WC Gunakan VAR, Pengadil Lapangan Bakal Lebih Leluasa
Rabu, 30 Mei 2018 - 18:47 WIB
WC Gunakan VAR, Pengadil Lapangan Bakal Lebih Leluasa
A
A
A
MOSKOW - Piala Dunia (World Cup) Rusia 2018 dipastikan akan mengggunakan VAR (Video Assistant Referee) untuk kali pertama dalam sejarah. Alat bantu wasit dalam memimpin pertandingan tersebut diklaim dapat mengurangi human error yang terjadi di dalam pertandingan.
Human error itu bisa berupa wasit luput dalam pengamatannya ketika pelanggaran keras yang terjadi dengan cepat. Dengan demikian wasit meminta VAR untuk memutar kembali peristiwa pelanggaran tersebut dan bisa mengambil keputusan dengan adil bagi kedua tim.
Sebagaimana dilaporkan London Evening Standard, International Football Association Board (IFAB) mengungkapkan jika wasit dapat memberi kartu merah kepada pemain melalui off the ball (permainan berhenti sesaat).
Wasit memberhentikan permainan dan kemudian melihat pelanggaran melalui VAR. Akan tetapi organisasi yang menetukan hukum sepakbola tersebut mengatakan bahwa pemberhentian permainan tersebut hanya akan terjadi jika pelanggaran keras terjadi, namun luput dari pantauan wasit.
"Jika ada sesuatu tindakan dan pelanggaran keras yang telah dilewatkan oleh wasit maka VAR akan memberitahu wasit dan wasit bisa memberi kartu merah kepada pemain yang melakukan pelanggaran keras tersebut," jelas Direktur Teknis IFAB, David Elleray.
"Kami mengantisipasi pemberhentian pertandingan tersebut tidak akan sering terjadi. Ini hanya untuk pelanggaran kartu merah serius," imbuhnya.
Piala Dunia 2018 akan berlangsung dari 14 Juni hingga 15 Juli mendatang di 12 stadion di Rusia.
Human error itu bisa berupa wasit luput dalam pengamatannya ketika pelanggaran keras yang terjadi dengan cepat. Dengan demikian wasit meminta VAR untuk memutar kembali peristiwa pelanggaran tersebut dan bisa mengambil keputusan dengan adil bagi kedua tim.
Sebagaimana dilaporkan London Evening Standard, International Football Association Board (IFAB) mengungkapkan jika wasit dapat memberi kartu merah kepada pemain melalui off the ball (permainan berhenti sesaat).
Wasit memberhentikan permainan dan kemudian melihat pelanggaran melalui VAR. Akan tetapi organisasi yang menetukan hukum sepakbola tersebut mengatakan bahwa pemberhentian permainan tersebut hanya akan terjadi jika pelanggaran keras terjadi, namun luput dari pantauan wasit.
"Jika ada sesuatu tindakan dan pelanggaran keras yang telah dilewatkan oleh wasit maka VAR akan memberitahu wasit dan wasit bisa memberi kartu merah kepada pemain yang melakukan pelanggaran keras tersebut," jelas Direktur Teknis IFAB, David Elleray.
"Kami mengantisipasi pemberhentian pertandingan tersebut tidak akan sering terjadi. Ini hanya untuk pelanggaran kartu merah serius," imbuhnya.
Piala Dunia 2018 akan berlangsung dari 14 Juni hingga 15 Juli mendatang di 12 stadion di Rusia.
(nug)