Tim Indonesia Telan Pil Pahit di Ronde Keenam ACC Fide Zone 3.3

Sabtu, 13 April 2019 - 13:47 WIB
Tim Indonesia Telan...
Tim Indonesia Telan Pil Pahit di Ronde Keenam ACC Fide Zone 3.3
A A A
ULAANBATAR - Setelah dua ronde berturut-turut memperoleh 4 kemenangan, tim Indonesia terpaksa harus menelan pil pahit. Pertandingan tim putri Indonesia belum membuahkan kemenangan. Menurut Chief de Mission tim Indonesia, R. Artsanti Alif pertandingan kali ini seperti roda yang berputar kadang di atas dan terkadang harus turun ke bawah.

"Pertandingan catur tidak bisa diprediksi, seperti roda yang berputar, kadang di atas dan juga bisa turun ke bawah. WGM Aulia Medina (2362) terpaksa takluk dengan IM Munguntuul Batkhuyag (2415) dari Mongolia. Begitu pula WIM Sihite Chelsie Monica kalah dari WGM Vo Thi Kim Pung dan IM Irine Kharisma ditaklukkan oeh WIM Pham Bich Ngoc," ujar Artsanti yang juga menjabat sebagai Head of Social Investment JAPFA dalam keterangan pers, Sabtu (13/4).

Sedangkan di bagian putra, menurut Artsanti, GM Susanto Megaranto berhasil menahan remis IM Batsuren Dambasuren. Hasil serupa juga diraih Surya WAhyudi ketika hanya puas bermain remis melawan Chinguun Sumiya.
Satu-aatunya kemenangan disumbangkan, IM Priasmoro Novendra yang berhasil menaklukkan Galmandakh Badrakh. "Pecatur Indonesia harus bisa bangkit lagi untuk memperebutkan kemenangan di tiga babak terakhir dan mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia," Imbuh Artsanti.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PERCASI, Kristianus Liem, memetakan peluang di pertandingan berikutnya. Dikatakannya, meskipun tim putri Indonesia sudah bertumbangan, tetapi sempat mendapatkan posisi bagus di pembukaan

"Irene dan Chelsie sempat mendapat poisi menang."

Menurut Kris, kini harapan tinggal pada Medina yang pointnya merosot ke peringkat enam dan hanya selisih satu poin dengan dua pecatur mongolia di puncak klasemen. Tinggal tiga pertandingan lagi untuk penentuan kemenangan di klasemen.

"Tiga pertandingan terakhir harus dilakukan dengan baik. Tidak boleh salah di pembukaan dan jangan sampai melakukan langkah yang memboroskan tempo. Mereka harus berusaha untuk menang," pungkas Kristianus Liem.
(bbk)
Berita Terkait
Herfesa Shafira Devi,...
Herfesa Shafira Devi, Pecatur Muda Indonesia Lolos Piala Dunia 2025
Diikuti 1.506 Atlet,...
Diikuti 1.506 Atlet, Kejurnas Catur 2023 Pecahkan Rekor Muri
Kejurda Catur DKI Jakarta...
Kejurda Catur DKI Jakarta 2025: Hardiyanto Kenneth Bidik Gelar Juara Nasional
Strategi Catur yang...
Strategi Catur yang Mengalahkan Benjamin Franklin dan Napoleon Terkuak
Pecatur Muda Indonesia...
Pecatur Muda Indonesia Zach Alexander Tjong, Baru Umur 7 Tahun tapi Sukses di Level Asia
Yogyakarta Minim Turnamen...
Yogyakarta Minim Turnamen Catur, Pelatih Catur UGM: Latihan Sering, Kompetisi Jarang
Berita Terkini
Comeback Dramatis, Argentina...
Comeback Dramatis, Argentina Lolos ke Final Piala Dunia 2026
17 menit yang lalu
Rodri Semprot FIFA:...
Rodri Semprot FIFA: Wasit Abai Lindungi Yamal
2 jam yang lalu
90 Menit yang Bisa Mengubah...
90 Menit yang Bisa Mengubah Takdir Lamine Yamal Jadi Legenda
8 jam yang lalu
Spanyol 2010 vs 2026:...
Spanyol 2010 vs 2026: Dari Tiki-Taka Menuju Era Baru La Furia Roja
10 jam yang lalu
Statistik Ungkap Rahasia...
Statistik Ungkap Rahasia Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
11 jam yang lalu
Harry Kane Bantah Rumor...
Harry Kane Bantah Rumor Konflik Jude Bellingham dan Thomas Tuchel
13 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved