Paragliding TROI 2018 Berakhir, Isnanta: Tahun Depan, Ubah Formulanya

Minggu, 25 November 2018 - 21:44 WIB
Paragliding TROI 2018...
Paragliding TROI 2018 Berakhir, Isnanta: Tahun Depan, Ubah Formulanya
A A A
MALANG - Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta, secara resmi menutup gelaran seri terakhir atau grand final Paragliding Trip of Indonesia (TROI) di Bukit Waung, Pantai Modangan, Sumberoto, Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (25/11/2018). Paragliding TROI merupakan salah satu program tahunan Deputi III Kemenpora di bawah payung 'Ayo Olahraga'.

Dengan berakhirnya Paragliding TROI 2018, Isnanta menuturkan Kemenpora akan memoles kejuaraan tersebut pada edisi tahun depan di mana unsur pembudayaan olahraga akan lebih ditingkatkan, yakni dengan mengajak generasi muda agar lebih mengenal dan meminati olahraga tersebut.

"Tahun depan akan sedikit kita ubah formulanya, bahwa pembudayaan harus lebih kental. Generasi muda harus lebih banyak dilahirkan dengan di ajak untuk lebih mengenal. Kemudian kita berikan banyak jenis atau kriteria untuk para pemula yang sedang belajar paragliding," katanya.

Selain itu, Isnanta juga berharap khususnya di wilayah Bukit Waung, Pantai Modangan, terdapat sejumlah akademi paralayang untuk mengembangkan bakat potensial generasi muda setempat dalam mengasah kemampuan terbang demi menjadi atlet profesional kedepannya. "Harus ada akademi untuk anak-anak muda disini. Nanti kita juga akan buat kursus atau pelatihan menjadi trainner atau pelatih sehingga pembudayaan itu menjadi meluas, minimal di Kabupaten Malang dan sekitarnya," jelas Isnanta.

Pada kesempatan ini, Isnanta yang mewakili Menpora Imam Nahrawi mengaku terkesan dengan pesona alam di Bukit Waung, Pantai Modangan, yang dinilainya begitu indah. Ditambah, animo masyarakat yang begitu besar untuk menyaksikan grand final Paragliding TROI sekaligus menikmati alam di Bukit Waung untuk melihat langsung keindahan laut lepas pantai selatan di Pantai Modangan.

"Di sini punya alam yang indah dengan angin yang cukup stabil, di mana itu cukup digemari oleh atlet paralayang. Dan disini diharapkan lahir atlet-atlet baru, karena memang cocok untuk latihan pemula. Saya melihat atlet-atlet yang hadir dari berbagai provinsi ini menyimpulkan bahwa ini adalah wahana terbaru yang sangat keren, bersahabat dari sisi angin, lingkungan. Saya berharap atlet-atlet Indonesia kedepan bisa turun lagi kesini," ungkap Isnanta.

Untuk itu, demi menjaga serta mengembangkan potensi yang ada, khususnya di industri sport tourism, Isnanta berharap agar kiranya seluruh stakeholder termasuk pemerintah daerah (Pemda) setempat berjibaku membangun sejumlah fasilitas, baik akses maupun sarana dan prasana di Bukit Waung. "Pemerintah Kabupaten Malang termasuk masyarakat desa, bersama camat untuk terus memperbaiki yang ada. Alam sudah bagus, sehingga kedepan benar-benar menjadi wahana yang bisa dinikmati oleh atlet maupun masyarakat yang berkunjung," jelasnya.

Sekadar informasi, empat seri sukses terselenggara, mulai dari Kabupaten Dharmasraya (Sumatera Barat), Kemuning (Karanganyar), Wonosobo, dan Mandalika (Lombok Tengah). Di seri terakhir, banyak kejutan dengan lahirnya juara baru usai mengalahkan kontestan lain termasuk atlet pelatnas Asian Games XVIII/2018.

Selain melahirkan pemenang di seri kelima, edisi terakhir Paragliding TROI 2018 di Kabupaten Malang juga membuahkan pemenang di partai grand final yang telah mengarungi kejuaraan sejak seri pertama melalui akumulasi total hitungan poin.

Daftar Juara Troi Seri Ke-5

- Junior Putra: Riszky Dharmawan (Jawa Barat)
- Junior Putri: Erika Yolanda Putri (Jawa Tengah)
- Senior Putra: Indra Lesmana (DKI Jakarta)
- Senior Putri: Gita Rezky Yuanita Guntari (Jawa Barat)
- Tandem: Roni Pratama/Gigih Iman (Jawa Timur)
- Masters: Sugeng Santoso (Dispotdirga TNI AU)

Juara Grand Final Troi 2018


- Junior Putra: Kevin Daffa Pratama (Jawa Tengah)
- Junior Putri: Erika Yolanda Putri (Jawa Tengah)
- Senior Putra: Derry Farhan Mutaqin (DKI Jakarta)
- Senior Putri: Ifa Kurniati (Jawa Timur)
- Tandem: Dwi Ali Sukotjo (Jawa Timur)
- Master: Dwi Ali Sukotjo (Jawa Timur)
(bbk)
Berita Terkait
Diterpa Angin, Penerbang...
Diterpa Angin, Penerbang Paralayang di Bogor Tersangkut di Pohon Selama 4,5 Jam
Asian League Paragliding...
Asian League Paragliding Accuracy 2024, Hadirkan Tantangan dan Keindahan Alam Lombok
Paralayang Jenis Trek...
Paralayang Jenis Trek Jatuh di Ketapang, Instruktur dan Siswanya Alami Luka Berat
Atlet Putri Paralayang...
Atlet Putri Paralayang PON Majalengka Jadi Korban Aksi Begal Pantat
Destinasi Paralayang...
Destinasi Paralayang Bukit Sungkroo Jadi Ikon Wisata Baru Mojokerto
Banyumas Miliki Lokasi...
Banyumas Miliki Lokasi Take Off Paralayang yang Indah
Berita Terkini
Aroma Janggal Laga Prancis...
Aroma Janggal Laga Prancis vs Paraguay: 30 Pelanggaran Tanpa Kartu Kuning
2 jam yang lalu
Lionel Messi Gunakan...
Lionel Messi Gunakan Trik Curang Saat Loloskan Argentina ke 16 Besar Piala Dunia 2026?
6 jam yang lalu
Aib Piala Dunia 2026,...
Aib Piala Dunia 2026, Joe Hart Semprot Wasit Laga Prancis vs Paraguay: Sangat Memalukan
9 jam yang lalu
Jadi Semifinalis Indonesia...
Jadi Semifinalis Indonesia International Open (IIO) 2026, Irsal Nasution Petik Pengalaman Berharga
9 jam yang lalu
Asian Boxing U19 & U23...
Asian Boxing U19 & U23 Championships 2026, Perbati Pastikan Penyelenggaraan Berstandar Internasional
9 jam yang lalu
Kritik Zlatan Ibrahimovic:...
Kritik Zlatan Ibrahimovic: Ego Tinggi Ronaldo Sulitkan Portugal di Piala Dunia 2026
11 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved