Ini Perasaan Marcus/Kevin Usai Raih Gelar Hong Kong Terbuka 2017
Minggu, 26 November 2017 - 19:47 WIB
Ini Perasaan Marcus/Kevin Usai Raih Gelar Hong Kong Terbuka 2017
A
A
A
KOWLOON - Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mencatatkan dirinya sebagai salah satu pasangan terhebat dunia. Mereka baru saja meraih gelar Hong Kong Terbuka 2017 usai menjinakan pasangan Denmark, Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding.
Kemenangan dua game langsung, 21-12, 21-18, di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Hong Kong, Minggu (26/11/2017), bukan sembarang gelar. Pasalnya ini adalah gelar keenam super series yang diperolehnya dalam tahun ini. Nama Marcus/Kevin pun kini bersanding dengan pasangan Korsel, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong yang pernah meraih enam gelar super series dalam setahun.
Sebelumnya koleksi super series Marcus/Kevin direngkuhnya saat menjadi kampiun di All England, India Terbuka, Malaysia Terbuka, Jepang Terbuka dan China Terbuka. "Kami cukup puas dengan hasil di dua turnamen ini (China dan Hong Kong). Dua-duanya bisa maksimal dan dua-duanya bisa juara. Senang pastinya," ucap Marcus dilansir laman resmi PBSI.
Kevin mengaku sangat menikmati pertandingan. "Hari ini saya cukup puas dan menikmati perminan saya. Bisa menguasai keadaan, cukup nyaman," tambahnya.
Jika menyimak pertandingan, Marcus/Kevin memang tak mendapatkan kendala sejak awal laga. Mereka langsung leading dan menutup game pertama dengan skor 21-12.
Perlawanan sempat diberikan duo Mads di game kedua. Kondisi ini membuat perolehan angka menjadi ketat. Marcus mengakui jika di game kedua memang mendapat kendala. "Bola atasnya masih suka goyang. Untung Kevin depannya masih dapet, jadi saya cuma nurun-nurunin shuttlecocknya saja," ungkap Marcus.
"Kalau saya pribadi berpikir, kalau kami susah, lawan juga pasti susah. Sama-sama harus belajar. Jadi mikirnya bagaimana caranya mengusahakan lagi, pasti ada cara untuk mengatasinya," tambah Marcus lagi.
Pertandingan ini merupakan yang kelima kali bagi Kevin/Marcus dan Petersen/Kolding. Rekor pertemuan mereka sejauh ini imbang 2-2, dengan dua kemenangan terakhir berhasil diamankan oleh Kevin/Marcus, yaitu pada All England 2017 dan India Terbuka 2017.
"Mereka pemain yang bagus. Sebelumnya kami ketemu juga cukup ramai di lapangan. Mereka punya permainan cepat dan tidak gampang juga," kata Kevin.
Kemenangan dua game langsung, 21-12, 21-18, di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Hong Kong, Minggu (26/11/2017), bukan sembarang gelar. Pasalnya ini adalah gelar keenam super series yang diperolehnya dalam tahun ini. Nama Marcus/Kevin pun kini bersanding dengan pasangan Korsel, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong yang pernah meraih enam gelar super series dalam setahun.
Sebelumnya koleksi super series Marcus/Kevin direngkuhnya saat menjadi kampiun di All England, India Terbuka, Malaysia Terbuka, Jepang Terbuka dan China Terbuka. "Kami cukup puas dengan hasil di dua turnamen ini (China dan Hong Kong). Dua-duanya bisa maksimal dan dua-duanya bisa juara. Senang pastinya," ucap Marcus dilansir laman resmi PBSI.
Kevin mengaku sangat menikmati pertandingan. "Hari ini saya cukup puas dan menikmati perminan saya. Bisa menguasai keadaan, cukup nyaman," tambahnya.
Jika menyimak pertandingan, Marcus/Kevin memang tak mendapatkan kendala sejak awal laga. Mereka langsung leading dan menutup game pertama dengan skor 21-12.
Perlawanan sempat diberikan duo Mads di game kedua. Kondisi ini membuat perolehan angka menjadi ketat. Marcus mengakui jika di game kedua memang mendapat kendala. "Bola atasnya masih suka goyang. Untung Kevin depannya masih dapet, jadi saya cuma nurun-nurunin shuttlecocknya saja," ungkap Marcus.
"Kalau saya pribadi berpikir, kalau kami susah, lawan juga pasti susah. Sama-sama harus belajar. Jadi mikirnya bagaimana caranya mengusahakan lagi, pasti ada cara untuk mengatasinya," tambah Marcus lagi.
Pertandingan ini merupakan yang kelima kali bagi Kevin/Marcus dan Petersen/Kolding. Rekor pertemuan mereka sejauh ini imbang 2-2, dengan dua kemenangan terakhir berhasil diamankan oleh Kevin/Marcus, yaitu pada All England 2017 dan India Terbuka 2017.
"Mereka pemain yang bagus. Sebelumnya kami ketemu juga cukup ramai di lapangan. Mereka punya permainan cepat dan tidak gampang juga," kata Kevin.
(bbk)