Kehilangan Angka di Nomor Ganda, Pelatih Indonesia Beber Alasan
Kamis, 08 Februari 2018 - 21:31 WIB
Kehilangan Angka di Nomor Ganda, Pelatih Indonesia Beber Alasan
A
A
A
ATOR SELAR - Tim bulu tangkis Indonesia sementara tertinggal 1-2 dari India dalam penyisihan Grup D Badminton Asia Championships 2018. Salah satu kekalahan dialami nomor ganda yang selama ini jadi andalan. Kepala Pelatih Ganda Putra PP PBSI Herry Iman Pierngadi pun membeber alasan mengapa nomor ganda pertama kalah.
Tidak seperti ajang beregu sebelumnya, kali ini ganda nomor satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dipecah. Kevin dipasangkan dengan Mohamad Ahsan yang selama ini menjadi duet Hendra Setiawan. (Baca juga : Jonatan Christie Bawa Indonesia Ungguli India )
Hasilnya kurang memuaskan. Dalam pertandingan yang berlangsung di Sultan Abdul Halim Stadium, Ator Selara, Malaysia, Kamis (8/2/2018), Kevin/Ahsan gagal menyumbangkan angka. Mereka kalah dalam pertarungan tiga game melawan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan skor 21-18, 18-21, 22-24.
“Pertimbangan menurunkan Kevin/Ahsan, karena mereka sudah pernah berpasangan sebelumnya. Hari ini Marcus tidak mungkin diturunkan karena otot perutnya ketarik waktu latihan. Hendra juga ingin istirahat dulu supaya kondisinya full lagi,” ungkap Herry IP dilansir Badmintonindonesia.
“Memang hasilnya di luar dugaan, Kevin/Ahsan kurang beruntung di poin-poin akhir. Pengembalian Ahsan banyak menyangkut di net, Kevin pun pukulannya kurang akurat dari sisi belakang,” tambah Herry.
Ahsan mengungkapkan permainan lawan memang lebih bagus. Serangan-serangan Rankireddy/Shetty cukup merepotkan. “Pasangan India bermain bagus, terutama di serangan-serangannya, tidak mudah dihadapi,” kata Ahsan.
“Sebetulnya kami kan sudah biasa latihan bareng, jadi kalau dibilang masih belum klop, ini tidak bisa dijadikan alasan,” tutur Kevin.
“Hasil memang tidak bisa diprediksi, ternyata kami kalah dan kami sudah melakukan yang terbaik, kami terima. Mudah-mudahan teman-teman yang lain bisa menang,” tambah Ahsan.
Indonesia kembali menelan kekalahan di partai ketiga yang memainkan nomor tunggal. Anthony Sinisuka Ginting yang dipercaya mencuri angka gagal mengatasi perlawanan Sai Praneeth dan kalah 18-21, 19-21.
Tidak seperti ajang beregu sebelumnya, kali ini ganda nomor satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dipecah. Kevin dipasangkan dengan Mohamad Ahsan yang selama ini menjadi duet Hendra Setiawan. (Baca juga : Jonatan Christie Bawa Indonesia Ungguli India )
Hasilnya kurang memuaskan. Dalam pertandingan yang berlangsung di Sultan Abdul Halim Stadium, Ator Selara, Malaysia, Kamis (8/2/2018), Kevin/Ahsan gagal menyumbangkan angka. Mereka kalah dalam pertarungan tiga game melawan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan skor 21-18, 18-21, 22-24.
“Pertimbangan menurunkan Kevin/Ahsan, karena mereka sudah pernah berpasangan sebelumnya. Hari ini Marcus tidak mungkin diturunkan karena otot perutnya ketarik waktu latihan. Hendra juga ingin istirahat dulu supaya kondisinya full lagi,” ungkap Herry IP dilansir Badmintonindonesia.
“Memang hasilnya di luar dugaan, Kevin/Ahsan kurang beruntung di poin-poin akhir. Pengembalian Ahsan banyak menyangkut di net, Kevin pun pukulannya kurang akurat dari sisi belakang,” tambah Herry.
Ahsan mengungkapkan permainan lawan memang lebih bagus. Serangan-serangan Rankireddy/Shetty cukup merepotkan. “Pasangan India bermain bagus, terutama di serangan-serangannya, tidak mudah dihadapi,” kata Ahsan.
“Sebetulnya kami kan sudah biasa latihan bareng, jadi kalau dibilang masih belum klop, ini tidak bisa dijadikan alasan,” tutur Kevin.
“Hasil memang tidak bisa diprediksi, ternyata kami kalah dan kami sudah melakukan yang terbaik, kami terima. Mudah-mudahan teman-teman yang lain bisa menang,” tambah Ahsan.
Indonesia kembali menelan kekalahan di partai ketiga yang memainkan nomor tunggal. Anthony Sinisuka Ginting yang dipercaya mencuri angka gagal mengatasi perlawanan Sai Praneeth dan kalah 18-21, 19-21.
(bbk)