Ketenangan Ahsan/Rian Jadi Senjata Ampuh Kalahkan Pasangan Denmark
Jum'at, 17 November 2017 - 00:55 WIB
Ketenangan Ahsan/Rian Jadi Senjata Ampuh Kalahkan Pasangan Denmark
A
A
A
FUZHOU - Tiket perempat final turnamen bulu tangkis China Terbuka 2017 diraih ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro. Menghadapi Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen asal Denmark, Kamis (16/11/2017) Ahsan/Rian menang 23-21, 19-21 dan 21-11.
Sempat keteteran dalam dua game, Ahsan/Rian akhirnya bisa lebih tenang pada babak penentuan. Hal itu menjadi pembeda sehingga mereka bisa dengan mudah mengalahkan lawannya dengan defisit skor cukup jauh.
"Tipikal mereka kan ngajak reli, buka-buka dan enggak mau mengadu cepat. Bolanya juga pelan, jadi pasti akan lama pertandingannya. Tadi lebih ke siapa yang kuat saja," ucap Ahsan dalam rilis PBSI.
"Game pertama dan game kedua mereka tidak gampang mati. Kalau game ketiga, main lebih ke pola permainan kami. Game ketiga kami lebih tenang, lebih berani, dia smash dan serang juga kami tidak gampang mati," jelasnya.
Pada game kedua, keunggulan berada di pasangan Denmark. Rian mengaku bahwa pada saat itu permainannya lebih sering terburu-buru.
"Game kedua, Denmark lebih memberi umpan. Kami kepancing. Jadi kami ingin buru-buru matiin, tapi malah mati-mati sendiri. Di game ketiga kami lebih mengadu pukulan, malah enak di lapangan," jelas Rian.
Selanjutnya Ahsan/Rian akan bertarung melawan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Nantinya mereka memperebutkan tiket yang mengantarkan ke babak semifinal.
Selain Ahsan/Rian, Indonesia masih punya wakil lainnya di babak perempat final. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo bersiap meladeni tantangan wakil Rusia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov.
Sempat keteteran dalam dua game, Ahsan/Rian akhirnya bisa lebih tenang pada babak penentuan. Hal itu menjadi pembeda sehingga mereka bisa dengan mudah mengalahkan lawannya dengan defisit skor cukup jauh.
"Tipikal mereka kan ngajak reli, buka-buka dan enggak mau mengadu cepat. Bolanya juga pelan, jadi pasti akan lama pertandingannya. Tadi lebih ke siapa yang kuat saja," ucap Ahsan dalam rilis PBSI.
"Game pertama dan game kedua mereka tidak gampang mati. Kalau game ketiga, main lebih ke pola permainan kami. Game ketiga kami lebih tenang, lebih berani, dia smash dan serang juga kami tidak gampang mati," jelasnya.
Pada game kedua, keunggulan berada di pasangan Denmark. Rian mengaku bahwa pada saat itu permainannya lebih sering terburu-buru.
"Game kedua, Denmark lebih memberi umpan. Kami kepancing. Jadi kami ingin buru-buru matiin, tapi malah mati-mati sendiri. Di game ketiga kami lebih mengadu pukulan, malah enak di lapangan," jelas Rian.
Selanjutnya Ahsan/Rian akan bertarung melawan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Nantinya mereka memperebutkan tiket yang mengantarkan ke babak semifinal.
Selain Ahsan/Rian, Indonesia masih punya wakil lainnya di babak perempat final. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo bersiap meladeni tantangan wakil Rusia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov.
(bep)