Sarri Jadi Pelatih Tercepat Raih 100 Kemenangan di Serie A
Kamis, 19 Desember 2019 - 20:10 WIB
Sarri Jadi Pelatih Tercepat Raih 100 Kemenangan di Serie A
A
A
A
TURIN - Bukan cuma Cristiano Ronaldo yang menjadi buah bibir setelah Juventus sukses mengalahkan Sampdoria 2-1 di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Kamis (19/12). Maurizio Sarri juga menyedot perhatian karena berhasil membukukan kemenangan ke-100 di Serie A sebagai pelatih.
Gol Paulo Dybala (19) serta Cristiano Ronaldo (45) yang hanya dibalas Gianluca Caprari (35) tidak hanya membuat Juventus tetap kokoh di puncak klasemen sementara. Itu juga menjadi momen bersejarah bagi Sarri.
Pelatih asal Italia itu telah mencatat 100 kemenangan di Serie A dalam 169 pertandingan. Itu lebih cepat dari torehan Carlo Ancelotti pada 1994 yang mencatat kemenangan ke-100 di kompetisi domestik pada partai ke-185.
Selain membukukan 100 kemenangan, Sarri juga mencatat 43 imbang dan menelan 26 kekalahan. Dan, semua itu dikumpulkannya selama hampir lima tahun.
Sarri melakukan debutnya di Serie A pada 31 Agustus 2014 bersama Empoli yang sayangnya saat itu kalah 0-2 dari Udinese. Ketika itu dia masih berusia 55 tahun, tujuh bulan dan 21 hari.
Selain bersama Juventus (2019 – sekarang) dan Empoli (2012-2015), pelatih yang akan berumur 61 tahun itu pernah membesut Napoli selama tiga musim (2015-2018). Sebelum menangani klub Serie A, Sarri yang memulai kariernya pada 2000 sempat bekerja di bank.
Sarri juga menghabiskan sebagian besar waktunya untuk melatih klub dari divisi lebih rendah, seperti Sansovino, Sangiovannese, Arezzo, Avellino, Perugia, Grosseto dan Sorrento.
Meski demikian, Sarri belum pernah meraih gelar bergengsi selama bertugas di Italia. Satu-satunya sukses yang diraih hanya membantu Sansovino menjuarai Serie D pada 2002/2003.
Gol Paulo Dybala (19) serta Cristiano Ronaldo (45) yang hanya dibalas Gianluca Caprari (35) tidak hanya membuat Juventus tetap kokoh di puncak klasemen sementara. Itu juga menjadi momen bersejarah bagi Sarri.
Pelatih asal Italia itu telah mencatat 100 kemenangan di Serie A dalam 169 pertandingan. Itu lebih cepat dari torehan Carlo Ancelotti pada 1994 yang mencatat kemenangan ke-100 di kompetisi domestik pada partai ke-185.
Selain membukukan 100 kemenangan, Sarri juga mencatat 43 imbang dan menelan 26 kekalahan. Dan, semua itu dikumpulkannya selama hampir lima tahun.
Sarri melakukan debutnya di Serie A pada 31 Agustus 2014 bersama Empoli yang sayangnya saat itu kalah 0-2 dari Udinese. Ketika itu dia masih berusia 55 tahun, tujuh bulan dan 21 hari.
Selain bersama Juventus (2019 – sekarang) dan Empoli (2012-2015), pelatih yang akan berumur 61 tahun itu pernah membesut Napoli selama tiga musim (2015-2018). Sebelum menangani klub Serie A, Sarri yang memulai kariernya pada 2000 sempat bekerja di bank.
Sarri juga menghabiskan sebagian besar waktunya untuk melatih klub dari divisi lebih rendah, seperti Sansovino, Sangiovannese, Arezzo, Avellino, Perugia, Grosseto dan Sorrento.
Meski demikian, Sarri belum pernah meraih gelar bergengsi selama bertugas di Italia. Satu-satunya sukses yang diraih hanya membantu Sansovino menjuarai Serie D pada 2002/2003.
(mir)