Fakta Semifinal Piala Presiden 2018: Juara Baru hingga Tangan Dingin Djadjang

Senin, 05 Februari 2018 - 20:24 WIB
Fakta Semifinal Piala...
Fakta Semifinal Piala Presiden 2018: Juara Baru hingga Tangan Dingin Djadjang
A A A
JAKARTA - Piala Presiden 2018 memasuki babak semifinal. Empat kontestan, Persija Jakarta, PSMS Medan, Bali United, dan Sriwijaya FC akan berjibaku di dua laga (home and away), demi memperebutkan tiket final.

Di semifinal, Bali United meladeni Sriwijaya FC. Leg pertama di Kapten I Wayan Dipta Stadium, Gianyar, Bali pada 10 Februari, dan leg kedua di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, 13 Februari.

Sementara Persija Jakarta bertemua PSMS Medan. Persija belum memutuskan stadion laga kandang, namun pertandingan tetap digelar 10 dan 13 Februari. (Baca juga: Tuntaskan Dendam ke Arema FC, Sriwijaya FC Sambut Bali United ).

Jelang semifinal, ada sejumlah fakta menarik yang dihimpun laman resmi Piala Presiden (liga-indonesia.id). Berikut cuplikannya.

Juara Baru
Piala Presiden 2018 memunculkan juara baru setelah Arema FC disingkirkan Sriwijaya FC pada babak 8 besar. Arema merupakan juara Piala Presiden 2017. Sementara jawara 2015 Persib Bandung tersingkir di penyisihan grup.

Tak ada semifinalis 2017
Dari empat tim lolos semifinal 2018, tak ada semifinalis 2017. Babak semifinal 2017 diikuti Borneo FC, Persib, Semen Padang, dan Arema FC. Sedangkan musim ini; Persija, PSMS, Bali United, dan Sriwijaya FC. Srwijaya FC pernah lolos smeifnal di Piala Presiden 2015.

Duel dua pelatih lokal vs dua asing
Semifinal Piala Presiden 2018 menjadi pembuktian dua pelatih lokal, Djadjang Nurdjaman (PSMS) dan Rahmad 'RD' Darmawan (SFC). Djadjang akan menghadapi Stefano Cugurra, pelatih Persija. Sementara RD menantang pelatih Bali United Hans-Peter Schaller.

Match fee terbanyak
Tim Bali United memetik empat kemenangan beruntun sejak fase grup hingga semifinal. Artinya, Serdadu Tridatu mendapatkan bayaran paling banyak dibanding semifinalis lainnya yang tidak menghasilkan kemenangan sempurna. Bali United diganjar Rp525 juta, hasil dari 3 kali menang di fase grup (tiap kemenangan senilai Rp125 juta) plus Rp150 juta untuk kemenangan di babak 8 besar.

Tangan dingin Djadjang
Jika PSMS ke final, Djadjang Nurdjaman berpeluang meraih gelar Piala Presiden kedua. Djanur pernah meraih gelar juara Piala Presiden ketika menangani Persib pada 2015. Di final Piala Presiden 2015 waktu itu, Persib mengalahkan Sriwijaya FC.
(sha)
Berita Terkait
PSIS Semarang Melaju...
PSIS Semarang Melaju ke Semifinal Piala Presiden 2022
Dikalahkan Bali United,...
Dikalahkan Bali United, Persebaya Tersingkir dari Piala Presiden 2022
Jelang Pembukaan Piala...
Jelang Pembukaan Piala Presiden 2022
Persib, Arema hingga...
Persib, Arema hingga Oxford United Ramaikan Piala Presiden 2025
Momen Ratusan Driver...
Momen Ratusan Driver Gojek Nonton Langsung Piala Presiden 2025 di GBK
Dukung Kesuksesan Penyelenggaraan...
Dukung Kesuksesan Penyelenggaraan Piala Presiden, Telkomsat Siapkan 4 Unit SNG
Berita Terkini
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
3 jam yang lalu
Latihan Rahasia Korea...
Latihan Rahasia Korea Selatan Disusupi Drone Jelang Hadapi Meksiko
5 jam yang lalu
Rahasia Emblem Emas...
Rahasia Emblem Emas Harry Kane di Jersey Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
YouTuber Korea Korban...
YouTuber Korea Korban Rasis Dapat Undangan Istimewa FIFA
8 jam yang lalu
Roberto Martinez: Tak...
Roberto Martinez: Tak Masuk Akal Tarik Ronaldo saat Portugal Butuh Gol
9 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved