Guardiola Merendah: Level City Masih Remaja di Liga Champions
Selasa, 12 Maret 2019 - 16:01 WIB
Guardiola Merendah: Level City Masih Remaja di Liga Champions
A
A
A
MANCHESTER - Pep Guardiola telah memenangkan sejumlah trofi Liga Champions, baik sebagai pemain (1 kali) dan pelatih (2 kali) bersama Barcelona. Namun, belum pernah mengangkatnya dengan klub lain. Bahkan, Guardiola menyebut Manchester City levelnya masih 'remaja' di kompetisi antarklub paling elite di Eropa itu.
City memimpin 3-2 jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 melawan Schalke 04 di Etihad pada Selasa (12/3/2019) atau Rabu (13/3/2019) dini hari WIB. Namun, Guardiola tidak mau bicara soal trofi lebih awal.
"Kami bisa membuat langkah lain musim ini, tetapi Anda membutuhkan 20, 30 tahun," katanya dalam konferensi pers, Senin (11/3/2019) seperti dilansir Reuters.
"Kami tidak dapat menyangkal, jika kami tiba di tahap akhir kompetisi ini, kami membuat langkah maju, tetapi saya pikir untuk membandingkan dengan tim lain, satu keberhasilan tidak mengubah itu. Kami adalah remaja dalam kompetisi ini."
Meskipun hasil leg pertama menempatkan satu kaki City di perempat final, Guardiola mengingatkan pasukannya untuk tidak berpuas diri. (Baca juga: Preview Manchester City vs Schalke: Maksimalkan Laga Kandang ).
"Ini adalah kerja keras selama 90 menit di depan dan kami masih punya pekerjaan yang harus kami tuntaskan," tambah pelatih asal Spanyol itu, seraya mengutip Real Madrid dan Paris St Germain, yang pekan lalu masing-masing tersingkir oleh Ajax Amsterdam dan Manchester United setelah memenangkan pertandingan tandang.
Soal tekanan dalam perburuan trofi, Guardiola membantah tekanan ada pada timnya. "Tim-tim yang keluar di babak grup juga memiliki keinginan. Jika Anda tidak menang, musim depan cobalah untuk memenangkannya," ujarnya.
“Saya tidak merasakan tekanan semacam ini untuk memenangkannya. Chelsea menghabiskan banyak waktu untuk memenangkannya (untuk satu-satunya di musim 2012). Semua orang menginginkannya, tetapi saya tidak merasakan tekanan."
City memimpin 3-2 jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 melawan Schalke 04 di Etihad pada Selasa (12/3/2019) atau Rabu (13/3/2019) dini hari WIB. Namun, Guardiola tidak mau bicara soal trofi lebih awal.
"Kami bisa membuat langkah lain musim ini, tetapi Anda membutuhkan 20, 30 tahun," katanya dalam konferensi pers, Senin (11/3/2019) seperti dilansir Reuters.
"Kami tidak dapat menyangkal, jika kami tiba di tahap akhir kompetisi ini, kami membuat langkah maju, tetapi saya pikir untuk membandingkan dengan tim lain, satu keberhasilan tidak mengubah itu. Kami adalah remaja dalam kompetisi ini."
Meskipun hasil leg pertama menempatkan satu kaki City di perempat final, Guardiola mengingatkan pasukannya untuk tidak berpuas diri. (Baca juga: Preview Manchester City vs Schalke: Maksimalkan Laga Kandang ).
"Ini adalah kerja keras selama 90 menit di depan dan kami masih punya pekerjaan yang harus kami tuntaskan," tambah pelatih asal Spanyol itu, seraya mengutip Real Madrid dan Paris St Germain, yang pekan lalu masing-masing tersingkir oleh Ajax Amsterdam dan Manchester United setelah memenangkan pertandingan tandang.
Soal tekanan dalam perburuan trofi, Guardiola membantah tekanan ada pada timnya. "Tim-tim yang keluar di babak grup juga memiliki keinginan. Jika Anda tidak menang, musim depan cobalah untuk memenangkannya," ujarnya.
“Saya tidak merasakan tekanan semacam ini untuk memenangkannya. Chelsea menghabiskan banyak waktu untuk memenangkannya (untuk satu-satunya di musim 2012). Semua orang menginginkannya, tetapi saya tidak merasakan tekanan."
(sha)