Siklus Unik: Napoli Selalu Rebut Scudetto Jika Jadi Juara Paruh Musim di Peluang Ganjil
Sabtu, 30 Desember 2017 - 07:49 WIB
Siklus Unik: Napoli Selalu Rebut Scudetto Jika Jadi Juara Paruh Musim di Peluang Ganjil
A
A
A
NAPLES - Napoli resmi menjadi juara paruh musim atau Campione d'Inferno setelah menang 1-0 atas Crotone di Stadio Scida, Sabtu (30/12/2017) dini hari WIB.
Gol Marek Hamsik di menit ke-17 cukup buat Partenopei memuncaki klasemen dengan 48 poin, unggul empat angka atas Juventus yang akan melakoni giornata ke-19 melawan Hellas Verrona, Minggu dini hari nanti. (Baca juga: Napoli Juara Serie A Paruh Musim 2017/2018 ).
Sejarah mengungkap, hanya lima klub dalam 23 tahun terakhir yang gagal memenangkan Scudetto setelah memimpin di paruh musim, salah satunya Napoli.
Tapi Napoli juga punya anomali lain. Dengan menjadi Campione d'Inferno, musim ini, berarti Partenopei sudah lima kali memuncaki klasemen di musim dingin. Pada kesempatan pertama dan ketiga, Napoli memenangkan Scudetto setelah juara paruh musim, sedang pada peluang kedua dan keempat hanya finis kedua.
Jika siklus itu terulang, maka Partenopei akan meraih Scudetto musim ini. Napoli menjadi juara pada musim 1986–87 dan 1989–90. Sedangkan gagal menjadi juara setelah merebut Campione d'Inferno pada 1987–88 dan 2015-16, setelah disalip Juventus.
Selain Napoli, tim yang terpeleset setelah juara paruh musim dalam 23 tahun terakhir adalah adalah Fiorentina pada musim 1998-99, yang digeser AC Milan. Lalu, Juventus tahun 1999/2000 yang disalip Lazio. AS Roma juga merasakan kegagalan setelah menjadi juara paruh musim 2001/2002 dan dikejar Juventus.
Berikut daftar juara paruh musim dan juara akhir musim 23 tahun terakhir
Ket: *Juventus finis di puncak, tapi gelar dibatalkan terkait skandal Calciopoli
Gol Marek Hamsik di menit ke-17 cukup buat Partenopei memuncaki klasemen dengan 48 poin, unggul empat angka atas Juventus yang akan melakoni giornata ke-19 melawan Hellas Verrona, Minggu dini hari nanti. (Baca juga: Napoli Juara Serie A Paruh Musim 2017/2018 ).
Sejarah mengungkap, hanya lima klub dalam 23 tahun terakhir yang gagal memenangkan Scudetto setelah memimpin di paruh musim, salah satunya Napoli.
Tapi Napoli juga punya anomali lain. Dengan menjadi Campione d'Inferno, musim ini, berarti Partenopei sudah lima kali memuncaki klasemen di musim dingin. Pada kesempatan pertama dan ketiga, Napoli memenangkan Scudetto setelah juara paruh musim, sedang pada peluang kedua dan keempat hanya finis kedua.
Jika siklus itu terulang, maka Partenopei akan meraih Scudetto musim ini. Napoli menjadi juara pada musim 1986–87 dan 1989–90. Sedangkan gagal menjadi juara setelah merebut Campione d'Inferno pada 1987–88 dan 2015-16, setelah disalip Juventus.
Selain Napoli, tim yang terpeleset setelah juara paruh musim dalam 23 tahun terakhir adalah adalah Fiorentina pada musim 1998-99, yang digeser AC Milan. Lalu, Juventus tahun 1999/2000 yang disalip Lazio. AS Roma juga merasakan kegagalan setelah menjadi juara paruh musim 2001/2002 dan dikejar Juventus.
Berikut daftar juara paruh musim dan juara akhir musim 23 tahun terakhir
| Musim | Juara paruh musim | Scudetto |
| 1994-95 | Juventus | Juventus |
| 1995-96 | AC Milan | AC Milan |
| 1996-97 | Juventus | Juventus |
| 1997-98 | Juventus | Juventus |
| 1998-99 | Fiorentina | AC Milan |
| 1999-2000 | Juventus | Lazio |
| 2000-01 | Roma | Roma |
| 2001-02 | Roma | Juventus |
| 2002-03 | AC Milan | Juventus |
| 2003-04 | Roma+AC Milan | AC Milan |
| 2004-05 | Juventus | Juventus* |
| 2005-06 | Juventus | Juventus* |
| 2006-07 | Inter Milan | Inter Milan |
| 2007-08 | Inter Milan | Inter Milan |
| 2008-09 | Inter Milan | Inter Milan |
| 2009-10 | Inter Milan | Inter Milan |
| 2010-11 | AC Milan | AC Milan |
| 2011-12 | Juventus | Juventus |
| 2012-13 | Juventus | Juventus |
| 2013-14 | Juventus | Juventus |
| 2014-15 | Juventus | Juventus |
| 2015-16 | Napoli | Juventus |
| 2016-17 | Juventus | Juventus |
| 2017-18 | Napoli | ? |
(sha)