Pemenang Super League Triathlon Akan Berlaga di Dubai
Kamis, 28 Maret 2019 - 20:55 WIB
Pemenang Super League Triathlon Akan Berlaga di Dubai
A
A
A
JAKARTA - Super League Triathlon (SLT) Bali menjadi salah satu babak kualifikasi para triathlete sebelum berlaga di final yang dihelat di Dubai, Uni Emirat Arab. SLT 2019 menghadirkan tiga pilihan destinasi lari dengan jarak mulai dari 2,5 km, 5 km, dan 10 km, yang dapat diikuti peserta dari semua latar belakang olahraga dan tingkat pengalaman.
"Melalui Super League Triathlon (SLT) Bali 2019 kami berupaya menaikan pamor olahraga di Indonesia sembari memberikan hiburan menarik bagi seluruh pencinta olahraga, sekaligus memperkenalkan keindahan alam Pulau Bali kepada masyarakat Internasional," tegas Michael D'hulst, Co-Founder dan CEO Super League Triathlon dalam keterangan tertulisnya Kamis (28/3/2019). SLT juga menghadirkan triathlon sprint tradisional (berenang 500 m - sepeda 20 km - lari 5 km). Keseluruhan rute berada di sekitar area Ayodya Resort, Nusa Dua, Bali.
Ryan Fisher, Triathlete dari Australia yang juga menjadi peserta SLT Bali 2019 mengaku antusias mengikuti perhelatan ini. Selain menyukai olahraga ini, Ryan mengagumi keindahan pulau Bali yang sudah dikenal eksotis di mancanegara. Walau begitu dirinya juga berharap seluruh peserta mampu menjaga diri dengan baik.
"Triathlon merupakan olahraga berat yang menguras fisik sehingga berimbas terhadap berkurangnya cairan tubuh secara drastis. Oleh karena itu, seluruh peserta harus mewaspadai kemungkinan terjadinya dehidrasi, kekurangan cairan dan elektrolit," teganya.
Product Manager ISOPLUS Firman Dwi Rachmawan mengatakan, untuk mencegah dehidrasi dan membuat para triatlet mampu tampil optimal dalam berkompetisi diperlukan minuman isotonik yang diformulasikan secara khusus dengan kadar ion yang sudah ditentukan.
"Ajang ini menjadi momen untuk menyebarluaskan informasi betapa pentingnya mencintai tubuh dengan cara sederhana, yaitu menjaga kadar ion,"katanya.
Jauhari Johan, Triathlete dari Indonesia yang menjadi peserta SLT Bali 2019 memaparkan, seluruh peserta kompetisi telah mempersiapkan diri secara khusus, baik mental maupun fisik, melalui berbagai pelatihan.
"Melalui Super League Triathlon (SLT) Bali 2019 kami berupaya menaikan pamor olahraga di Indonesia sembari memberikan hiburan menarik bagi seluruh pencinta olahraga, sekaligus memperkenalkan keindahan alam Pulau Bali kepada masyarakat Internasional," tegas Michael D'hulst, Co-Founder dan CEO Super League Triathlon dalam keterangan tertulisnya Kamis (28/3/2019). SLT juga menghadirkan triathlon sprint tradisional (berenang 500 m - sepeda 20 km - lari 5 km). Keseluruhan rute berada di sekitar area Ayodya Resort, Nusa Dua, Bali.
Ryan Fisher, Triathlete dari Australia yang juga menjadi peserta SLT Bali 2019 mengaku antusias mengikuti perhelatan ini. Selain menyukai olahraga ini, Ryan mengagumi keindahan pulau Bali yang sudah dikenal eksotis di mancanegara. Walau begitu dirinya juga berharap seluruh peserta mampu menjaga diri dengan baik.
"Triathlon merupakan olahraga berat yang menguras fisik sehingga berimbas terhadap berkurangnya cairan tubuh secara drastis. Oleh karena itu, seluruh peserta harus mewaspadai kemungkinan terjadinya dehidrasi, kekurangan cairan dan elektrolit," teganya.
Product Manager ISOPLUS Firman Dwi Rachmawan mengatakan, untuk mencegah dehidrasi dan membuat para triatlet mampu tampil optimal dalam berkompetisi diperlukan minuman isotonik yang diformulasikan secara khusus dengan kadar ion yang sudah ditentukan.
"Ajang ini menjadi momen untuk menyebarluaskan informasi betapa pentingnya mencintai tubuh dengan cara sederhana, yaitu menjaga kadar ion,"katanya.
Jauhari Johan, Triathlete dari Indonesia yang menjadi peserta SLT Bali 2019 memaparkan, seluruh peserta kompetisi telah mempersiapkan diri secara khusus, baik mental maupun fisik, melalui berbagai pelatihan.
(sha)