Agoes: Tidak Ingin Slogan Salam Satu Jiwa Dikotori Tudingan Pengaturan Skor

Jum'at, 22 Februari 2019 - 10:07 WIB
Agoes: Tidak Ingin Slogan...
Agoes: Tidak Ingin Slogan Salam Satu Jiwa Dikotori Tudingan Pengaturan Skor
A A A
JAKARTA - CEO Arema FC, Agoes Soerjanto prihatin dengan tudingan pengaturan skor yang mengarah kepada mantan CEO Arema, Iwan Budianto. Dikatakannya, tuduhan tersebut justru mengorbankan banyak pihak.

Kecurigaan terhadap Iwan menjadi otak pengaturan skor ramai diperbincangkan di media sosial setelah tayangan di salah satu media televisi swasta yang membahas mengenai 'PSSI Bisa Apa Jilid IV'. Dalam acara yang digelar belum lama ini, salah satu nara sumber yang mengaku sebagai perangkat pertandingan.

Perangkat pertandingan yang tidak disebutkan namanya itu menyebut inisial IB. Dia diduga terlibat dalam dugaan pengaturan skor di tahun lalu, saat Arema melawan Borneo. IB ini identik dengan Iwan Budianto. Namun, Agoes membantahnya.

Dikatakan Agoes, sampai sekarang, tudingan itu justru tidak pernah terbukti. Berangkat dari fakta tersebut, Agoes meminta semua menerapkan asas praduga tidak bersalah. Sebab, kata Agoes, semua tuduhan terhadap Iwan tidak pernah bisa terbukti.

"Tudingan itu bagi saya masih sebatas di televisi, masih disiarkan, mari terapkan dulu asas praduga tidak bersalah. Karena negara kita ini adalah negara hukum," ungkap Agoes dikutip dari laman resmi Arema, Jumat (22/2/2019).

Agoes meminta semua pihak berpikir positif. Jangan mengambil kesimpulan karena termakan hasutan atau 'menalan' bulat-bulat berita tanpa alat bukti. "Jangan sampai menuduh karena ada informasi seperti itu. Akhirnya, nanti tidak sadar, sportivitas menjadi korban," papar Agoes.

Meski berita-berita tentang pengaturan skor cukup merugikan, namun Agoes meminta manajemen Arema FC jangan terpancing dan termakan berita bohong. "Saya sampaikan kepada manajemen, cobalah konsentrasi dengan program ke depan. Selain Piala Indonesia , Arema masih harus mempersiapkan diri di ajang Piala Presiden ini. Arema harus jadi tuan rumah baik."

Selain manajemen, Agoes meminta Aremania berpikir jernih. Dia menegaskan, manajemen tidak pernah 'menjual' atau 'membeli' pertandingan. Orang nomor 1 di Arema ini meminta suporter untuk turut mengawasi setiap pertandingan di semua level kompetisi.

"Mata dan telinga kami sekarang Aremania. Sekarang fokus kami dari menajemen adalah menumbuhkan ekonomi kerakyatan. Arema bukan hanya salam satu jiwa saja, salam satu jiwa ini harus bisa dirasakan masyarakat semua. Kami tidak ingin slogan itu kotor oleh tudingan, kepentingan-kepentingan sesaat sehingga nanti membawa sepak bola itu ke ranah kemana-kemana," pungkas Agoes.
(bbk)
Berita Terkait
PSSI Janji Berantas...
PSSI Janji Berantas Kasus Pengaturan Skor
Dugaan Pengaturan Skor...
Dugaan Pengaturan Skor Sepakbola, DPR Minta PSSI Tanggung Jawab
Polda Metro Bakal Usut...
Polda Metro Bakal Usut Mafia Pengaturan Skor Liga Sepak Bola Indonesia
Pemain Timnas Indonesia...
Pemain Timnas Indonesia yang Diduga Terlibat Pengaturan Skor di Final Piala AFF 2010 tapi Sulit Dibuktikan
DPR Semprot PSSI dan...
DPR Semprot PSSI dan PT LIB: Pengaturan Skor Hambat Industri Olahraga!
Isu Pengaturan Skor,...
Isu Pengaturan Skor, Demokrat Sentil PSSI dan PT LIB Soal Pengawasan Liga
Berita Terkini
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
58 menit yang lalu
Amerika Serikat Lolos...
Amerika Serikat Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Belgia Usai Tekuk Bosnia
1 jam yang lalu
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
1 jam yang lalu
Indonesian Padel League...
Indonesian Padel League 2026 Dimulai Agustus, Kompetisi Padel Masuk Era Profesional
3 jam yang lalu
Penalti Menit Akhir...
Penalti Menit Akhir Belgia Paksa Senegal Angkat Koper
4 jam yang lalu
Setan Merah Comeback,...
Setan Merah Comeback, Laga Belgia vs Senegal Berlanjut ke Extra Time
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved