Guardiola: Hasil yang Kejam, Tapi Kami harus Terima
Kamis, 18 April 2019 - 06:30 WIB
Guardiola: Hasil yang Kejam, Tapi Kami harus Terima
A
A
A
MANCHESTER - Manchester City kembali gagal mewujudkan mimpi meraih trofi Liga Champions. Pasukan Pep Guardiola gagal melangkah lebih jauh setelah disingkirkan Tottenham Hotspur, Rabu (17/4/2019) malam waktu lokal atau Kamis (18/4/2019) dini hari WIB.
Belaga di Etihad Stadium, City memenangi leg kedua perempat final dengan skor 4-3. Namun, Kevin De Bruyne dkk terpaksa gigit jari lantaran mereka kalah produktivitas gol tandang setelah agregat 4-4. City tak mampu mampu mencetak gol di kandang Spurs. (Baca juga: Tragis, City Disingkirkan Tottenham Lewat Drama 7 Gol ).
Guardiola mengakui laga kontra Spurs sulit, dan hasilnya sangat kejam. "Ini sulit. Kami hampir melewati babak perempat final, itu kejam, tetapi kami harus menerimanya," kata Guardiola dilansir laman resmi UEFA,
"Itu adalah permainan yang bagus untuk semua orang. Skor 3-2 setelah 20 menit dan babak kedua kami melakukan segalanya, kami banyak menciptakan peluang. Kesalahan sedikit di kompetisi ini sangat menghukum Anda.”
“Kami gagal mengeksekusi penalti di leg pertama, kami menciptakan banyak peluang melawan tim tangguh. Kami membuat kesalahan untuk dua gol pertama. Tapi, kami jujur dalam cara kami bermain. Kami mencoba sampai akhir. Apa yang kami lakukan dalam dua musim ini luar biasa."
Belaga di Etihad Stadium, City memenangi leg kedua perempat final dengan skor 4-3. Namun, Kevin De Bruyne dkk terpaksa gigit jari lantaran mereka kalah produktivitas gol tandang setelah agregat 4-4. City tak mampu mampu mencetak gol di kandang Spurs. (Baca juga: Tragis, City Disingkirkan Tottenham Lewat Drama 7 Gol ).
Guardiola mengakui laga kontra Spurs sulit, dan hasilnya sangat kejam. "Ini sulit. Kami hampir melewati babak perempat final, itu kejam, tetapi kami harus menerimanya," kata Guardiola dilansir laman resmi UEFA,
"Itu adalah permainan yang bagus untuk semua orang. Skor 3-2 setelah 20 menit dan babak kedua kami melakukan segalanya, kami banyak menciptakan peluang. Kesalahan sedikit di kompetisi ini sangat menghukum Anda.”
“Kami gagal mengeksekusi penalti di leg pertama, kami menciptakan banyak peluang melawan tim tangguh. Kami membuat kesalahan untuk dua gol pertama. Tapi, kami jujur dalam cara kami bermain. Kami mencoba sampai akhir. Apa yang kami lakukan dalam dua musim ini luar biasa."
(sha)