Pelatih Arab Ngaku Malu Melihat Anak Asuhnya Dipecundangi Rusia
Jum'at, 15 Juni 2018 - 11:14 WIB
Pelatih Arab Ngaku Malu Melihat Anak Asuhnya Dipecundangi Rusia
A
A
A
MOSKOW - Pelatih Arab Saudi Juan Antonio Pizzi tak menyangka jika anak asuhnya jadi bulan-bulanan tuan rumah Rusia di laga pertama Grup A Piala Dunia 2018. Kekalahan telak lima gol tanpa balas diakuinya sangat memalukan.
Sepanjang sejarah Piala Dunia, tuan rumah memang belum ada yang terkalahkan. Rusia pun berhasil mempertahankan tradisi tersebut di Stadion Luzhniki, Moskow, Kamis (14/6/2018) malam. Lima gol yang dicetak Yury Gazinsky (12), Denis Cheryshev (43, 90+1), Artem Dzyuba (71) dan Aleksandr Golovin (90+3)
"Rusia tak perlu berusaha payah untuk memenangkan pertandingan ini. Kami sekarang harus melupakan perasaan malu dan mulai berpikir tentang pertandingan berikutnya," kata Pizzi dikutip Sky Sports, Jumat (15/6/2018).
Dengan kekalahan telak yang dialami Arab Saudi, pelatih asli Argentina tengah dalam tekanan. Sebagai tim kaya, Arab Saudi kerap memecat pelatih yang dianggap tidak becus membesut tim.
Mengomentari mengenai hal tersebut Pizzi berusaha tenang. "Sekarang saya hanya ingin meraih angka tapi apa pun yang terjadi saya harus tetap pada filosofi dan saya akan mencoba yang terbaik. Saya percaya pada rencana kami dan saya percaya pada pemain. Saya percaya kami mempunyai kinerja yang baik di pertandingan berikutnya."
Selanjutnya Arab Saudi akan bertemu dengan Uruguay di Rostov pada 20 Juni mendatang. "Saya percaya, kami datang ke turnamen ini dengan baik dan para pemain siap untuk menunjukkan bahwa mereka dapat bermain di Piala Dunia. Kami tidak menunjukkannya hari ini apa yang telah kami lakukan dipertandingan sebelumnya," pungkas Pizzi.
Sepanjang sejarah Piala Dunia, tuan rumah memang belum ada yang terkalahkan. Rusia pun berhasil mempertahankan tradisi tersebut di Stadion Luzhniki, Moskow, Kamis (14/6/2018) malam. Lima gol yang dicetak Yury Gazinsky (12), Denis Cheryshev (43, 90+1), Artem Dzyuba (71) dan Aleksandr Golovin (90+3)
"Rusia tak perlu berusaha payah untuk memenangkan pertandingan ini. Kami sekarang harus melupakan perasaan malu dan mulai berpikir tentang pertandingan berikutnya," kata Pizzi dikutip Sky Sports, Jumat (15/6/2018).
Dengan kekalahan telak yang dialami Arab Saudi, pelatih asli Argentina tengah dalam tekanan. Sebagai tim kaya, Arab Saudi kerap memecat pelatih yang dianggap tidak becus membesut tim.
Mengomentari mengenai hal tersebut Pizzi berusaha tenang. "Sekarang saya hanya ingin meraih angka tapi apa pun yang terjadi saya harus tetap pada filosofi dan saya akan mencoba yang terbaik. Saya percaya pada rencana kami dan saya percaya pada pemain. Saya percaya kami mempunyai kinerja yang baik di pertandingan berikutnya."
Selanjutnya Arab Saudi akan bertemu dengan Uruguay di Rostov pada 20 Juni mendatang. "Saya percaya, kami datang ke turnamen ini dengan baik dan para pemain siap untuk menunjukkan bahwa mereka dapat bermain di Piala Dunia. Kami tidak menunjukkannya hari ini apa yang telah kami lakukan dipertandingan sebelumnya," pungkas Pizzi.
(bbk)