Rafael Nadal: Petenis Berperingkat Rendah Perlu Banyak Modal

Kamis, 18 Januari 2018 - 02:00 WIB
Rafael Nadal: Petenis...
Rafael Nadal: Petenis Berperingkat Rendah Perlu Banyak Modal
A A A
MELBOURNE - Rafael Nadal membuat pernyataan soal isu boikot yang dilakukan petenis di Australia Terbuka 2018. Isu tersebut didasari pada pembagian hadiah di grand slam tersebut.

Dikutip Tennis World, Nadal mengatakan bahwa pembagian bonus turnamen grand slam memang tidak merata. Petenis berperingkat tinggi dan petenis non-unggulan bisa mendapat bonus berbeda.

Australia Terbuka sendiri, tahun lalu, memecahkan rekor bonus grand slam terbesar. Panitia melambungkan nilai hadiah juara menjadi 50 juta dolar Australia atau setara dengan Rp486 miliar. Nilai itu naik 14% dari jumlah total hadiah musim sebelumnya.

"Pasar adalah pasar. Kita tidak bisa berdebat soal (mekanisme) pasar. Mungkin olahraga tenis lebih global dari sepak bola," kata Nadal

"Sepak bola adalah olahraga yang jauh lebih besar dari pada tenis. Dalam hal uang, sepak bola lebih menghasilkan," lanjutnya

"Saya pikir petenis non-unggulan perlu bekerja keras untuk menghasilkan uang. Mereka memerlukan uang (modal) juga dalam jumlah besar,"
(bep)
Berita Terkini
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
1 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta7 Gol ke Gawang Timor Leste
1 jam yang lalu
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
2 jam yang lalu
Lintasan Tokyo Siap...
Lintasan Tokyo Siap Menguji! Simak Jadwal Lengkap dan Live Streaming di VISION+
7 jam yang lalu
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
8 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
10 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved