Pique Memburu Status Bek Tersubur di Liga Champions
Selasa, 10 April 2018 - 17:30 WIB
Pique Memburu Status Bek Tersubur di Liga Champions
A
A
A
ROMA - Bek Barcelona Gerard Pique berpeluang meninggalkan Dani Alves dalam klasemen bek pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Liga Champions. Saat ini Pique dan Alves berbagi tempat ketiga dengan 12 gol.
Kesempatan datang saat Barcelona dijamu Roma pada leg kedua perempat final Liga Champions 2017/2018 di Stadio Olimpico, Selasa (10/4/2018) waktu lokal atau Rabu (11/4/2018) dini hari WIB. (Baca juga: Preview AS Roma vs Barcelona: Misi Sulit di Kandang Sendiri ).
Pique termasuk bek produktif dalam mencetak gol di Liga Champions. Sejauh ini mantan pemain belakang Manchester United tersebut sudah mencetak 12 gol. Gol terakhir tercipta saat membawa Blaugarana menang 4-1 atas Roma pada leg pertama di Camp Nou, Kamis (5/4/2018) dini hari WIB.
Pique mencetak gol ketiga setelah mendapat umpan matang Luis Suarez. Itu sekaligus menghapus puasa gol Pique yang terakhir kali membobl gawang lawan pada matchday kedua Liga Champions 2016/2017 saat membawa Barcelona menang 2-1 di markas Borussia Moenchengladbach.
Kini, Pique setara dengan torehan bek Paris Saint Germain Dani Alves. Pique-pemain kelahiran Barcelona, 2 Februari 1987- itu hanya tertinggal empat gol dari mantan bek Real Madrid Roberto Carlos yang mencetak 16 gol, atau tertinggal tiga gol dari Ivan Helguera.
Bek dengan gol terbanyak sepanjang masa di Liga Champions*
Ket: *Hanya pemain dengan posisi utama sebagai bek. Gol yang dihItung hanya fase grup hingga ke final saja.
Mantan bek Barcelona Carles Puyol memuji Pique, dan menyebutnya sebagai bek terbaik di dunia. "Saat ini, Pique adalah bek tengah terbaik di dunia," kata Puyol dalam wawancara dengan La Vanguardia. "Dia dalam masa usia yang sempurna dan secara fisik dalam kondisi terbaik. Dia sangat cerdas."
"Hal yang sama dengan kepemimpinannya, yang selalu dia miliki tetapi sekarang dia memegang kendali penuh di lapangan, terutama di belakang. Itu nilai plus."
"Dalam penempatan posisi juga sangat baik dan meningkat. Dia hampir tidak pernah kehilangan posisinya dan dia tahu cara membaca permainan dan untuk mengantisipasi apa yang akan terjadi."
Kesempatan datang saat Barcelona dijamu Roma pada leg kedua perempat final Liga Champions 2017/2018 di Stadio Olimpico, Selasa (10/4/2018) waktu lokal atau Rabu (11/4/2018) dini hari WIB. (Baca juga: Preview AS Roma vs Barcelona: Misi Sulit di Kandang Sendiri ).
Pique termasuk bek produktif dalam mencetak gol di Liga Champions. Sejauh ini mantan pemain belakang Manchester United tersebut sudah mencetak 12 gol. Gol terakhir tercipta saat membawa Blaugarana menang 4-1 atas Roma pada leg pertama di Camp Nou, Kamis (5/4/2018) dini hari WIB.
Pique mencetak gol ketiga setelah mendapat umpan matang Luis Suarez. Itu sekaligus menghapus puasa gol Pique yang terakhir kali membobl gawang lawan pada matchday kedua Liga Champions 2016/2017 saat membawa Barcelona menang 2-1 di markas Borussia Moenchengladbach.
Kini, Pique setara dengan torehan bek Paris Saint Germain Dani Alves. Pique-pemain kelahiran Barcelona, 2 Februari 1987- itu hanya tertinggal empat gol dari mantan bek Real Madrid Roberto Carlos yang mencetak 16 gol, atau tertinggal tiga gol dari Ivan Helguera.
Bek dengan gol terbanyak sepanjang masa di Liga Champions*
| Roberto Carlos | 16 |
| Ivan Helguera | 15 |
| Dani Alves | 12 |
| Gerard Pique | 12 |
| Christian Panucci | 11 |
| Sergio Ramos | 11 |
Mantan bek Barcelona Carles Puyol memuji Pique, dan menyebutnya sebagai bek terbaik di dunia. "Saat ini, Pique adalah bek tengah terbaik di dunia," kata Puyol dalam wawancara dengan La Vanguardia. "Dia dalam masa usia yang sempurna dan secara fisik dalam kondisi terbaik. Dia sangat cerdas."
"Hal yang sama dengan kepemimpinannya, yang selalu dia miliki tetapi sekarang dia memegang kendali penuh di lapangan, terutama di belakang. Itu nilai plus."
"Dalam penempatan posisi juga sangat baik dan meningkat. Dia hampir tidak pernah kehilangan posisinya dan dia tahu cara membaca permainan dan untuk mengantisipasi apa yang akan terjadi."
(sha)