Los Blancos Membuka 2019 dengan Catatan Kurang Meyakinkan
Sabtu, 05 Januari 2019 - 07:27 WIB
Los Blancos Membuka 2019 dengan Catatan Kurang Meyakinkan
A
A
A
VILLARREAL - Real Madrid membuka 2019 dengan kurang meyakinkan. Tim berjuluk Los Blancos tersebut gagal mendulang tiga poin usai ditahan 2-2 oleh Villarreal, pada lanjutan Primera Liga, Jumat (4/1).
Hasil imbang di Estadio de la Ceramica menghentikan rentetan empat kemenangan beruntun Madrid di empat laga semua kompetisi (satu di Primera Liga dan tiga di Piala Dunia Antarklub). Akibatnya, mereka gagal mengkudeta Sevilla di peringkat ketiga (32 poin). Sergio Ramos dkk tertahan di posisi keempat klasemen sementara (30 poin).
Menanggapi kegagalan timnya membawa pulang tiga poin, pelatih Santiago Solari menganggap Madrid telah melakukan upaya terbaik. Buktinya, meski sempat tertinggal lewat Santi Cazorla di menit ke-4, Madrid berbalik memimpin lewat Karim Benzema (7) dan Raphael Varane (20).
Tetapi, Villarreal tetap meladeni dengan permainan terbuka. Selain itu ditarik keluarnya Gareth Bale (46) dan Luka Modric (64). Membuat daya dobrak Madrid sedikit berkurang. Konsekuensinya, Los Blancos yang sempat harus puas meraih satu poin usai Cazorla menyamakan kedudukan 2-2 (82).
“Saya pikir, kami mengontrol jalannya laga. Ada banyak faktor lain yang menyebabkan segalanya kurang berjalan baik. Kami memiliki Bale yang bisa mengubah jalannya pertandingan, tetapi dia harus diganti karena cedera. Kemenangan seharusnya di tangan kami, kami tidak bisa menyelesaikan permainan lebih cepat,”kata Solari dilansir marca.
Solari tetap mengambil sisi positif dari laga kontra Villarreal. Secara khusus, Juru taktik asal Argentina tersebut memuji performa Isco yang dinilainya telah menjalankan tugas dengan baik. Namun, kekecewaan tidak mampu disembunyikan Thibaut Courtois.
Dia menganggap Madrid bisa meraih kemenangan tetapi kurang bagus dalam bertahan dan gagal memaksimalkan peluang. Kendati demikian Courtois membantah jika timnya masih dilanda kelelahan pasca menjuarai Piala Dunia antarklub, Desember lalu.
Penjaga gawang asal Belgia tersebut menegaskan Madrid bakal menunjukkan kekuatan sebenarnya saat menjamu Real Sociedad pada lanjutan Primera Liga di Santiago Bernabeu, Senin dini hari (7/1).
“Saya tidak berpikir Piala Dunia antarklub berdampak kepada penampilan kami. Kami berlatih dengan baik dan skuad siap bertanding. Kami memulai pertandingan dengan buruk dan melakukan beberapa kesalahan. Kami gagal menang, tetapi sekarang kami harus fokus menghadapi Sociedad di kandang,” terangnya
Sementara dikubu lawan, Villarreal memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka di tiga laga beruntun semua kompetisi (satu menang, dua imbang). Menurut pelatih Luis Garcia, keberhasilan mereka menahan Madrid merupakan modal penting dalam misi mereka memperbaiki posisi di tabel klasemen.
Saat ini, El Submarino Amarillo terdampar di peringkat 17 dengan koleksi 16 poin. Garcia pun berharap Cazorla dkk menunjukkan performa serupa sehingga mampu meraih kemenangan saat menghadapi Eibar di Estadio Municipal de Ipurúa, Minggu (6/1).
“Saya percaya bahwa hasil melawan Madrid membuat kami semakin kuat. Kami hanya perlu konsisten. Kami melakukan hal baik dan buruk. Cazorla begitu fenomenal. Dia adalah contoh terbaik bukan hanya di lapangan tetapi juga saat dia berlatih ketika tidak bermain,”pungkasnya
Hasil imbang di Estadio de la Ceramica menghentikan rentetan empat kemenangan beruntun Madrid di empat laga semua kompetisi (satu di Primera Liga dan tiga di Piala Dunia Antarklub). Akibatnya, mereka gagal mengkudeta Sevilla di peringkat ketiga (32 poin). Sergio Ramos dkk tertahan di posisi keempat klasemen sementara (30 poin).
Menanggapi kegagalan timnya membawa pulang tiga poin, pelatih Santiago Solari menganggap Madrid telah melakukan upaya terbaik. Buktinya, meski sempat tertinggal lewat Santi Cazorla di menit ke-4, Madrid berbalik memimpin lewat Karim Benzema (7) dan Raphael Varane (20).
Tetapi, Villarreal tetap meladeni dengan permainan terbuka. Selain itu ditarik keluarnya Gareth Bale (46) dan Luka Modric (64). Membuat daya dobrak Madrid sedikit berkurang. Konsekuensinya, Los Blancos yang sempat harus puas meraih satu poin usai Cazorla menyamakan kedudukan 2-2 (82).
“Saya pikir, kami mengontrol jalannya laga. Ada banyak faktor lain yang menyebabkan segalanya kurang berjalan baik. Kami memiliki Bale yang bisa mengubah jalannya pertandingan, tetapi dia harus diganti karena cedera. Kemenangan seharusnya di tangan kami, kami tidak bisa menyelesaikan permainan lebih cepat,”kata Solari dilansir marca.
Solari tetap mengambil sisi positif dari laga kontra Villarreal. Secara khusus, Juru taktik asal Argentina tersebut memuji performa Isco yang dinilainya telah menjalankan tugas dengan baik. Namun, kekecewaan tidak mampu disembunyikan Thibaut Courtois.
Dia menganggap Madrid bisa meraih kemenangan tetapi kurang bagus dalam bertahan dan gagal memaksimalkan peluang. Kendati demikian Courtois membantah jika timnya masih dilanda kelelahan pasca menjuarai Piala Dunia antarklub, Desember lalu.
Penjaga gawang asal Belgia tersebut menegaskan Madrid bakal menunjukkan kekuatan sebenarnya saat menjamu Real Sociedad pada lanjutan Primera Liga di Santiago Bernabeu, Senin dini hari (7/1).
“Saya tidak berpikir Piala Dunia antarklub berdampak kepada penampilan kami. Kami berlatih dengan baik dan skuad siap bertanding. Kami memulai pertandingan dengan buruk dan melakukan beberapa kesalahan. Kami gagal menang, tetapi sekarang kami harus fokus menghadapi Sociedad di kandang,” terangnya
Sementara dikubu lawan, Villarreal memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka di tiga laga beruntun semua kompetisi (satu menang, dua imbang). Menurut pelatih Luis Garcia, keberhasilan mereka menahan Madrid merupakan modal penting dalam misi mereka memperbaiki posisi di tabel klasemen.
Saat ini, El Submarino Amarillo terdampar di peringkat 17 dengan koleksi 16 poin. Garcia pun berharap Cazorla dkk menunjukkan performa serupa sehingga mampu meraih kemenangan saat menghadapi Eibar di Estadio Municipal de Ipurúa, Minggu (6/1).
“Saya percaya bahwa hasil melawan Madrid membuat kami semakin kuat. Kami hanya perlu konsisten. Kami melakukan hal baik dan buruk. Cazorla begitu fenomenal. Dia adalah contoh terbaik bukan hanya di lapangan tetapi juga saat dia berlatih ketika tidak bermain,”pungkasnya
(don)