Tunggal Putra Sabet Dua Gelar dalam Satu Hari, Pelatih: Tidak Ada Rumus Khusus

Selasa, 25 September 2018 - 17:22 WIB
Tunggal Putra Sabet...
Tunggal Putra Sabet Dua Gelar dalam Satu Hari, Pelatih: Tidak Ada Rumus Khusus
A A A
JAKARTA - Tunggal putra Indonesia dinilai sudah mengalami progres yang bagus. Buktinya, dalam satu hari dua atlet pelatnas berhasil mempersembahkan gelar di turnamen berbeda.

Anthony Sinisuka Ginting menjadi jawara di ajang China Terbuka 2018 BWF World Tour Super 1000. Sore harinya giliran Ihsan Maulana Mustofa yang menyegel gelar di ajang Bangka Belitung Indonesia Masters 2018.

Kepala Pelatih Tunggal Putra PBSI Hendry Saputra mengapresiasi perjuangan anak didiknya. Dia menuturkan bahwa tidak ada rumus khusus yang diterapkan selama menggenjot atlet bulu tangkis.

"Sebetulnya tidak ada rumus khusus, tapi memang ada kemauan dari atletnya sendiri. Untuk Anthony, dia belajar dari pengalaman dia kalah, saya lihat awalnya dari Asian Games. Setelah itu kami diskusi, dia pelajari video permainannya," ungkap Hendry dikutip dari laman resmi Badmintonindonesia, Selasa (25/9/2019).

"Di China Terbuka ini permainannya sudah tepat, tapi tetap masih ada kesalahan-kesalahan sendiri yang dilakukan. Kemajuannya sudah ada, dia sudah bisa mengatur fokus, bisa atur tempo main dan bisa merancang apa yang dia mau," tambah Hendry.

Ditanya lebih jauh mengenai progres Anthony bisa sampai ke titik ini, Hendry menjelaskan pebulu tangkis berusia 21 tahun itu dinilai memiliki motivasi bukan cuma mau jadi juara. Tapi juga mampu mengalahkan dirinya sendiri dalam mengatasi polemik yang harus dia hadapi.

"Misalnya untuk lebih sabar, tidak gampang mati sendiri, kontrol pikiran, fokus dalam teknik pukulannya, dia bisa lewati semua itu. Hasilnya ya bisa kita lihat sendiri. Kalau teknik pukulan, tiap pemain punya kekurangan dan kelebihan masing-masing. Saya sudah jauh-jauh bilang, ini adalah akumulasi usaha dari tahun-tahun sebelumnya. Misalnya ada 12 kali turnamen setara level super series dalam setahun, masa sih enggak bisa dapat satu? Tapi bicara begini juga harus ada dasarnya, fisiknya bagus, teknik pendukung bagus. Cara bermain dan mental kamu harus bisa berjuang, tidak boleh takut kalah, tidak boleh ragu sama diri sendiri," pungkas Hendry.
(bbk)
Berita Terkait
3 Pebulu Tangkis Jepang...
3 Pebulu Tangkis Jepang Pensiun, Minions Kehilangan Lawan Tangguh
Tim Junior Bulu Tangkis...
Tim Junior Bulu Tangkis Indonesia Berangkat ke Spanyol untuk Kejuaraan Dunia Junior 2022
Kejuaraan Bulu Tangkis,...
Kejuaraan Bulu Tangkis, Diikuti 192 Pemain dari 38 Media di Jakarta
Komitmen BNI Dukung...
Komitmen BNI Dukung Pengembangan dan Pembinaan Bulu Tangkis di Tanah Air
HUNDRED HOO HAA CUP...
HUNDRED HOO HAA CUP 2026 Hadir di ICE BSD, Satukan Ribuan Atlet Bulutangkis Dunia
606 Atlet Bertanding...
606 Atlet Bertanding di Kejuaraan Bulutangkis Piala Presiden 2022
Berita Terkini
FIFA Tunjuk Wasit Argentina...
FIFA Tunjuk Wasit Argentina Pimpin Duel Prancis vs Maroko, Rawan Konflik Kepentingan
15 menit yang lalu
FIFA Jawab Tuduhan Main...
FIFA Jawab Tuduhan Main Gila di Piala Dunia 2026: Integritas Wasit Tak Boleh Diragukan!
28 menit yang lalu
Alam Bisa Singkirkan...
Alam Bisa Singkirkan Inggris dari Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Rahasia di Balik Sepatu...
Rahasia di Balik Sepatu Pink Timnas Inggris
2 jam yang lalu
Mesin Gol Maroko Cedera,...
Mesin Gol Maroko Cedera, Singa Atlas Kehilangan Taring?
3 jam yang lalu
Final Piala Dunia 2026...
Final Piala Dunia 2026 Hadirkan Konser Impian: Justin Bieber, BTS, dan Madonna Satu Panggung
4 jam yang lalu
Infografis
Alasan NATO Tidak Ingin Ada Perdamaian dalam Perang Rusia-Ukraina2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved