Rekor dan Penalti Kontroversial Ter Stegen

Rabu, 18 September 2019 - 15:53 WIB
Rekor dan Penalti Kontroversial...
Rekor dan Penalti Kontroversial Ter Stegen
A A A
DORTMUND - Marc Andre ter Stegen membuat rekor baru dalam pertandingan pembuka penyisihan Grup F Liga Champions saat Barcelona berhadapan melawan Borussia Dortmund di Signal Iduna Park, Rabu (18/9/2019) dini hari WIB. Catatan itu tercipta kala kiper asal Jerman tersebut melakukan penyelamatan gemilang di babak kedua.

Penyelamatan gemilang itu terjadi ketika Ter Stegen menahan sepakan penalti Marco Reus pada menit 57. Total, kiper berusia 27 tahun itu telah mengumpulkan empat penyelamatan dari enam penalti yang telah dihadapi di Liga Champions.

Dalam hal penalti, Ter Stegen tercatat sebagai kiper terbaik sejak 2003/2004 sejak Andriy Pyatov (Shakhtar Donetsk) yang juga mendapatkan empat penyelamatan. Aksi penjaga gawang nomor 1 Barcelona membuat tim terhindar dari kekalahan setelah laga berakhir imbang tanpa gol.

Tak hanya menghalau sepakan penalti Reus, tapi Ter Stegen juga melakukan penyelamatan lain ketika menepis dua ancaman yang dilakukan Reus serta Julian Brandt. "Kami memiliki empat atau lima peluang, dan jika kami mencetak satu gol di antaranya maka kami akan menang. Kami mengatakan setelah undian bahwa kami ingin lolos ke babak sistem gugur. Jika kami terus bermain seperti yang kami lakukan hari ini, maka seharusnya tidak ada masalah," sesal Reus dikutip dari Sky Sports.

Di balik aksi heroik Ter Stegen di bawah mistar gawang Barcelona, terselip cerita yang menuding kiper Blaugrana itu melakukan tindakan ilegal. Itu terjadi ketika hadiah penalti diberikan wasit pada menit 57.

Dari tayangan ulang diketahui jika Ter Stegen melangkah maju dari garis gawangnya saat Reus menyepak bola. Jika mengacu pada aturan IFAB (International Football Association Board), seorang kiper harus bertahan di posisinya, berdiri di atas garis gawang, sampai bola ditendang.

Jika kiper melakukan pelanggaran atas aturan itu, maka penalti bisa diulang. Tapi berbeda ketika Ovidiu Hategan memimpin pertandingan. Tidak ada penalti yang diulang bahkan pemberian kartu kuning juga tak dilakukan untuk Ter Stegen.

Padahal beberapa saat sebelumnya, Hategan memeringatkan Ter Stegen agar tidak keluar dari garis gawang. "Itu pertandingan yang sangat sulit. Mengenai Penaltinya? Sulit dipelajari, Reus selalu berubah-ubah. Jadi saya harus mengikuti hati kecilku yang meminta untuk bergerak ke ke kiri dan saya senang saya bisa menyelamatkan penaltinya. Orang-orang tahu apa yang bisa kulakukan. Saya meyakini diriku sendiri dan hari ini adalah ajang membuktikan."
(bbk)
Berita Terkait
Jadwal dan Link Streaming...
Jadwal dan Link Streaming Dortmund vs Barcelona Liga Champions di Vision+
Erling Haaland Si Mesin...
Erling Haaland Si Mesin Gol Borussia Dortmund
Hasil Lengkap Liga Champions,...
Hasil Lengkap Liga Champions, Rabu (29/11/2023): Barcelona dan Borussia Dortmund Lolos ke 16 Besar
Lewandowski Borong Gol,...
Lewandowski Borong Gol, Barcelona Libas Dortmund 4-0 di Liga Champions
Misi Kemenangan! Dortmund...
Misi Kemenangan! Dortmund Hadapi Barcelona di Liga Champions, Nonton di VISION+
Edin Terzic Semringah...
Edin Terzic Semringah Borussia Dortmund Lolos ke Final Liga Champions
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
8 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
10 jam yang lalu
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
12 jam yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
13 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
13 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved