Tindakan Klub Liga Spanyol Jalani Tes Virus Corona Tak Salahi Aturan
Jum'at, 20 Maret 2020 - 06:03 WIB
Tindakan Klub Liga Spanyol Jalani Tes Virus Corona Tak Salahi Aturan
A
A
A
MADRID - Tindakan klub-klub Liga Spanyol yang menggelar tes virus corona kepada pemainnya dianggap tidak menyalahi aturan. Itu sebagaimana disampaikan Presiden LaLiga, Javier Tebas.
Pernyataan Tebas sekaligus menanggapi komentar Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales. Sebelumnya, dia mengkritik klub-klub Liga Spanyol yang melakukan pengujian tes virus corona untuk para pemainnya.
Rubiales mengaku tidak setuju dengan hal tersebut karena menurutnya masih banyak orang Spanyol yang lebih membutuhkan fasilitas pemeriksaan Covid-19. Disinggung mengenai hal tersebut, Tebas mengklaim layanan pengujian ini digunakan sebelum keadaan darurat diberlakukan.
Lebih jauh, Tebas menuturkan untuk saat ini jangan berbicara mengenai siapa yang lebih patriotik. "Ini benar-benar pribadi dan dibuat tersedia untuk siapa saja yang menginginkannya," kata Tebas dikutip dari Marca, Kamis (19/3/2020).
"Itu dianggap perlu untuk mengetahui situasi sebenarnya. Antipatriotik? Ini membuat banyak demagogi. Saya tidak berpikir Rubiales tahu bahwa kenyataan tentang apa yang terjadi. Tentang patriotisme, saya pikir ini bukan saatnya untuk berbicara tentang siapa yang lebih patriotik. Jika keadaan darurat diumumkan pada hari Sabtu atau Minggu, kami sudah menggunakan layanan pribadi ini pada Kamis pagi," tegas Tebas.
Real Valladolid menjadi satu-satunya klub yang menolak pengujian. "Saya lebih suka tidak membahas hal ini. Beberapa demonstrasi mengejutkan saya dan sekarang saya lebih memilih untuk tidak memberi tahu alasan mengapa mereka menolak pengujian."
Pernyataan Tebas sekaligus menanggapi komentar Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales. Sebelumnya, dia mengkritik klub-klub Liga Spanyol yang melakukan pengujian tes virus corona untuk para pemainnya.
Rubiales mengaku tidak setuju dengan hal tersebut karena menurutnya masih banyak orang Spanyol yang lebih membutuhkan fasilitas pemeriksaan Covid-19. Disinggung mengenai hal tersebut, Tebas mengklaim layanan pengujian ini digunakan sebelum keadaan darurat diberlakukan.
Lebih jauh, Tebas menuturkan untuk saat ini jangan berbicara mengenai siapa yang lebih patriotik. "Ini benar-benar pribadi dan dibuat tersedia untuk siapa saja yang menginginkannya," kata Tebas dikutip dari Marca, Kamis (19/3/2020).
"Itu dianggap perlu untuk mengetahui situasi sebenarnya. Antipatriotik? Ini membuat banyak demagogi. Saya tidak berpikir Rubiales tahu bahwa kenyataan tentang apa yang terjadi. Tentang patriotisme, saya pikir ini bukan saatnya untuk berbicara tentang siapa yang lebih patriotik. Jika keadaan darurat diumumkan pada hari Sabtu atau Minggu, kami sudah menggunakan layanan pribadi ini pada Kamis pagi," tegas Tebas.
Real Valladolid menjadi satu-satunya klub yang menolak pengujian. "Saya lebih suka tidak membahas hal ini. Beberapa demonstrasi mengejutkan saya dan sekarang saya lebih memilih untuk tidak memberi tahu alasan mengapa mereka menolak pengujian."
(bbk)