Kalah Lagi, Capello Sebut Milan Tidak Punya Kepribadian

Selasa, 05 November 2019 - 08:00 WIB
Kalah Lagi, Capello...
Kalah Lagi, Capello Sebut Milan Tidak Punya Kepribadian
A A A
MILAN - Kekalahan 1-2 saat menjamu Lazio di Serie A membuat AC Milan dihujani kritikan. Salah satunya dari Fabio Capello. Pelatih asal Italia itu menyebut kalau I Rossoneri sekarang tidak punya lagi kepribadian.

Milan meladeni Lazio di San Siro, Senin (4/11) bermodalkan kemenangan 1-0 atas SPAL di stadion yang sama. Tapi, tim asuhan Stefano Pioli itu malah tidak bisa berbuat banyak. Sontekan Ciro Immobile dan Joaquin Correa yang hanya diperkecil gol bunuh diri Bastos, membuat tuan rumah tersungkur.

Hasil itu menyebabkan Milan terlempar dari 10 besar klasemen sementara Serie A, dan sekaligus membuat inkonsistensi yang dialami semakin parah. Faktanya, sepanjang musim ini mereka lebih sering mencatat torehan mengecewakan.

Dari 11 pertandingan yang dijalani disemua kompetisi, Alessio Romagnoli dkk baru meraih empat kemenangan, selebihnya satu imbang dan enam kalah. Itu yang membuat Capello akhirnya angkat bicara. “Milan sedang dalam masalah besar,” ucapnya, dilansir football-italia.

Capello merasa skuad Milan saat ini jauh lebih lemah dibandingkan generasi sebelumnya, khususnya ketika dia bertugas sebagai pelatih pada 1991-1996. Dia menilai pemain yang sekarang tidak lagi memiliki mental baja.

“Para pemain tidak lagi berada di level yang tinggi. Anda bisa melihatnya. Mereka bermain dengan rasa takut. Mereka tidak punya kepribadian. Dan, mereka tidak bertanding sesuai dengan nilai yang ditetapkan,” sambung Capello.

Dari sekian banyak pemain Milan, yang paling menjadi sorotan Capello adalah Lucas Paqueta dan Rafael Leao. Mantan pelatih Inggris itu mengklaim pasangan di lini depan tersebut masih belum bisa memenuhi ekspektasi

“Paqueta punya kualitas. Tapi, dia tidak menunjukkannya. Leao membuat saya gugup ketika melawan Lazio. Dia harus belajar untuk terus bergerak ketika Milan tidak sedang mengusai bola,” lanjut Capello yang kini menganggur setelah berpisah dengan Jiangsu Suning pada 2018.

Menurutnya lagi, permasalahan terbesar Milan adalah tidak memiliki jendral lapangan yang mumpuni. Tidak ada lagi kapten seperti Paolo Maldini. “Saya tidak melihat adanya pemimpin, seorang kapten. Bukan hanya seseorang yang mengenakan ban hitam, tapi pemain yang bisa membantu menerjemahkan ide dari pelatih dan menciptakan kolektivitas,” tandas Capello.
(mir)
Berita Terkait
AC Milan Umumkan Sang...
AC Milan Umumkan Sang CEO Klub Ivan Gazidis Menderita Kanker Tenggorokan
Hasil Coppa Italia,...
Hasil Coppa Italia, AC Milan vs Lazio: Rossoneri Bombardir Gawang Si Elang 4-0
Derby della Madonnina:...
Derby della Madonnina: AC Milan Menang Dramatis 2-1 atas Inter Milan
AC Milan Permalukan...
AC Milan Permalukan Frosinone 3-2
Inter Milan Raih Tiket...
Inter Milan Raih Tiket Semifinal Coppa Italia Usai Singkirkan AC Milan
Paolo Maldini Berharap...
Paolo Maldini Berharap Punya Peran Strategis di AC Milan
Berita Terkini
Publik Inggris Terbelah,...
Publik Inggris Terbelah, Tuchel Tolak Mundur
21 menit yang lalu
Jelang Final Piala Dunia...
Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanyol Waspadai Permainan Keras Argentina
2 jam yang lalu
Messi, Yamal, dan Takdir...
Messi, Yamal, dan Takdir Angka 19
3 jam yang lalu
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
4 jam yang lalu
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
5 jam yang lalu
FIFA Hadiahkan Cincin...
FIFA Hadiahkan Cincin Juara di Final Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved