapan seri terakhir MotoGP di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, akhir pekan ini.
Peta persaingan gelar juara MotoGP tampaknya agak sedikit bergeser dari pertempuran tim Honda-Yamaha, menjadi Honda-Ducati. Hal ini tak lepas dari keberhasilan Andrea Dovizioso merebut enam kemenangan di ajang balap paling bergengsi musim ini.
Penampilan ciamik Dovizioso di lintasan kuda besi memaksa perebutan gelar juara dunia ditentukan di Valencia. Pasalnya, Marquez hanya mampu unggul 21 poin dari pesaing terdekatnya tersebut.
"Kami semua tahu Ducati memiliki motor yang sangat bagus untuk sirkuit tertentu. Tapi yang membuat kami terkesan tahun ini adalah mereka mampu melakukan langkah besar dengan tampil bagus di sirkuit dimana mereka dulu berjuang keras," ungkap Marquez seperti dikutip dari CNN, Rabu (8/11/2017).
"Ini menunjukkan bahwa Ducati telah bekerja keras untuk berada di depan. Akhir-akhir ini, ketika Anda mengikuti motor Ducati, sulit untuk melihat kelemahan mereka," tambahnya.
Kendati demikian, Marquez tidak terlalu memperdulikan hal tersebut. Sebab tidak hanya Dovizioso yang bakal memberikan perlawanan sengit di seri terakhir.
"Yang paling penting bagi saya adalah menjadi salah satu pembalap yang bertempur di depan. Jujur saja, saya tidak peduli jika saya bertarung dengan Dovi atau pembalap lain. Saya hanya peduli untuk memberikan yang terbaik dan berusaha untuk menang. Saya memiliki hubungan baik dengan Dovi dan saya telah menikmati bertarung dengannya di trek musim ini. Dia telah menjadi lawan yang tangguh," tandas Marquez.
Peta persaingan gelar juara MotoGP tampaknya agak sedikit bergeser dari pertempuran tim Honda-Yamaha, menjadi Honda-Ducati. Hal ini tak lepas dari keberhasilan Andrea Dovizioso merebut enam kemenangan di ajang balap paling bergengsi musim ini.
Penampilan ciamik Dovizioso di lintasan kuda besi memaksa perebutan gelar juara dunia ditentukan di Valencia. Pasalnya, Marquez hanya mampu unggul 21 poin dari pesaing terdekatnya tersebut.
"Kami semua tahu Ducati memiliki motor yang sangat bagus untuk sirkuit tertentu. Tapi yang membuat kami terkesan tahun ini adalah mereka mampu melakukan langkah besar dengan tampil bagus di sirkuit dimana mereka dulu berjuang keras," ungkap Marquez seperti dikutip dari CNN, Rabu (8/11/2017).
"Ini menunjukkan bahwa Ducati telah bekerja keras untuk berada di depan. Akhir-akhir ini, ketika Anda mengikuti motor Ducati, sulit untuk melihat kelemahan mereka," tambahnya.
Kendati demikian, Marquez tidak terlalu memperdulikan hal tersebut. Sebab tidak hanya Dovizioso yang bakal memberikan perlawanan sengit di seri terakhir.
"Yang paling penting bagi saya adalah menjadi salah satu pembalap yang bertempur di depan. Jujur saja, saya tidak peduli jika saya bertarung dengan Dovi atau pembalap lain. Saya hanya peduli untuk memberikan yang terbaik dan berusaha untuk menang. Saya memiliki hubungan baik dengan Dovi dan saya telah menikmati bertarung dengannya di trek musim ini. Dia telah menjadi lawan yang tangguh," tandas Marquez.
(sha)