Sirkuit MotoGP Indonesia Beda dengan Singapura dan Monako

Sabtu, 23 Februari 2019 - 07:00 WIB
Sirkuit MotoGP Indonesia...
Sirkuit MotoGP Indonesia Beda dengan Singapura dan Monako
A A A
LOMBOK - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai mendunia setelah kemunculan kabar terkait rencana Indonesia menggelar balapan motor kelas elite MotoGP pada 2021. Atensi dari media di Eropa pun mulai bermunculan.

Dari beberapa laporan media di Eropa menyebut jika Indonesia bakal menjadi tuan rumah pertama MotoGP yang menggelar balapan di Sirkuit Jalan Raya. Bahkan beredar rumor jika Indonesia sudah menandatangani kontrak tiga tahun dengan CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta selaku otoritas tertinggi di kejuaraan grand prix pada 29 Januari 2019 di Madrid.

Sebenarnya kabar mengenai Mandalika bakal menggelar balapan MotoGP bukan kabar yang mengejutkan mengingat Ezpeleta pernah mengunjungi Mandalika pada 2018 lalu. Saat itu, Direktur keselamatan MotoGP (FIM), bahkan telah menyetujui desain sirkuit sepanjang 4,32 km tersebut.

"Saya perwakilan dari Indonesia sebenarnya sudah menandatangani kontrak pada 29 Januari 2019 di Madrid dengan Dorna Sports. Tapi kami sebenarnya memilih waktu untuk membuat pengumuman secara resmi. Kami hanya menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkannya. Saya lebih suka menunggu Dorna, karena mereka dapat mengonfirmasi hasil pertemuan kami," kata Presiden Direktur Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M Mansoer dikutip dari Sportfair, Jumat (22/2/2019).

"Tahun ini, pada bulan September, kami akan membuat lapisan aspal. Jadi level atas. Karena sirkuit kota ini (sedang dibangun) akan berlangsung setahun. Dengan demikian, itu akan selesai dalam 14 bulan. Kami tidak memiliki pra-kontrak setelah 2021," sambungnya.

Abdulbar M Mansoer menekankan jika ITDC dan Dorna Sports membuka opsi untuk membarui kontrak. Tapi untuk tahap pertama, mereka hanya mengajukan tiga tahun. "Indonesia menjadi tuan rumah ke-21 setelah Meksiko pada tahun 2020. Seperti Buriram, di Thailand, mereka pertama kali mendapatkan kontrak, kemudian mereka membangun sirkuit. Bagi kami, desain telah disetujui dan kami kontrak terlebih dahulu. Jadi, kami memiliki tujuan untuk 2021," pungkas Abdulbar M Mansoer.

Abdulbar M Mansoer menambahkan, pagelaran MotoGP Indonesia 2021 akan berbeda dengan Singapura dan Monako. "Sirkuit jalan akan dibangun dari nol, tidak seperti trek di Singapura dan Monako. Ketika tidak sedang balapan, itu akan digunakan sebagai jalan raya biasa di daerah tersebut."
(bbk)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
56 menit yang lalu
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
1 jam yang lalu
Hasil Australian Open...
Hasil Australian Open 2026: Bungkam Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Lolos ke 16 Besar
1 jam yang lalu
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
WasitResmi Piala Dunia...
WasitResmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, FIFA Diminta Bayar Kompensasi Rp1,6 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved