Daud Yordan Tantang Petinju Inggris

Rabu, 24 Oktober 2018 - 12:15 WIB
Daud Yordan Tantang...
Daud Yordan Tantang Petinju Inggris
A A A
JAKARTA - Petinju Indonesia Daud Yordan kembali naik ring di Inggris pada 10 November mendatang. Rencananya, pemegang dua gelar sekaligus IBO Intercontinental dan WBA Asia itu akan menantang petinju tuan rumah Anthony Crolla di Manchester Arena, Manchester.

Sebagai persiapan menghadapi duel bertajuk “Eliminator for: WBA Super World Lightwight Championship”, petinju dengan rekor bertarung 38 kali menang dan tiga kali kalah itu sekarang masih menjalani latihan di Bali. Sudah lebih dari satu bulan Daud berlatih intensif.

“Rencananya, saya akan berangkat ke Inggris pada 1 November mendatang. Di sana, saya akan menghadapi petinju tuan rumah Anthony Crolla,” katanya. Petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987, itu mengatakan tidak hanya berlatih teknik dan fisik, dirinya juga mempelajari gaya bertarung lawannya lewat video.

“Saya bersama pelatih sudah mulai mempelajari gaya bertarung Crolla,” ucapnya. Saat ini, petinju Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, itu menempati peringkat 2 penantang kelas ringan (61,2 kilogram) WBA.

Sementara calon lawannya menempati peringkat 4. Crolla memiliki rekor bertarung 33 kali menang (13 diantaranya dengan KO), 6 kali kalah, serta 3 kali seri. Daud menjalani pertarungan terakhir pada 23 April 2018 saat mengalahkan petinju tuan rumah Pavel Malikov dengan KO pada ronde 8 di DIVS Ekaterinburg, Rusia.

Dengan kemenangan ini, Daud memegang dua gelar sekaligus, yaitu IBO Interconti nental dan WBA Asia di kelas ringan (61,2 kg). Daud memulai karier tinju dengan menekuni kelas bu lu (57,1 kg) bahkan yang bersangkutan sempat merebut gelar juara IBO setelah menang KO atas petinju Filipina Lorenzo Villanueva di Singapura, 5 Mei 2012.

Kemudian sempat mempertahankan gelar dengan mengalahkan petinju Mongolia Choi Tseveenpurev juga di Singapura pada 9 September 2012. Tapi, akhirnya kalah dari petinju Afrika Selatan Simpiwe Vetyeka di Jakarta, 14 April 2013.

Setelah itu, Daud memutuskan untuk naik dua kelas dari bulu (57,1 kg) kekelas ringan (61,2 kg). Pada saat itu Daud sempat mengalahkan beberapa petinju seperti Daniel Eduardo Brizuela (Argentina) di Australia pada 6 Juli 2013.

Kemudian mengalahkan Sipho Taliwe (Afrika Selatan) di Australia, 6 Desember 2013, kemudian mengalahkan Ronald Pontillas (Filipina) di Pontianak, 20 Desember 2014, menang atas Maxwell Awuku (Ghana) di Surabaya, Jatim, 6 Juni 2015.

Pada 5 Februari 2016 di Jakarta, Daud mengalahkan petinju Jepang Yoshitaka Kato dan pada 4 Juni 2016 mengalah kan petinju Argentina Cristian Rafael Coria di Uruguay. Pertarungan terakhir Daud saat mengalahkan petinju Thailand Campee Phayom di Singapura, 25 Maret 2017.
(don)
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
3 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
4 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
4 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
6 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
9 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved