Absennya 3 Bintang Ini akan Disesali Sampaoli Jika Argentina Gagal ke 16 Besar
Selasa, 26 Juni 2018 - 15:47 WIB
Absennya 3 Bintang Ini akan Disesali Sampaoli Jika Argentina Gagal ke 16 Besar
A
A
A
SAINT PETERSBURG - Tim nasional Argentina mengalami salah satu penampilan terburuknya di Piala Dunia. Setelah menjadi runner-up di Piala Dunia 2014, Argentina berada diambang tereliminasi di Piala Dunia 2018.
Mereka terseok-seok di babak penyisihan Grup D. Argentina berada di dasar klasemen grup setelah bermain imbang 1-1 melawan Islandia dan keok 0-3 dari Kroasia. Namun, skuat Albiceleste memiliki satu kesempatan lagi untuk maju ke babak 16 jika mereka mengalahkan Nigeria pada pertandingan hidup dan mati di Saint Petersburg Stadium, Rabu (27/6/2018) pukul 01.00 WIB
Kurangnya kepemimpinan, keraguan dalam pertahanan dan kerentanan di lini tengah membuat Argentina menjadi tim yang terbuka dan saat ini tidak pasti apakah mereka dapat mencapai final untuk Piala Dunia kedua secara berturut-turut.
Pelatih Jorge Sampaoli percaya pada daftar 23 pemain yang dibuatnya satu minggu sebelum kick-off Piala Dunia. Akan tetapi jika mereka gagal, mungkin Sampaoli akan sedikit menyesal karena tidak membawa tiga pemain bintang yang seharusnya bisa membuat Argentina lebih bersinar.
Berikut tiga pemain yang layak dibawa Sampaoli mentas di Piala Dunai 2018
1. Mauro Icardi
Tampaknya ini adalah waktu bagi penyerang berusia 25 tahun untuk berpartisipasi di Piala Dunia pertamanya. Namun, Sampaoli memutuskan untuk memasukkan Gonzalo Higuain dan Sergio Aguero sebagai gantinya.
Argentina telah berjuang untuk mencetak gol saat Piala Dunia saat ini meski memiliki salah satu pemain depan terbaik di planet ini. Saat itulah Icardi seharusnya bisa menjadi pembeda dan akan produktif untuk mereka.
Icardi mengakhiri musim Serie A Italia 2017/18 sebagai pencetak gol terbanyak dengan 29 gol, rekor terbaiknya sejak bergabung dengan Inter Milan. Bahkan dia meninggalkan jauh jumlah gol milik penyerang Juventus Higuain yang hanya mencetak 16 gol di Seri A. Namun demikian, itu tidak cukup untuk membuat daftar akhir dan mewakili negaranya di Piala Dunia.
Icardi dapat mencetak skor dengan segala cara. Tandukannya nyaris sempurna, tembakan dari luar kotak cenderung akurat dan memiliki naluri mematikan yang membuatnya menjadi striker yang lengkap. Entah bagaimana Sampaoli meninggalkannya keluar dari skuad, yang mungkin merupakan kelalaiannya yang paling dipertanyakan.
2.Erik Lamela![Absennya 3 Bintang Ini akan Disesali Sampaoli Jika Argentina Gagal ke 16 Besar]()
Sampaoli tidak memasukan nama gelandang Tottenham Hotspur dalam 23 skuat yang dibawa ke Rusia. Kemampuan olah bolanya seharusnya tidak diragukan lagi. Dia adalah salah satu pemain Argentina terbaik.
Lamela memiliki satu hal yang sangat dibutuhkan Argentina: meledak-ledak dalam artian memiliki kreativitas tinggi di lini tengah. Paada musim 2017/2018 mungkin dia hanya bermain 25 pertandingan musim ini dengan Spurs karena cedera pinggulnya, tetapi visi Lamela tentang permainan itulah yang membuatnya sangat berharga.
Dia menorehkan tujuh assist dan mencetak empat gol. Meski begitu, dia adalah gelandang serang yang bisa melakukan lebih baik daripada yang pernah dilakukan Angel Di Maria di turnamen ini.
Lamela bisa menjadi yang terbaik bersama Lionel Messi dan Icardi di lapangan karena ia juga bisa bermain sebagai sayap kanan. Sayangnya pelatih Argentina lebih memilih Maximiliano Meza, Manuel Lanzini, dan Eduardo Salvio untuk mengisi posisi tersebut.
3. Diego Perotti
Perotti adalah pemain lain yang mungkin akan disesali Sampaoli. Dia adalah penyerang lengkap dan layak untuk memainkan Piala Dunia pertamanya.Pada usia 29 tahun, striker AS Roma siap untuk membentuk lini depan yang mematikan bersama dengan Paulo Dybala dan Mauro Icardi, tetapi namanya tidak berada dalam daftar 23 pemain terakhir.
Perotti adalah pemain yang dapat dengan mudah mengganggu pertahanan lawan dengan cara dia bermain. Bukan hanya kemampuannya untuk mencetak gol yang membuatnya berbahaya. Dia juga bisa menciptakan peluang bagi rekan setim dan produktif di lapangan juga. Perotti mencetak delapan gol dalam 35 pertandingan yang dimainkannya musim ini di Serie A Italia dan juga menorehkan lima assist. Sementara Argentina mencoba untuk menemukan gol di setiap pertandingan, Perotti seharusnya bisa menjadi pilihan yang luar biasa untuk Sampaoli.
Mereka terseok-seok di babak penyisihan Grup D. Argentina berada di dasar klasemen grup setelah bermain imbang 1-1 melawan Islandia dan keok 0-3 dari Kroasia. Namun, skuat Albiceleste memiliki satu kesempatan lagi untuk maju ke babak 16 jika mereka mengalahkan Nigeria pada pertandingan hidup dan mati di Saint Petersburg Stadium, Rabu (27/6/2018) pukul 01.00 WIB
Kurangnya kepemimpinan, keraguan dalam pertahanan dan kerentanan di lini tengah membuat Argentina menjadi tim yang terbuka dan saat ini tidak pasti apakah mereka dapat mencapai final untuk Piala Dunia kedua secara berturut-turut.
Pelatih Jorge Sampaoli percaya pada daftar 23 pemain yang dibuatnya satu minggu sebelum kick-off Piala Dunia. Akan tetapi jika mereka gagal, mungkin Sampaoli akan sedikit menyesal karena tidak membawa tiga pemain bintang yang seharusnya bisa membuat Argentina lebih bersinar.
Berikut tiga pemain yang layak dibawa Sampaoli mentas di Piala Dunai 2018
1. Mauro Icardi

Argentina telah berjuang untuk mencetak gol saat Piala Dunia saat ini meski memiliki salah satu pemain depan terbaik di planet ini. Saat itulah Icardi seharusnya bisa menjadi pembeda dan akan produktif untuk mereka.
Icardi mengakhiri musim Serie A Italia 2017/18 sebagai pencetak gol terbanyak dengan 29 gol, rekor terbaiknya sejak bergabung dengan Inter Milan. Bahkan dia meninggalkan jauh jumlah gol milik penyerang Juventus Higuain yang hanya mencetak 16 gol di Seri A. Namun demikian, itu tidak cukup untuk membuat daftar akhir dan mewakili negaranya di Piala Dunia.
Icardi dapat mencetak skor dengan segala cara. Tandukannya nyaris sempurna, tembakan dari luar kotak cenderung akurat dan memiliki naluri mematikan yang membuatnya menjadi striker yang lengkap. Entah bagaimana Sampaoli meninggalkannya keluar dari skuad, yang mungkin merupakan kelalaiannya yang paling dipertanyakan.
2.Erik Lamela

Sampaoli tidak memasukan nama gelandang Tottenham Hotspur dalam 23 skuat yang dibawa ke Rusia. Kemampuan olah bolanya seharusnya tidak diragukan lagi. Dia adalah salah satu pemain Argentina terbaik.
Lamela memiliki satu hal yang sangat dibutuhkan Argentina: meledak-ledak dalam artian memiliki kreativitas tinggi di lini tengah. Paada musim 2017/2018 mungkin dia hanya bermain 25 pertandingan musim ini dengan Spurs karena cedera pinggulnya, tetapi visi Lamela tentang permainan itulah yang membuatnya sangat berharga.
Dia menorehkan tujuh assist dan mencetak empat gol. Meski begitu, dia adalah gelandang serang yang bisa melakukan lebih baik daripada yang pernah dilakukan Angel Di Maria di turnamen ini.
Lamela bisa menjadi yang terbaik bersama Lionel Messi dan Icardi di lapangan karena ia juga bisa bermain sebagai sayap kanan. Sayangnya pelatih Argentina lebih memilih Maximiliano Meza, Manuel Lanzini, dan Eduardo Salvio untuk mengisi posisi tersebut.
3. Diego Perotti

Perotti adalah pemain yang dapat dengan mudah mengganggu pertahanan lawan dengan cara dia bermain. Bukan hanya kemampuannya untuk mencetak gol yang membuatnya berbahaya. Dia juga bisa menciptakan peluang bagi rekan setim dan produktif di lapangan juga. Perotti mencetak delapan gol dalam 35 pertandingan yang dimainkannya musim ini di Serie A Italia dan juga menorehkan lima assist. Sementara Argentina mencoba untuk menemukan gol di setiap pertandingan, Perotti seharusnya bisa menjadi pilihan yang luar biasa untuk Sampaoli.
(sha)