Penundaan Piala Eropa 2020, Untungkan dan Sekaligus Rugikan Timnas Inggris

Rabu, 18 Maret 2020 - 14:05 WIB
Penundaan Piala Eropa...
Penundaan Piala Eropa 2020, Untungkan dan Sekaligus Rugikan Timnas Inggris
A A A
LONDON - Piala Eropa 2020 akhirnya resmi diundur selama setahun terkait pandemik virus Corona. Event sepak bola empat tahunan itu nantinya akan digelar pada 2021. Bagi Timnas Inggris, hal ini menjadi keuntungan sekaligus kerugian.

Salah satu kerugian yang dialami tim asuhan Gareth Southgate itu adalah harus menyusun ulang program persiapan. Nyatanya, setelah Piala Eropa 2020 resmi ditunda, The Three Lions memutuskan membatalkan agenda latih tanding melawan Austria dan Rumania.

Inggris semula akan menghadapi Austria di Viena pada 2 Juni mendatang, dan menjamu Rumania di Villa Park pada 7 Juni. Dua uji coba itu seharusnya menjadi persiapan terakhir sebelum mengelar Piala Eropa 2020. Soalnya, Negeri Ratu Elizabeth II menjadi salah satu tuan rumah, yakni Stadion Wembley.

Sebelumnya, Inggris juga sudah membatalkan laga persahabatan melawan Italia dan Denmark yang awalnya bakal dilaksanakan pada Maret ini. Langkah itu diambil guna mencegah meluasnya penyebaran virus Corona.

“UEFA mengumumkan sebagai respon atas meluasnya pandemik virus Corona, Piala Eropa 2020 akan ditunda sampai Juni 2021. Sebagai dampak atas kebijakan UEFA, laga persahabatan melawan Austria dan Rumania tidak lagi berlaku,” jelas pernyataan Asosiasi Sepak Bola Inggris FA, dilansir skysport.

Tapi, disisi lain, Inggris juga mendapat keuntungan dengan ditangguhkannya Piala Eropa 2020 selama 12 bulan. Sebab, penundaan ini memberi kesempatan kepada para pemainnya yang cedera untuk memulihkan diri.

Southgate sempat terancam tidak bisa menurunkan Harry Kane pada pekan pertama Piala Eropa 2020. Sebab, penyerang Tottenham Hotspur itu mengalami cedera hamstring sangat parah. Walau saat ini sudah melakukan latihan ringan, masih diragukan apakah dia bisa fit sepenuhnya pada Juni nanti.

Begitu juga dengan Marcus Rashford. Bomber muda Manchester United (MU) itu sejatinya jadi pilihan utama Southgate di lini depan. Tapi, pemain berusia 22 tahun itu mengalami retak ganda pada tulang belakangnya. Artinya, dengan penundaan ini, keduanya bisa bugar saat membela negaranya.
(mir)
Berita Terkait
UPDATE Corona: 3,7 Juta...
UPDATE Corona: 3,7 Juta Orang Terinfeksi, Inggris Terparah di Eropa
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Langgar Aturan Lockdown,...
Langgar Aturan Lockdown, Penasihat Pemerintah Inggris Mengundurkan Diri
Boris Johnson Umumkan...
Boris Johnson Umumkan Inggris Telah Melewati Puncak Pandemi
PM Inggris Beri Sinyal...
PM Inggris Beri Sinyal Longgarkan Penguncian Mulai Senin
Boris Johnson: Masih...
Boris Johnson: Masih Terlalu Dini Cabut Penguncian di Inggris
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
25 menit yang lalu
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
2 jam yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
3 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
3 jam yang lalu
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
3 jam yang lalu
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved