Ikuti Jejak Chelsea dan Man City, Apakah Ini Pertanda Liverpool Juara?
Kamis, 27 Desember 2018 - 16:52 WIB
Ikuti Jejak Chelsea dan Man City, Apakah Ini Pertanda Liverpool Juara?
A
A
A
LIVERPOOL - Liverpool menggarisbawahi namanya sebagai juara paruh musim Liga Inggris 2018/2019, setelah menyelesaikan matchday 19 dengan merebut kemenangan telak 4-0 atas Newcastle United di Stadion Anfield, Rabu (26/12) malam WIB. Meski tidak ada trofi untuk The Reds, namun keberhasilan itu setidaknya memunculkan spekulasi, apakah ini sebuah pertanda pasukan Juergen Klopp bakal juara di kompetisi domestik musim ini?
Pada musim ini, Liverpool semakin menunjukkan bahwa mereka bernafsu mengakhiri paceklik gelar juara di kompetisi domestik. Hingga matchday 19 Liga Inggris, Si Merah punya catatan bagus dengan 16 menang, dan tiga seri.
Ini merupakan kali ketiga Liverpool memertahankan catatan tak terkalahkan (1949/50, 1987/88, dan 2018/19). Saat ini klub yang didirikan pada 1892 itu sudah membukukan 51 poin.
Liverpool mengikuti jejak dua tim yang pernah mencetak 50 poin lebh dalam 19 pertandingan di Liga Inggris yakni Chelsea (2005/06) dan Manchester City (2017/18). Meskipun itu hanya sekadar angka, namun poin yang dikumpulkan The Blues dan The Citizens saat itu mampu mengantarkan mereka ke podium juara.
"Itu tidak ada artinya. Kami akan bermain melawan Arsenal dan kemudian City. Yang ingin kami lakukan adalah membangun dasar untuk sisa musim ini. Kami ingin membuat sejarah kami sendiri, sehingga tidak terkalahkan dari hari pertama musim ini. Sedikit sejarah," tutur Klopp dikutip dari Sydney Morning Herald, Kamis (27/12).
Lebih lanjut, sekarang ada 19 pertandingan tersisa dan para pemain harus bisa memertahankan konsistensi permainan mengingat tidak ada yang tahu bagaimana tim lain dalam mengubah gaya bermain. Inilah yang harus dilakukan dan Klopp menyatakan bahwa angka-angka yang dibeberkan tersebut hanyalah informasi semata dan tidak banyak membantu.
"Kami memiliki untuk memenangkan permainan kami dan tetap fokus. Kami perlu memiliki visi terowongan dan melihat ke mana itu akan mengarah," pungkas Klopp.
Pada musim ini, Liverpool semakin menunjukkan bahwa mereka bernafsu mengakhiri paceklik gelar juara di kompetisi domestik. Hingga matchday 19 Liga Inggris, Si Merah punya catatan bagus dengan 16 menang, dan tiga seri.
Ini merupakan kali ketiga Liverpool memertahankan catatan tak terkalahkan (1949/50, 1987/88, dan 2018/19). Saat ini klub yang didirikan pada 1892 itu sudah membukukan 51 poin.
Liverpool mengikuti jejak dua tim yang pernah mencetak 50 poin lebh dalam 19 pertandingan di Liga Inggris yakni Chelsea (2005/06) dan Manchester City (2017/18). Meskipun itu hanya sekadar angka, namun poin yang dikumpulkan The Blues dan The Citizens saat itu mampu mengantarkan mereka ke podium juara.
"Itu tidak ada artinya. Kami akan bermain melawan Arsenal dan kemudian City. Yang ingin kami lakukan adalah membangun dasar untuk sisa musim ini. Kami ingin membuat sejarah kami sendiri, sehingga tidak terkalahkan dari hari pertama musim ini. Sedikit sejarah," tutur Klopp dikutip dari Sydney Morning Herald, Kamis (27/12).
Lebih lanjut, sekarang ada 19 pertandingan tersisa dan para pemain harus bisa memertahankan konsistensi permainan mengingat tidak ada yang tahu bagaimana tim lain dalam mengubah gaya bermain. Inilah yang harus dilakukan dan Klopp menyatakan bahwa angka-angka yang dibeberkan tersebut hanyalah informasi semata dan tidak banyak membantu.
"Kami memiliki untuk memenangkan permainan kami dan tetap fokus. Kami perlu memiliki visi terowongan dan melihat ke mana itu akan mengarah," pungkas Klopp.
(sha)