Meski Masalah Menghadang, Mou Yakin MU Bisa Lolos ke Empat Besar

Rabu, 05 Desember 2018 - 13:27 WIB
Meski Masalah Menghadang,...
Meski Masalah Menghadang, Mou Yakin MU Bisa Lolos ke Empat Besar
A A A
MANCHESTER - Intinya, tahun ini bukan milik Jose Mourinho. Semua yang dilakukan pelatih asal Portugal itu seperti membentur karang yang justru membuat Manchester United (MU) dipenuhi retak internal dan seperti sedang menuju tenggelam.

Ini adalah musim ketiga di mana Mourinho tak pernah bisa melewati dengan mulus. Sudah dua bulan terakhir mantan pelatih Chelsea dan Real Madrid itu terus menerus membuat konfrontasi terbuka dengan pemainnya, terutama Paul Pogba yang seperti tak pernah berhenti dikritik di area terbuka.

Laporan terbaru, Daily Mail mengatakan jika Pogba sudah menyebarkan virus kepada rekan satu tim. Tudingan itu disampaikan langsung di depan pemain lainnya. “Anda tidak menghargai pemain dan suporter. Anda membunuh mental dari orang-orang baik di sekeliling Anda,” kata Mourinho, dilansir dari Daily Mail .

Wajar jika pertanyaan besar muncul, berapa lama sebenarnya Mourinho bisa bertahan di Old Trafford? Ditambah melihat sejarahnya pada musim ketiga, yaitu Chelsea dan Madrid, perjalanan The Special One selalu berakhir dengan pemecatan.

“Kami akan kesulitan lagi membangun tim. Kami harus kembali beradaptasi dan melakukan tambal sulam untuk menghadirkan keseimbangan dalam tim,” tutur Mourinho, kepada MUTV.

Bicara tim, situasi MU memang tidak mudah. Setidaknya ada enam sampai tujuh pemain yang naik meja perawatan. Masalah terbesar ada di lini belakang. Phil Jones, Luke Shaw, Ashley Young, Victor Lindelof, Eric Bailly, Chris Smalling, Antonio Valencia, dan Matteo Darmian absen dengan alasan berbeda.

Situasi itu membuat Mourinho menempatkan Nemanja Matic sebagai bek tengah karena ketiadaan pemain di posisi tersebut. “Tapi, saya percaya tim ini memiliki semangat bertarung dan mencoba memenangkan pertandingan,” tandasnya.

Mourinho juga membantah jika timnya membutuhkan keajaiban untuk sekadar masuk empat besar. Menurut dia, wawancara dengan televisi Brasil yang kemudian dikutip banyak media tersebut, terutama Inggris, tidak dilihat secara utuh. Saat dia menggunakan kata miracle (keajaiban) dalam wawancara tersebut, tidak dimaksudkan benar-benar seperti itu.

Alasannya, MU hanya berjarak delapan atau sembilan poin dari tim empat besar sehingga untuk bisa ke Zona Eropa, timnya tidak membutuhkan keajaiban. Menurut Mou, yang dibutuhkan MU adalah hasil baik dan tidak membuang-buang poin sehingga masih jauh dari kata mukjizat.

Asal timnya tidak terlalu sial dengan masalah yang dimiliki dan pemain tampil lebih baik sebagai kesatuan tim, MU tentu jauh dari keajaiban untuk bisa bersaing di Zona Eropa.

“Minggu lalu sebelum menghadapi Crystal Palace, saya memberi tahu harapan dan target saya pada akhir Desember berada di posisi itu (4 besar). Target berubah. Tapi, dalam arti mari kita coba menutup jarak yang terbaik yang kita dapat dan sangat dekat dengan posisi tersebut,” ungkapnya.

Mou pun mengakui melawan Arsenal akan menjadi pertandingan yang berbeda. The Gunners datang dalam kondisi luar biasa bagus dan tidak terkalahkan dalam 19 pertandingan terakhir sehingga menjadi laga yang sulit. Berbeda saat di bawah Arsene Wenger, Mourinho dominan dari sisi head to head.

Sebelum ke Old Trafford, Arsenal membawa modal luar biasa dengan mengalahkan dua tim anggota big four, Chelsea dan Tottenham Hotspur. Kemenangan melawan Chelsea sekaligus menempatkan The Gunners sebagai tim pertama yang berhasil menjinakkan The Blues di era Maurizio Sarri.

“Ini menjadi tantangan besar bagi kami. Ini juga bisa menjadi penegas tentang situasi positif yang kami alami atau justru kami masih membutuhkan banyak perbaikan,” kata Unai Emery.

Pelatih asal Spanyol itu mengatakan sulit meraih kemenangan di Old Trafford. Pasalnya, mereka adalah tim besar dengan pemain besar serta memiliki atmosfer yang membuat tekanan tersendiri terhadap lawan. Tapi, semua kelebihan itu justru dianggap menarik dan motivasinya untuk membuat timnya menjadi lebih baik.
(don)
Berita Terkait
Permalukan Leicester...
Permalukan Leicester City, Manchester United Ukir Tiga Kemenangan Beruntun
Debut Manis Haaland,...
Debut Manis Haaland, Manchester City Gasak West Ham United
Manchester United The...
Manchester United The Comeback Kings
Klasemen Liga Inggris...
Klasemen Liga Inggris usai Arsenal Digebuk Manchester United
Preview Newcastle United...
Preview Newcastle United vs Manchester United: Berburu Tiket Liga Champions
Ronaldo Siap Jadi Starter...
Ronaldo Siap Jadi Starter saat Manchester United Jamu Newcastle
Berita Terkini
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
2 jam yang lalu
Indonesia Lampaui Target...
Indonesia Lampaui Target di Kejuaraan Tinju Asia U-19 & U-23 2026, Raih 7 Medali
3 jam yang lalu
Resmi Kolaborasi dengan...
Resmi Kolaborasi dengan MNC Group untuk Piala AFF 2026, Reza Arap: Saya Merasa Sangat Terhormat
3 jam yang lalu
Timnas Spanyol Harus...
Timnas Spanyol Harus Lihat! Botol Minum Pickford Bikin Messi dan Pemain Argentina Geleng-geleng Kepala
6 jam yang lalu
PB POBSI Tegaskan Penguatan...
PB POBSI Tegaskan Penguatan Organisasi Daerah Kunci Prestasi Biliar Nasional Menuju PON 2028
6 jam yang lalu
Link Nonton F1 Belgian...
Link Nonton F1 Belgian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
6 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Bisa Miliki...
Ukraina Bisa Miliki Senjata Nuklir dalam Beberapa Bulan ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved