Kandaskan Unggulan Pertama, Tontowi/Liliyana Lolos ke Babak Kedua
Rabu, 25 April 2018 - 12:12 WIB
Kandaskan Unggulan Pertama, Tontowi/Liliyana Lolos ke Babak Kedua
A
A
A
WUHAN - Langkah mulus diperlihatkan pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Lewat permainan menawan Tontowi/Liliyana lolos ke babak kedua Badminton Asia Championships 2018 usai mengandaskan unggulan pertama asal Jepang Yuki Kaneko/Koharu Yonemoto.
Bertanding di Wuhan Sports Center Gymnasium, China, Rabu (25/4/2018), pasangan yang kerap disapa Owi/Butet menang dua game langsung 21-18, 21-12. Walau menang, pasangan terbaik Indonesia itu sempat mengendur memberikan perlawanan di akhir-akhir game.
"Dari awal sudah benar mainnya, tapi agak kendor di poin-poin akhir. Ini yang harus menjadi koreksi buat kami, jangan gampang buang dua, tiga, empat poin, nggak kerasa lawan sudah mengejar, kami panik. Di saat-saat seperti ini, saya juga harus banyak mengingatkan Owi," kata Liliyana kepada Badmintonindonesia.
"Saat itu saya memang banyak mengarahkan shuttlecock ke atas, dan pertahanan saya kurang siap. Di game kedua, pasangan Jepang ini tidak mudah dimatikan, ditambah lagi kondisi shuttlecock yang berat," Tontowi menjelaskan.
Kemenangan ini membuat motivasi Owi/Butet makin termotivasi merengkuh gelar juara. Maklum, terakhir kali mereka meraih gelar di event terbesar saat tampil di Kejuaraan Dunia 2017 di Glasgow, Skotlandia.
"Buat saya sekarang dari babak awal semua lawan itu berat, karena yang kami lawan itu pemain-pemain muda semua. Pasti mereka lebih cepat, lebih kuat, jadi kami banyak main di strategi dan untuk menerapkan ini, butuh komunikasi yang baik dengan pasangan," tambah Liliyana.
Sementara itu, pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti ditaklukkan Tan Chung Man/Tse Ying Suet (Hong Kong), dalam dua game langsung, 16-21, 12-21. Masih ada satu wakil ganda campuran lagi, Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto yang akan bertanding siang melawan Sachin Dias/Thilini Pramodika Hendahewa (Sri Lanka).
Bertanding di Wuhan Sports Center Gymnasium, China, Rabu (25/4/2018), pasangan yang kerap disapa Owi/Butet menang dua game langsung 21-18, 21-12. Walau menang, pasangan terbaik Indonesia itu sempat mengendur memberikan perlawanan di akhir-akhir game.
"Dari awal sudah benar mainnya, tapi agak kendor di poin-poin akhir. Ini yang harus menjadi koreksi buat kami, jangan gampang buang dua, tiga, empat poin, nggak kerasa lawan sudah mengejar, kami panik. Di saat-saat seperti ini, saya juga harus banyak mengingatkan Owi," kata Liliyana kepada Badmintonindonesia.
"Saat itu saya memang banyak mengarahkan shuttlecock ke atas, dan pertahanan saya kurang siap. Di game kedua, pasangan Jepang ini tidak mudah dimatikan, ditambah lagi kondisi shuttlecock yang berat," Tontowi menjelaskan.
Kemenangan ini membuat motivasi Owi/Butet makin termotivasi merengkuh gelar juara. Maklum, terakhir kali mereka meraih gelar di event terbesar saat tampil di Kejuaraan Dunia 2017 di Glasgow, Skotlandia.
"Buat saya sekarang dari babak awal semua lawan itu berat, karena yang kami lawan itu pemain-pemain muda semua. Pasti mereka lebih cepat, lebih kuat, jadi kami banyak main di strategi dan untuk menerapkan ini, butuh komunikasi yang baik dengan pasangan," tambah Liliyana.
Sementara itu, pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti ditaklukkan Tan Chung Man/Tse Ying Suet (Hong Kong), dalam dua game langsung, 16-21, 12-21. Masih ada satu wakil ganda campuran lagi, Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto yang akan bertanding siang melawan Sachin Dias/Thilini Pramodika Hendahewa (Sri Lanka).
(bbk)