TRoI di Wonosobo Bakal Mendunia

Senin, 01 Juli 2019 - 10:26 WIB
TRoI di Wonosobo Bakal...
TRoI di Wonosobo Bakal Mendunia
A A A
LENGKONG - Ajang Paralayang Trip of Indonesia (TRoI) Seri II yang berlangsung di Bukit Kekep, Desa Lengkong, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, berakhir pada Minggu (30/6/2019). Besarnya animo peserta, gelaran ini diharapkan bisa menjadi event internasional.

Sementara itu dari hasil lomba, Sukmandi asal Sumatera Barat tampil menjadi juara di sektor junior putra, sementara di sektor junior putri di isi oleh Novia Desinta dari Banten.

Di sektor senior putra, Purnomo Alamsyah asal Jawa Barat tampil menjadi yang terbaik menyisihkan rekan sedaerahnya Pangeran Dirgantara yang pada seri I Batang berada di podium tertinggi. Sedangkan di bagian senior putri Renita Dewiva asal Banten, mampu mengungguli dua atlet asal Korea Selatan seperti Jaeryun Ha dan Baek Jinhee.

Di kelas master, podium tertinggi digenggam Aries Pribaya asal Jawa Barat, sedangkan di nomor tandem, Sulthon Nurzeha Opier-Exnasius Riatmoko (Papua), menjadi pengumpul poin terbanyak di atas Umar Suparman-Yoedi Firmansyah (Jawa Barat).

Di sisi lain, masyarakat desa Lengkong sangat antusias terhadap gelaran yang diprakarsai oleh Kemenpora melalui Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga di bawah program keasdepan Pengelolaan Olahraga Rekreasi. Selama perlombaan warga penuh sesak menyaksikan para atlet berlaga, sehingga roda perekonomian terus berputar.

"Lengkong daerahnya cukup menarik dan pantas untuk dikembangkan. Masyarakatnya juga ramai-ramai datang menonton paralayang ini, bahkan mereka inisiatif membersihkan lokasi pertandingan usai acara. Tandanya warga sudah secara sadar tergerak untuk memajukan desa mereka," ucap Teguh Raharjo, selaku Asdep Olahraga Rekreasi.

Lebih lanjut Teguh mengatakan jika kedepannya, Desa Lengkong akan memiliki agenda internasional melalui olahraga tantangan ini. "Kedepannya, kami maunya bersama-sama dengan pemerintah daerah untuk mendorong agar ini menjadi event mendunia dan tiap tahun rutin digelar," pungkasnya.

Hal senada diungkapkan warga setempat yang menginginkan Desa Lengkong untuk lebih terkenal di mata internasional melalui olahraga paralayang ini. "Kami sangat senang dengan kegiatan seperti ini, apalagi jika pesertanya banyak yang dari luar negeri, sehingga desa kami bisa menjadi desa yang go internasional, di kenal oleh dunia, tentunya akan menambah kesejahteraan warga sekitar, seperti penyewaan tempat tinggal, kuliner dan lainnya," ucap Aziz, salah satu panitia.
(bbk)
Berita Terkait
Diterpa Angin, Penerbang...
Diterpa Angin, Penerbang Paralayang di Bogor Tersangkut di Pohon Selama 4,5 Jam
Asian League Paragliding...
Asian League Paragliding Accuracy 2024, Hadirkan Tantangan dan Keindahan Alam Lombok
Paralayang Jenis Trek...
Paralayang Jenis Trek Jatuh di Ketapang, Instruktur dan Siswanya Alami Luka Berat
Atlet Putri Paralayang...
Atlet Putri Paralayang PON Majalengka Jadi Korban Aksi Begal Pantat
Destinasi Paralayang...
Destinasi Paralayang Bukit Sungkroo Jadi Ikon Wisata Baru Mojokerto
Kemenpora Beri Bantuan...
Kemenpora Beri Bantuan Rp36 Miliar untuk NPC Indonesia
Berita Terkini
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
3 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
5 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
7 jam yang lalu
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
8 jam yang lalu
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji CobaDenmark vs Ukraina
10 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved