Bergabung Klub Elite 100, Harry Kane Pamer Sepatu Spesial
Senin, 05 Februari 2018 - 14:48 WIB
Bergabung Klub Elite 100, Harry Kane Pamer Sepatu Spesial
A
A
A
LONDON - Harry Kane membuat sejarah saat Tottenham Hotspur bermain imbang 2-2 dengan Liverpool dalam lanjutan Liga Primer, Minggu (5/2/2018). Gol yang disumbangnya dari titik penalti merupakan ke-100 di Liga Primer, sekaligus mencatatkan namanya sebagai anggota klub elite 100.
Kane mendapat dua peluang penalti saat dijamu The Reds di Anfield. Kesempatan pertama datang pada menit ke-87, saat kiper Liverpool Loris Karius mengganjal Kane di kotak terlarang. Namun, tendangan Kane berhasil diblok Karius.
Peluang kedua hadir pada injury time babak kedua atau menit ke-90+4 setelah Erik Lamela dijatuhkan Virgil van Dijk. Kali ini, Kane sukses mengecoh Karius. Gol itu sekaligus membuat skor menjadi imbang setelah Liverpool mencetak dua gol lewat Mohamed Salah pada menit ketiga dan 90+1. Sedangkan gol Spurs lainnya dikemas Victor Wanyama (80). (Baca juga: Dua Gol di Injury Time Buat Liverpool-Spurs Berakhir Dramatis ).
Gol tersebut menempatkan Kane sebagai top skor sementara Liga Primer 2017/2018 dengan 22 gol, unggul satu gol dari Salah. Namun, sejarah mencatat, Kane sebagai pemain kedua yang mampu mencetak 100 gol di Liga Primer hanya dalam 141 pertandingan. Hanya Alan Shearer yang mampu lebih cepat melakukannya, yakni dalam 124 pertandingan.
"Senang dan bangga sekali berada di Klub 100 saat ini, dan sangat bagus mendapatkan sesuatu dari permainan yang membuat emosi seperti roller coaster," kaya Kane. "Saya hanya menjalani rutinitas seperti biasa. Tarik napas dalam-dalam, lalu emosi tertumpah."
Setelah laga, Kane memamerkan sepatu spesial Nike Hypervenom 3 HK yang dibuat khusus untuknya. Angka 100 dengan warna emas. Di alas dalam sepatu, terdapat tulisan "Keep It Kane".
Kane meraih Golden Boot di musim 2015/2016 dan 2016/2017 dan mencatat enam kali hat-trick Liga Primer (total 8 kali di semua kompetisi) pada 2017.
Kane telah membuat patokan baru dalam mencetak gol di Liga Primer dalam satu tahun kalender, yakni 39 gol dalam 36 pertandingan sepanjang 2017, sekaligus menduduki puncak klasemen pencetak gol terbanyak di Eropa dengan 56 gol di semua kompetisi. Dia juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Tottenham Hotspur di Liga Primer.
Kane mendapat dua peluang penalti saat dijamu The Reds di Anfield. Kesempatan pertama datang pada menit ke-87, saat kiper Liverpool Loris Karius mengganjal Kane di kotak terlarang. Namun, tendangan Kane berhasil diblok Karius.
Peluang kedua hadir pada injury time babak kedua atau menit ke-90+4 setelah Erik Lamela dijatuhkan Virgil van Dijk. Kali ini, Kane sukses mengecoh Karius. Gol itu sekaligus membuat skor menjadi imbang setelah Liverpool mencetak dua gol lewat Mohamed Salah pada menit ketiga dan 90+1. Sedangkan gol Spurs lainnya dikemas Victor Wanyama (80). (Baca juga: Dua Gol di Injury Time Buat Liverpool-Spurs Berakhir Dramatis ).
Gol tersebut menempatkan Kane sebagai top skor sementara Liga Primer 2017/2018 dengan 22 gol, unggul satu gol dari Salah. Namun, sejarah mencatat, Kane sebagai pemain kedua yang mampu mencetak 100 gol di Liga Primer hanya dalam 141 pertandingan. Hanya Alan Shearer yang mampu lebih cepat melakukannya, yakni dalam 124 pertandingan.
"Senang dan bangga sekali berada di Klub 100 saat ini, dan sangat bagus mendapatkan sesuatu dari permainan yang membuat emosi seperti roller coaster," kaya Kane. "Saya hanya menjalani rutinitas seperti biasa. Tarik napas dalam-dalam, lalu emosi tertumpah."
Setelah laga, Kane memamerkan sepatu spesial Nike Hypervenom 3 HK yang dibuat khusus untuknya. Angka 100 dengan warna emas. Di alas dalam sepatu, terdapat tulisan "Keep It Kane".
Kane meraih Golden Boot di musim 2015/2016 dan 2016/2017 dan mencatat enam kali hat-trick Liga Primer (total 8 kali di semua kompetisi) pada 2017.
Kane telah membuat patokan baru dalam mencetak gol di Liga Primer dalam satu tahun kalender, yakni 39 gol dalam 36 pertandingan sepanjang 2017, sekaligus menduduki puncak klasemen pencetak gol terbanyak di Eropa dengan 56 gol di semua kompetisi. Dia juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Tottenham Hotspur di Liga Primer.
(sha)