Pakar Hukum Ingatkan Satgas Antimafia Bola agar Tidak Gegabah

Minggu, 10 Februari 2019 - 16:53 WIB
Pakar Hukum Ingatkan...
Pakar Hukum Ingatkan Satgas Antimafia Bola agar Tidak Gegabah
A A A
JAKARTA - Pakar Hukum Pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Ficar Hadjar, mengingatkan Satgas Antimafia Bola agar tidak gegabah terkait adanya upaya perusakan barang bukti di ruang sidang Komisi Disiplin (Komdis PSSI).

Abdul Ficar Hadjar menilai polisi tidak bisa langsung menyebut terdapat penghilangan atau pengrusakan barang bukti oleh oknum tertentu dalam kasus pengaturan skor.

Satgas Antimafia Bola memastikan, kasus perusakan barang bukti terus berlanjut. Upaya tersebut dianggap sebagai upaya untuk menghalangi penyelidikan dan penyidikan Polisi dalam mengungkap kasus pengaturan skor di Tanah Air.

Setidaknya 3 orang telah ditetapkan sebagai tersangka karena telah memasuki ruangan sidang Komisi Disiplin yang juga kantor marketing Persija di Rasuna Office Park, 1 Februari lalu. Padahal saat itu, polisi telah menyegel tempat tersebut.

Mereka juga mengambil sejumlah barang, seperti rekaman CCTV, laptop inventaris Persija, dan telepon genggam yang diduga milik Ketua Umum PSSI, Joko Driyono. Aksi ini berlangsung pada 1 Februari dinihari WIB.

Polisi memastikan akan memproses dugaan penghalang-halangan terhadap penyelidikan dan penyidikan kasus pengaturan skor.

”Harus dipaparkan secara rinci mengenai isi dokumen di dalam laporan keuangan itu. Apakah berkaitan pengaturan skor,” ungkap Abdul Ficar kepada wartawan, Minggu, (10/2/2019) siang.

Dalam mengungkap kasus pengaturan skor, menurut Abdul Ficar, bukan cuman dokumen , Polisi bisa memeriksa rekaman pertandingan untuk membuktikan telah terjadi pengaturan skor. Hanya saja, sangat sulit membuktikan praktik tersebut melalui rekaman pertandingan.

“Ya, bisa saja untuk memperkuat alat bukti keterangan saksi karena keterangan saksi lebih kuat. Dalam rekaman pertandingan tidak menggambarkan pengaturan skor dan memperlihatkan bukti berupa uang suap. Semua bisa terlihat secara wajar.”

Butuh waktu dan proses cukup panjang dalam mencari pelaku pengaturan skor. Sebab, dokumen-dokumen tersebut bisa jadi bukan terkait dengan kasus tersebut.

"Tergantung alat bukti dan keterangan saksi-saksi,” kata Abdul Fichar menambahkan.

Sementara itu, Pembina Persija, Komjen Pol (Pur) Safruddin, mempersilahkan polisi memproses siapapun yang terlibat. Namun Safruddin mengingatkan bahwa itu bukan mewakili institusi tapi hanya oknum.
(bbk)
Berita Terkait
PSSI Janji Berantas...
PSSI Janji Berantas Kasus Pengaturan Skor
Dugaan Pengaturan Skor...
Dugaan Pengaturan Skor Sepakbola, DPR Minta PSSI Tanggung Jawab
Polda Metro Bakal Usut...
Polda Metro Bakal Usut Mafia Pengaturan Skor Liga Sepak Bola Indonesia
Pemain Timnas Indonesia...
Pemain Timnas Indonesia yang Diduga Terlibat Pengaturan Skor di Final Piala AFF 2010 tapi Sulit Dibuktikan
DPR Semprot PSSI dan...
DPR Semprot PSSI dan PT LIB: Pengaturan Skor Hambat Industri Olahraga!
Isu Pengaturan Skor,...
Isu Pengaturan Skor, Demokrat Sentil PSSI dan PT LIB Soal Pengawasan Liga
Berita Terkini
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
10 menit yang lalu
Kisah Yasin Ayari dan...
Kisah Yasin Ayari dan Gol Perdana Swedia di Piala Dunia Setelah 2.893 Hari
1 jam yang lalu
Isak-Gyokeres Mengamuk,...
Isak-Gyokeres Mengamuk, Swedia Gilas Tunisia dan Rebut Takhta Grup F
1 jam yang lalu
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
2 jam yang lalu
Fans Jepang Punguti...
Fans Jepang Punguti Sampah Usai Jepang Imbangi Belanda 2-2
2 jam yang lalu
Gol Dramatis Amad Diallo...
Gol Dramatis Amad Diallo Antar Pantai Gading Tundukkan Ekuador
4 jam yang lalu
Infografis
TNI Jaga Kejaksaan,...
TNI Jaga Kejaksaan, Ada Perseteruan Penegak Hukum?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved