Luis Milla Boyong 24 Pemain ke Aceh World Solidarity Tsunami Cup 2017
Senin, 27 November 2017 - 20:55 WIB
Luis Milla Boyong 24 Pemain ke Aceh World Solidarity Tsunami Cup 2017
A
A
A
JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla akan memboyong 24 pemain untuk berlaga di ajang Aceh World Solidarity Tsunami Cup (AWSTC) 2017. Gelaran yang baru kali pertama digelar ini untuk memperingati tragedi bencana tsunami yang terjadi pada 2004.
Timnas Garuda nantinya akan bersaing dengan Brunei Darussalam, Mongolia, dan Kyrgyzstan. "Ajang ini menjadi persiapan tim polesan pelatih Luis Milla menuju Asian Games 2018 mendatang dimana Indonesia menjadi tuan rumah. Ini juga sebagai bentuk dukungan PSSI untuk masyarakat Aceh," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria seperti dikutip laman resmi PSSI, Senin (27/11/2017).
Turnamen ini menggunakan format kompetisi penuh di mana semua tim akan saling bertemu. Peringkat paling atas nantinya akan menjadi juara. Hansamu Yama dan kawan-kawan akan bertolak ke Aceh pada hari Kamis (30/11) mendatang dengan kekuatan 24 pemain. (Baca juga : Menanti Gebrakan Timnas Indonesia di Aceh World Solidarity Cup )
Milla mengatakan, anak asuhnya tetap akan berjuang maksimal di turnamen ini. "Di sana kami ingin melanjutkan pekerjaan kami. Kami akan gunakan semaksimal mungkin untuk analisa pemain di ajang ini. Intinya kami ingin pemain terus menunjukkan kemajuan yang bagus dalam berbagai hal, dan permainan mereka sesuai apa yang kami inginkan," kata Milla.
Kombinasi 21 pemain U-23 tahun dan tiga pemain senior menjadi kekuatan Indonesia untuk menghadapi lawan-lawannya. Kombinasi ini digunakan oleh tim nasional Indonesia sebagai penyesuaian tim mengingat regulasi yang sama juga akan diterapkan pada Asian Games 2018 mendatang.
Berikut 24 pemain yang diboyong ke Aceh World Solidarity Cup 2017 :
Kiper:
1. Satria Tama Hardianto (Persegres Gresik United-Timnas U-23)
2. Awan Setho Raharjo (Bhayangkara FC-Timnas U-23)
3. Kurniawan Kartika Ajie (Persiba-Timnas U-23)
4. Andritany Ardhiyasa (Persija-Timnas Senior)
Bek:
5. Andi Setyo Nugroho (PS TNI-Timnas U-23)
6. Hansamu Yama Pranata (Barito Putera-Timnas U-23)
7. Bagas Adi Nugroho (Arema FC-Timnas U-23)
8. I Putu Gede Juni Antara (Bhayangkara FC-Timnas U-23)
9. Gavin Kwan Adsit (Barito Putera-Timnas U-23)
10. Ricky Fajrin Saputra (Bali United-Timnas U-23)
11. Fachruddin Aryanto (Madura United-Timnas Senior)
Tengah:
12. Muhammad Arfan (PSM -Timnas U-23)
13. Muhammad Hargianto (Persija-Timnas U-23)
14. Hanif Abdurrauf Sjahbandi (Arema FC-Timnas U-23)
15. Evan Dimas Dharmono (Bhayangkara FC - Timnas U-23)
16. Miftahul Hamdi (Bali United - Timnas U-23)
17. Yabes Roni Malaifani (Bali United - Timnas U-23)
18. Septian David Maulana (Mitra Kukar - Timnas U-23)
19. Osvaldo Ardiles Haay (Persipura - Timnas U-23)
20. Saddil Ramdani (Persela - Timnas U-23)
21. Febri Haryadi (Persib - Timnas U-23)
22. Egy Maulana Vikri (Timnas U-19 - Timnas U-23)
Depan:
23. Ilham Udin Armayn (Bhayangkara FC-Timnas U-23)
24. Ilija Spasojevic (Bhayangkara FC-Timnas Senior)
.
Timnas Garuda nantinya akan bersaing dengan Brunei Darussalam, Mongolia, dan Kyrgyzstan. "Ajang ini menjadi persiapan tim polesan pelatih Luis Milla menuju Asian Games 2018 mendatang dimana Indonesia menjadi tuan rumah. Ini juga sebagai bentuk dukungan PSSI untuk masyarakat Aceh," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria seperti dikutip laman resmi PSSI, Senin (27/11/2017).
Turnamen ini menggunakan format kompetisi penuh di mana semua tim akan saling bertemu. Peringkat paling atas nantinya akan menjadi juara. Hansamu Yama dan kawan-kawan akan bertolak ke Aceh pada hari Kamis (30/11) mendatang dengan kekuatan 24 pemain. (Baca juga : Menanti Gebrakan Timnas Indonesia di Aceh World Solidarity Cup )
Milla mengatakan, anak asuhnya tetap akan berjuang maksimal di turnamen ini. "Di sana kami ingin melanjutkan pekerjaan kami. Kami akan gunakan semaksimal mungkin untuk analisa pemain di ajang ini. Intinya kami ingin pemain terus menunjukkan kemajuan yang bagus dalam berbagai hal, dan permainan mereka sesuai apa yang kami inginkan," kata Milla.
Kombinasi 21 pemain U-23 tahun dan tiga pemain senior menjadi kekuatan Indonesia untuk menghadapi lawan-lawannya. Kombinasi ini digunakan oleh tim nasional Indonesia sebagai penyesuaian tim mengingat regulasi yang sama juga akan diterapkan pada Asian Games 2018 mendatang.
Berikut 24 pemain yang diboyong ke Aceh World Solidarity Cup 2017 :
Kiper:
1. Satria Tama Hardianto (Persegres Gresik United-Timnas U-23)
2. Awan Setho Raharjo (Bhayangkara FC-Timnas U-23)
3. Kurniawan Kartika Ajie (Persiba-Timnas U-23)
4. Andritany Ardhiyasa (Persija-Timnas Senior)
Bek:
5. Andi Setyo Nugroho (PS TNI-Timnas U-23)
6. Hansamu Yama Pranata (Barito Putera-Timnas U-23)
7. Bagas Adi Nugroho (Arema FC-Timnas U-23)
8. I Putu Gede Juni Antara (Bhayangkara FC-Timnas U-23)
9. Gavin Kwan Adsit (Barito Putera-Timnas U-23)
10. Ricky Fajrin Saputra (Bali United-Timnas U-23)
11. Fachruddin Aryanto (Madura United-Timnas Senior)
Tengah:
12. Muhammad Arfan (PSM -Timnas U-23)
13. Muhammad Hargianto (Persija-Timnas U-23)
14. Hanif Abdurrauf Sjahbandi (Arema FC-Timnas U-23)
15. Evan Dimas Dharmono (Bhayangkara FC - Timnas U-23)
16. Miftahul Hamdi (Bali United - Timnas U-23)
17. Yabes Roni Malaifani (Bali United - Timnas U-23)
18. Septian David Maulana (Mitra Kukar - Timnas U-23)
19. Osvaldo Ardiles Haay (Persipura - Timnas U-23)
20. Saddil Ramdani (Persela - Timnas U-23)
21. Febri Haryadi (Persib - Timnas U-23)
22. Egy Maulana Vikri (Timnas U-19 - Timnas U-23)
Depan:
23. Ilham Udin Armayn (Bhayangkara FC-Timnas U-23)
24. Ilija Spasojevic (Bhayangkara FC-Timnas Senior)
.
(bbk)