Rekor Ancelotti Bikin Klopp Gemetar
Minggu, 05 Januari 2020 - 18:38 WIB
Rekor Ancelotti Bikin Klopp Gemetar
A
A
A
LIVERPOOL - Perasaan gemetar dirasakan Juergen Klopp jelang laga babak ketiga Piala FA yang pertemukan Liverpool versus Everton di Stadion Anfield, Minggu (5/1/2020) malam WIB. Ini bukan terkait dengan skuatnya yang pincang melainkan kehadiran Carlo Ancelotti di The Toffees yang membuat klub lebih berbahaya.
Klopp dan Ancelotti diketahui telah beberapa kali berhadapan selama karier manajerial, termasuk di babak penyisihan grup Liga Champions. Selama bertemu allenatore berusia 60 tahun di musim ini, Liverpool hanya mampu memenangkan satu dari empat pertemuan mereka dengan Napoli. (Baca juga: Preview Liverpool vs Everton: Kutukan Bayangi Si Merah )
Tak hanya unggul dalam rekor pertemuan dengan Klopp saja. Ancelotti juga punya catatan rekor apik selama berhadapan melawan Liverpool. Dari 12 kali pertandingan melawan Si Merah, Ancelotti meraih tujuh menang, sekali imbang, dan empat kali menelan kekalahan selama menangani AC Milan, Chelsea, Real Madrid, dan Napoli.
Ancelotti punya persentase kemenangan mencapai 58% saat berjumpa Liverpool. Di Everton, Ancelotti juga punya rapor yang bagus dengan membawa tim besutannya dua kali menang dari tiga pertandingan terakhir di Liga Inggris sejak menggantikan posisi Marco Silva.
Sehingga tak aneh Klopp merasa gemetar saat Everton bertamu ke Anfield, malam nanti. "Carlo yang kembali dalam pertandingan Inggris sangat keren untuk kompetisi dan bahkan lebih keren untuk Everton. Saya tidak yakin apakah saya melakukan kebaikan kepada salah satu dari kami dengan mengatakan ini, tetapi dalam istilah sepak bola, saya benar-benar menganggapnya sebagai teman. Orang yang luar biasa dan sangat bermurah hati dalam semangat dan kepribadian," beber Klopp dikutip dari LiveScore.
"Carlo selalu menanamkan sebuah sikap rendah hati. Dampaknya di Everton sudah dirasakan, kita bisa melihat ini dari analisis kami. Dia pintar dalam memahami positifitas pendekatan yang disuntikan oleh Duncan Ferguson," sambung Klopp.
Dengan kata lain, Everton selalu menjadi lawan yang sulit buat Liverpool. Terlebih dengan kehadiran Klopp di kursi kepelatihan mereka.
"Di bawah Carlo, dengan pengalamannya, saya pikir Everton menjadi semakin berbahaya. Tapi jujur saja, saya suka ini. Saya pikir ini menambah kesempatan. Para pemain saya memiliki keinginan dan keyakinan yang sama dengan permainan ini. Kami ingin memenangkannya dengan semua yang kami miliki," pungkas Klopp.
Klopp dan Ancelotti diketahui telah beberapa kali berhadapan selama karier manajerial, termasuk di babak penyisihan grup Liga Champions. Selama bertemu allenatore berusia 60 tahun di musim ini, Liverpool hanya mampu memenangkan satu dari empat pertemuan mereka dengan Napoli. (Baca juga: Preview Liverpool vs Everton: Kutukan Bayangi Si Merah )
Tak hanya unggul dalam rekor pertemuan dengan Klopp saja. Ancelotti juga punya catatan rekor apik selama berhadapan melawan Liverpool. Dari 12 kali pertandingan melawan Si Merah, Ancelotti meraih tujuh menang, sekali imbang, dan empat kali menelan kekalahan selama menangani AC Milan, Chelsea, Real Madrid, dan Napoli.
Ancelotti punya persentase kemenangan mencapai 58% saat berjumpa Liverpool. Di Everton, Ancelotti juga punya rapor yang bagus dengan membawa tim besutannya dua kali menang dari tiga pertandingan terakhir di Liga Inggris sejak menggantikan posisi Marco Silva.
Sehingga tak aneh Klopp merasa gemetar saat Everton bertamu ke Anfield, malam nanti. "Carlo yang kembali dalam pertandingan Inggris sangat keren untuk kompetisi dan bahkan lebih keren untuk Everton. Saya tidak yakin apakah saya melakukan kebaikan kepada salah satu dari kami dengan mengatakan ini, tetapi dalam istilah sepak bola, saya benar-benar menganggapnya sebagai teman. Orang yang luar biasa dan sangat bermurah hati dalam semangat dan kepribadian," beber Klopp dikutip dari LiveScore.
"Carlo selalu menanamkan sebuah sikap rendah hati. Dampaknya di Everton sudah dirasakan, kita bisa melihat ini dari analisis kami. Dia pintar dalam memahami positifitas pendekatan yang disuntikan oleh Duncan Ferguson," sambung Klopp.
Dengan kata lain, Everton selalu menjadi lawan yang sulit buat Liverpool. Terlebih dengan kehadiran Klopp di kursi kepelatihan mereka.
"Di bawah Carlo, dengan pengalamannya, saya pikir Everton menjadi semakin berbahaya. Tapi jujur saja, saya suka ini. Saya pikir ini menambah kesempatan. Para pemain saya memiliki keinginan dan keyakinan yang sama dengan permainan ini. Kami ingin memenangkannya dengan semua yang kami miliki," pungkas Klopp.
(mir)