Media Spanyol Sebut Bale Minta Dijual Madrid Saat Januari
Selasa, 05 November 2019 - 03:00 WIB
Media Spanyol Sebut Bale Minta Dijual Madrid Saat Januari
A
A
A
MADRID - Gareth Bale nampaknya sudah tidak ingin lagi menjadi pemain Real Madrid. Gelandang serang asal Wales tersebut kabarnya meminta kepada petinggi klub agar melepasnya pada bursa musim dingin mendatang.
Berita itu disampaikan salah satu media Spanyol, Cadena Ser. Disebutkan mayoritas pemain Madrid mendesak petinggi klub untuk memfasilitasi kepergian Bale. Mereka juga meminta agar semua tawaran yang datang didengarkan, termasuk dari China.
Permintaan itu diutarakan karena sempat beredar rumor klub dari Liga Super China, Shanghai Shenhua tertarik merekrut mantan pemain Tottenham Hotspur itu pada Januari 2020. Diyakini itu menjadi kesempatan bagus untuk menjual Bale.
Tidak akurnya hubungan antara Bale dengan pelatih Zinedine Zidane juga dinilai sebagai faktor lain mengapa Madrid harus melepas pemain yang dulu dibeli seharga 100 juta euro itu. Terlebih, yang bersangkutan sudah tidak betah lagi di Santiago Bernabeu.
Pada awal Oktober lalu, wartawan asal Spanyol, Guillem Balague berbicara kepada BBC dan juga mengirim berita ke Diario AS yang menyatakan kalau Bale sangat marah dengan situasinya saat ini. Alhasil, pemain berusia 30 tahun itu mengaku sudah siap meninggalkan Madrid.
Marahnya Bale disinyalir karena tidak dimainkan Zidane tanpa penjelasan saat Los Blancos melawan Club Brugge di Liga Champions. Padahal, kala itu dia sudah pulih dari cedera dan diperbolehkan bertanding lagi.
Kabar serupa diberitakan ESPN. Mereka mengatakan bahwa situasi dan hubungan antara Bale dengan klub tidak bisa diperbaiki lagi. Itu membuat pemilik nama lengkap Gareth Frank Bale itu mengukuhkan tekadnya untuk meninggalkan Ibu Kota Spanyol.
Ini sebabnya, sejumlah pemain Madrid berharap agar Bale segera dilepas. Tujuannya agar kamar ganti bisa kembali kondusif. Dengan demikian, Karima Benzema dkk bisa berkonsentrasi penuh ke lapangan. Apalagi, dengan target meraih gelar juara.
Berita itu disampaikan salah satu media Spanyol, Cadena Ser. Disebutkan mayoritas pemain Madrid mendesak petinggi klub untuk memfasilitasi kepergian Bale. Mereka juga meminta agar semua tawaran yang datang didengarkan, termasuk dari China.
Permintaan itu diutarakan karena sempat beredar rumor klub dari Liga Super China, Shanghai Shenhua tertarik merekrut mantan pemain Tottenham Hotspur itu pada Januari 2020. Diyakini itu menjadi kesempatan bagus untuk menjual Bale.
Tidak akurnya hubungan antara Bale dengan pelatih Zinedine Zidane juga dinilai sebagai faktor lain mengapa Madrid harus melepas pemain yang dulu dibeli seharga 100 juta euro itu. Terlebih, yang bersangkutan sudah tidak betah lagi di Santiago Bernabeu.
Pada awal Oktober lalu, wartawan asal Spanyol, Guillem Balague berbicara kepada BBC dan juga mengirim berita ke Diario AS yang menyatakan kalau Bale sangat marah dengan situasinya saat ini. Alhasil, pemain berusia 30 tahun itu mengaku sudah siap meninggalkan Madrid.
Marahnya Bale disinyalir karena tidak dimainkan Zidane tanpa penjelasan saat Los Blancos melawan Club Brugge di Liga Champions. Padahal, kala itu dia sudah pulih dari cedera dan diperbolehkan bertanding lagi.
Kabar serupa diberitakan ESPN. Mereka mengatakan bahwa situasi dan hubungan antara Bale dengan klub tidak bisa diperbaiki lagi. Itu membuat pemilik nama lengkap Gareth Frank Bale itu mengukuhkan tekadnya untuk meninggalkan Ibu Kota Spanyol.
Ini sebabnya, sejumlah pemain Madrid berharap agar Bale segera dilepas. Tujuannya agar kamar ganti bisa kembali kondusif. Dengan demikian, Karima Benzema dkk bisa berkonsentrasi penuh ke lapangan. Apalagi, dengan target meraih gelar juara.
(mir)