IMI Pusat Geber Lagi Balapan Reli Mobil dan Sprint Reli Tahun Ini

Kamis, 04 Juli 2019 - 10:26 WIB
IMI Pusat Geber Lagi...
IMI Pusat Geber Lagi Balapan Reli Mobil dan Sprint Reli Tahun Ini
A A A
JAKARTA - Dunia rally dan sprint rally di Indonesia bersiap kembali tancap gas memacu kendaraannya di lintasan balapan. Sinyal itu muncul setelah Komisi Rally dan Sprint Rally Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat berkonsolidasi dengan komunitas pereli untuk kembali mengaktifkan agenda balapan di Tanah Air.

Balapan reli dan sprint rally sempat terhenti beberapa waktu seiring datangnya Tahun Politik di Indonesia pada 2019. Nah, seusai berakhirnya pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden serta legislatif, Komisi Rally dan Sprint Rally IMI Pusat menyiapkan sejumlah agenda balapan hingga akhir tahun 2019.

’’Vakum sih nggak, kan cuman karena ada tahun politik ini semuanya menjadi bergeser waktunya,’’kata Rifat Sungkar, ketua komisi Rally dan Sprint Rally IMI Pusat saat wawancara khusus dengan Sindonews dalam halalbihalal dengan Komunitas Rally dan Sprint Rally di Jakarta, Rabu (3/7) malam.

Rifat menjelaskan jika sponsor sebagai pendukung utama dana dalam pelaksanaan sebuah event reli dan sprint reli di Indonesia memilih sikap pasif selama Tahun Politik. Setelah Pemilu 2019 berlalu, kata Rifat, pihaknya kembali tancap gas untuk menggeber agenda reli dan sprint rally.

’’Waktu kita sedikit karena dalam keadaan politik seperti ini sponsor mementingkan keadaan kondusif dulu. Jadi perlu mengambil langkah supaya komunitas ini hidup dan komunitas ini lebih solid ke depannya,’’jelasnya.

Pembalap nasional itu mengungkapkan jika pihkanya telah menyiapkan agenda reli hingga akhir 2019. ’’Tahun kita akan ada empat atau lima kali sprint rally dan dua kali rally. Soal kapan, nanti kita share. Pokoknya Juli, Agustus, September, Oktober, dan November,’’ujarnya.

Rifat tidak memungkiri jika dalam setiap pelaksanaan rally dan sprint rally banyak kendala yang menghadang. Selain biaya penyelenggaraan, faktor lokasi dan mahalnya harga kendaraan ikut memengaruhi kontinuitas digelarnya event reli di Indonesia.

’’Kendalanya adalah pelaksanaan sebuah event rally itu mahal karena tempatnya jauh. Komoditi barang kendaraannya juga mahal. Kita juga mau menerapkan produk-produk Indonesia bisa diaplikasikan seperti ban bahan bakar untuk reli,’’paparnya.
(aww)
Berita Terkait
Kejurnas Sprint Rally...
Kejurnas Sprint Rally Putaran 3 Semarang, Ryan Nirwan Juara Overall & RC2 dengan Mobil Barunya
IRRA 2025 Resmi Dibuka,...
IRRA 2025 Resmi Dibuka, Tonggak Baru Rally Raid Indonesia Dimulai dari Majalengka–Indramayu
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026, Balapan Digelar di Sirkuit Ancol
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Siap Tampil di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Menang di 5 Kelas, Dewa...
Menang di 5 Kelas, Dewa United Monopoli Podium Kejurnas Sukabumi Meski SS2 Batal Akibat Cuaca Ekstrem
Dewa United Motorsport...
Dewa United Motorsport X MSRT Juara Umum Tim di Kejurnas Rally 2025
Berita Terkini
Tiga Kartu Merah Warnai...
Tiga Kartu Merah Warnai Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Rekor Lama Terancam?
7 menit yang lalu
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
1 jam yang lalu
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
3 jam yang lalu
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
3 jam yang lalu
Profil Julian Quinones,...
Profil Julian Quinones, Pencetak Gol Pertama di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved