Real Madrid Dekati Pochettino untuk Gantikan Zidane
Rabu, 04 Maret 2020 - 21:05 WIB
Real Madrid Dekati Pochettino untuk Gantikan Zidane
A
A
A
MADRID - Real Madrid diberitakan terus memantau perkembangan Mauricio Pochettino. Los Blancos melihat pelatih asal Argentina itu sebagai salah satu kandidat penerus Zinedine Zidane jika nanti terjadi suksesi.
Zidane saat ini sedang menjalani periode keduanya di Santiago Bernabeu. Setelah mundur pada 31 Mei 2018, Zizou bertugas lagi di Santiago Bernabeu mulai 11 Maret 2019 untuk menggantikan Julen Lopetegui yang dipecat.
Namun, tidak seperti periode pertamanya yang mencatat prestasi bagus dengan meraih sejumlah gelar, termasuk tiga trofi Liga Champions secara beruntun, kali ini torehan mantan playmaker Juventus itu dianggap kurang memuaskan.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah kekalahan 1-2 saat menjamu Manchester City (Man City) pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Walau itu bisa ditebusnya dengan melumat Barcelona 2-0 saat El Clasico, pendapat miring tetap terdengar.
Meski dengan mempermalukan Barcelona di Santiago Bernabeu membuat Madrid menguasai lagi klasemen sementara La Liga, ada sejumlah pejabat teras yang terus saja mempertanyakan kinerja Zidane pada musim ini.
Selain itu, Zidane juga kerap tidak sejalan dengan Florentino Perez selaku Presiden Madrid. Alhasil, meski masa tugasnya baru berakhir pada 30 Juni 2022, nakhoda berusia 47 tahun itu diyakni tidak akan bertahan hingga musim depan.
Untuk mengantisipasi hal itu, Madrid melirik Pochettino sebagai calon pengganti. Maklum, mantan pelatih Tottenham Hotspur itu sedianya sempat didekati Los Galacticos pada tahun lalu. Tapi, bukan berarti skenarionya bakal berjalan mulus.
Sebab, setelah menganggur, Pochettino didekati sejumlah klub besar Eropa. Selain itu, sang incaran juga disebut-sebut lebih tertarik menukangi Manchester United (MU). Sebab, beredar kabar Ole Gunnar Solskjaer berpotensi dipecat akibat buruknya torehan Setan Merah.
Zidane saat ini sedang menjalani periode keduanya di Santiago Bernabeu. Setelah mundur pada 31 Mei 2018, Zizou bertugas lagi di Santiago Bernabeu mulai 11 Maret 2019 untuk menggantikan Julen Lopetegui yang dipecat.
Namun, tidak seperti periode pertamanya yang mencatat prestasi bagus dengan meraih sejumlah gelar, termasuk tiga trofi Liga Champions secara beruntun, kali ini torehan mantan playmaker Juventus itu dianggap kurang memuaskan.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah kekalahan 1-2 saat menjamu Manchester City (Man City) pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Walau itu bisa ditebusnya dengan melumat Barcelona 2-0 saat El Clasico, pendapat miring tetap terdengar.
Meski dengan mempermalukan Barcelona di Santiago Bernabeu membuat Madrid menguasai lagi klasemen sementara La Liga, ada sejumlah pejabat teras yang terus saja mempertanyakan kinerja Zidane pada musim ini.
Selain itu, Zidane juga kerap tidak sejalan dengan Florentino Perez selaku Presiden Madrid. Alhasil, meski masa tugasnya baru berakhir pada 30 Juni 2022, nakhoda berusia 47 tahun itu diyakni tidak akan bertahan hingga musim depan.
Untuk mengantisipasi hal itu, Madrid melirik Pochettino sebagai calon pengganti. Maklum, mantan pelatih Tottenham Hotspur itu sedianya sempat didekati Los Galacticos pada tahun lalu. Tapi, bukan berarti skenarionya bakal berjalan mulus.
Sebab, setelah menganggur, Pochettino didekati sejumlah klub besar Eropa. Selain itu, sang incaran juga disebut-sebut lebih tertarik menukangi Manchester United (MU). Sebab, beredar kabar Ole Gunnar Solskjaer berpotensi dipecat akibat buruknya torehan Setan Merah.
(mir)