Jadikan Vertonghen Panutan, De Ligt Akui Tak Mudah Bermain di Italia

Rabu, 04 September 2019 - 06:01 WIB
Jadikan Vertonghen Panutan,...
Jadikan Vertonghen Panutan, De Ligt Akui Tak Mudah Bermain di Italia
A A A
TURIN - Bek Juventus Matthijs de Ligt mengungkapkan tidak ada yang mudah di Italia. Mantan kapten Ajax Amsterdam itu melakoni debut yang kurang mengesankan bersama La Vecchia Signora, namun dia bertekad untuk bekerja keras demi sukses di Negeri Piza.

De Ligt membawa Ajax ke semi-final Liga Champions musim lalu dan membantu Belanda mencapai Final Liga Bangsa-Bangsa 2018/2019, meski saat itu baru berusia 19 tahun.

Namun, pemain terbaik Eredivisie 2018/2019 itu mendapat kritik saat melakoni debut Serie A dalam kemenangan Juve 4-3 atas Napoli di Allianz Stadium, Sabtu. Pemain yang diboyong Juve dengan nilai transfer 75 juta euro (Rp1,1 triliun) pada bulan Juli, bermain bersama Leonardo Bonucci sebaai starter karena menggantikan Giorgio Chiellini yang mengalami cedera lutut.

“Ini mungkin tampak negatif, tetapi di Italia, dibandingkan dengan Belanda, kami berpikir lebih individual," katanya kepada De Telegraaf. “Untuk setiap pemain, apa yang mereka butuhkan dan bagaimana mereka bisa menjadi lebih baik, telah teridentifikasi. Program yang disesuaikan akan dibuat untuk Anda."

“Saya di negara baru dan saya tahu, tidak ada yang mudah. Trofi ini menjadi saksi generasi baru sepakbola Belanda."

“(Ronald) Koeman, (Robin) Van Persie, (Arjen) Robben, dan (Louis) Van Gaal adalah generasi tua dan saya berharap memberi sepak bola apa yang mereka berikan. Saya akan bekerja keras untuk sukses di Italia."

"Saya bangga telah memenangkan penghargaan untuk penampilan saya saat berusia 19 tahun, meskipun sekarang saya berusia 20 tahun," imbuhnya.

"Saya tahu orang-orang seperti Cruyff, Koeman, Van Basten dan Gullit, tetapi sayangnya saya tidak pernah melihat mereka bermain secara langsung.

“Tapi, saya merasa lebih spesial untuk menjadi pewaris Jan Vertonghen. Sebagai pemain No 4, dia adalah contoh saya di Ajax dan saya masih sering berbicara dengannya."
(sha)
Berita Terkait
Derby della Madoninna...
Derby della Madoninna Tanpa Pemenang, AC Milan Puas Imbangi Inter
Genoa Resmi Rekrut Legenda...
Genoa Resmi Rekrut Legenda AC Milan jadi Pelatih
Venezia Datangkan Eks...
Venezia Datangkan Eks Kiper Manchester United
Imbangi Cagliari, Napoli...
Imbangi Cagliari, Napoli Gagal Salip Inter di Papan Klasemen
Logo Kepala Serigala...
Logo Kepala Serigala Hinggap di Jersey Ketiga AS Roma Musim 2021-2022
Gasak Cagliari, Juventus...
Gasak Cagliari, Juventus Dekati 5 Besar Klasemen Liga Italia
Berita Terkini
Air Mata Terakhir Cristiano...
Air Mata Terakhir Cristiano Ronaldo di Panggung Piala Dunia
3 jam yang lalu
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Spanyol Singkirkan Portugal
4 jam yang lalu
Gol Telat Mikel Merino...
Gol Telat Mikel Merino Antar Spanyol ke Perempat Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
UEFA Murka! FIFA Dituding...
UEFA Murka! FIFA Dituding Rusak Integritas Piala Dunia
5 jam yang lalu
Amerika Serikat vs Belgia:...
Amerika Serikat vs Belgia: Setan Merah Siap Pulangkan Tuan Rumah Terakhir?
7 jam yang lalu
Ronaldo atau Ramos?...
Ronaldo atau Ramos? Statistik CR7 Bikin Martinez Dilema
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved