Gara-Gara Virus Corona, Tim MotoGP Paksa Para Insinyur Bertahan di Qatar

Kamis, 27 Februari 2020 - 00:58 WIB
Gara-Gara Virus Corona,...
Gara-Gara Virus Corona, Tim MotoGP Paksa Para Insinyur Bertahan di Qatar
A A A
DOHA - Kekhawatiran tentang penyebaran virus corona terus menghantui sejumlah negara. Wabah COVID-19 itu kini menyerang Italia dan puluhan kota diisolasi seiring dengan jumlah korban kasus virus corona yang mencapai 79 kasus dan dua dilaporkan meninggal dunia.

Pemerintah Italia bahkan menutup puluhan kota di kawasan utara Lombardy dan Veneto secara efektif akan dikarantina. Sekitar 50.000 orang di kota tersebut telah diminta untuk tetap tinggal di rumah oleh otoritas lokal.

Terkait dengan penyebaran wabah virus corona tersebut sejumlah tim MotoGP terpaksa menahan para insinyur mereka untuk bertahan di Qatar sampai dimulainya balapan pembuka di Sirkuit Losail, Qatar, 8 Maret mendatang. Menurut laporan Speedweek, Kamis (27/2/2020), tim Suzuki Ecstar telah melarang semua teknisinya untuk melakukan perjalanan pulang setelah tes di Qatar.

Pelarangan itu terjadi lantaran banyak dari teknisi yang tinggal di Italia dan dikhawatirkan mereka akan terjebak di daerah terlarang sebelum digelarnya balapan pembuka MotoGP. Tak hanya tim Suzuki saja. Tim Monster Energy Yamaha juga memutuskan untuk meninggalkan semua insinyur Jepang di Doha pada 8 Maret.

Anggota tim yang tersisa diizinkan terbang pulang. Dengan catatan mendapat persetujuan dari pihak berwenang di Doha dengan memertimbangkan tidak membiarkan pesawat terbang dari Italia masuk ke negara itu.

Tim Repsol Honda juga melarang anggota tim Jepang melakukan perjalanan pulang di antara pengujian dan balapan pertama. Penyebaran virus corona benar-benar mengganggu mengingat banyak tim yang berbasis di Italia.

Enam dari sebelas tim MotoGP memiliki kantor pusat di Italia atau San Marino, yakni Monster Yamaha, Suzuki Ecstar, LCR-Honda, Aprilia Racing, Ducati Corse, dan Pramac Ducati. Tidak kurang dari enam dari 22 pembalap MotoGP berasal dari Italia.

Sejauh ini, tidak ada kasus yang diduga kemunculan virus corona. Namun, tindakan pencegahan tetap diberlakukan di Bandara Internasional Hamad. Sementara itu, Menteri Kesehatan Qatar Dr. Hanan Mohamed Al Kuwari memerintahkan untuk menunda semua perjalanan ke sejumlah negara seperti Italia dan Jepang.

Selain itu, semua penumpang penerbangan yang masuk akan segera menjalani pemeriksaan kesehatan di Doha. Penumpang dari Korea Selatan, Cina dan Iran dikatakan dibawa ke stasiun karantina.
(sha)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
10 Klub Sepak Bola Inggris...
10 Klub Sepak Bola Inggris dengan Suporter PalingProblematik
4 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Rebut Puncak Klasemen dari Malaysia
4 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
4 jam yang lalu
345 Karateka Ambil Bagian...
345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov
11 jam yang lalu
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
11 jam yang lalu
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
12 jam yang lalu
Infografis
Kemenkes Imbau Masyarakat...
Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada, Virus HMPV Merebak di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved