Berkaca dari Kegagalan, Andrea Iannone Yakin Bangkit di MotoGP 2018

Kamis, 04 Januari 2018 - 17:17 WIB
Berkaca dari Kegagalan,...
Berkaca dari Kegagalan, Andrea Iannone Yakin Bangkit di MotoGP 2018
A A A
VASTO - Penampilan Andrea Iannone bersama tim Suzuki sangat jauh dari kata memuaskan. Sepanjang MotoGP 2017, pembalap kebangsaan Italia tersebut tak pernah sekalipun mengisi posisi tiga besar.

Di akhir persaingan, Iannone cuma mengumpulkan 70 poin. Ia finis di perigkat 13 dan ini jadi pencapaian terburuknya sepanjang berkarier di kelas MotoGP.

"Musim lalu bukan tahun yang mudah dan hasilnya tidak sesuai dengan harapan. Saat pertama kali menguji Suzuki GSX-RR, perasaan saya begitu bagus dan seluruh tim yakin kami bisa meraih hasil yang baik. Namun sayang, keinginan itu gagal diwujudkan. Kami harus berjuang keras dan butuh waktu lama untuk mengatasi berbagai masalah yang ada dalam tim," ucapnya pada Crash.

Iannone beralasan di musim pertamanya ia kesulitan adaptasi dengan motor pabrikan Suzuki. Namun berbagai masalah yang dialaminya tidak membuat pria 28 tahun itu frustrasi. Iannone justru percaya diri akan bangkit dan memperbaiki penampilannya di MotoGP 2018.

"Saya dan Marco Rigamonti (kepala tim) merupakan orang baru. Jadi, kami harus memulai semuanya dari awal. Kami harus mempelajari karakteristik sepeda motor dan filosofi kerja perusahaan Jepang. Sebab masing-masing tim memiliki perbedaan dan jika Anda berasal dari lingkungan yang spesifik selama bertahun-tahun, sangat rumit untuk menghadapi masalah dengan tim baru," ujarnya.

"Seiring berjalannya waktu, kami belajar mempercayai rekan-rekan satu tim dan Anda harus memanfaatkan sejumlah informasi yang diberikan oleh mereka. Fokus dan kesabaran merupakan kunci sukses, ini sesuatu yang saya terus yakini," jelas sang pembalap.

"Kami terus melanjutkan pekerjaan setahap demi setahap. Kami memang sempat mengalami rasa frustrasi dan pernah kehilangan kepercayaan diri. Tapi beberapa solusi dari tim dapat membuat kami yakin dengan pekerjaan kali ini. Kami sudah mengetahui apa yang salah dan kami punya jalan keluarnya untuk menghadapi persaingan di 2018. Kerja sama tim, itulah kuncinya," pungkas Iannone.
(bep)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Argentina Dipaksa Cape...
Argentina Dipaksa Cape Verde Main 120 Menit
32 menit yang lalu
Mesir Lolos ke 16 Besar...
Mesir Lolos ke 16 Besar Usai Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti
3 jam yang lalu
Mesir Koyak Gawang Australia...
Mesir Koyak Gawang Australia di Babak Pertama
5 jam yang lalu
Inggris vs Meksiko Terancam...
Inggris vs Meksiko Terancam Ditunda akibat Badai Petir
7 jam yang lalu
VAR Batalkan Gol Kroasia...
VAR Batalkan Gol Kroasia atas Portugal, FIFA: Teknologi Canggih Bola Trionda Deteksi Sentuhan Matanovic
11 jam yang lalu
Formula E Shanghai Round...
Formula E Shanghai Round 13 Siap Digelar, Saksikan Keseruannya di VISION+
15 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved