Wabah Corona Meluas, AFF Tangguhkan Turnamen Antarklub ASEAN
Sabtu, 28 Maret 2020 - 12:45 WIB
Wabah Corona Meluas, AFF Tangguhkan Turnamen Antarklub ASEAN
A
A
A
Rencana Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) menggelar Turnamen Antarklub Asia Tenggara, ASEAN Club Championship (ACC), dipastikan tertunda. Turnamen yang awalnya dijadwalkan bergulir mulai 9 Mei mendatang ditangguhkan hingga tahun depan akibat pandemi virus corona.
ACC 2020 sedianya akan diikuti 12 tim-tim papan atas ASEAN. Dari 11 negara anggota, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam mendapatkan dua slot untuk tampil di fase grup. Sementara Myanmar dan Singapura kebagian satu tim.
Lima negara lainnya, yakni Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Timor Leste, dan Filipina mendapatkan jatah satu wakil. Tidak hanya itu, tim-tim tersebut harus melewati babak playoff sebelum berhak masuk pada penyisihan grup. Sistem ini pada akhirnya menggugurkan wakil Timor Leste.
Indonesia yang mengirim dua tim diwakili juara Liga 1 2019 Bali United dan runner-up Persebaya Surabaya. Namun, pandemi virus corona yang hampir ditemukan di seluruh negara Asia Tenggara membuat AFF mengambil keputusan menunda pelaksanaan turnamen berhadiah USD500.000 ini hingga tahun depan.
“Karena risiko penularan penyakit corona pada pertemuan massa seperti acara sepak bola sangat tinggi, kami telah membuat keputusan untuk menunda dengan tujuan melindungi keselamatan dan kesehatan pemain sepak bola dan komunitas,” kata Presiden AFF Mayor Jenderal Khiev Sameth.
Dia mengungkapkan penundaan dilakukan dengan pertimbangan turnamen tersebut tidak akan rampung sesuai jadwal yang ditetapkan. Menurut dia, lima bulan pelaksanaan ACC dan penangguhan sejumlah kompetisi di ASEAN akan menyulitkan tim-tim yang berpartisipasi untuk menyusun jadwal.
Alasan lainnya, penjadwalan ulang kompetisi seperti di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina sejauh ini belum mendapatkan titik terang. Belum lagi Kompetisi AFC yang seharusnya bergulir, namun ditangguhkan hingga waktu yang belum ditentukan.
Dari kalkulasi AFF, waktu yang tersedia di tengah ketidakpastian kompetisi nasional masing-masing anggota federasi tidak akan cukup untuk merampungkan ACC. Karena itu, seluruh anggota federasi sepakat menunda hingga tahun depan.
“Situasinya masih terus berkembang dan kami akan terus mencermati, termasuk melakukan perubahan jadwal kami jika perlu. Dalam setiap keputusan yang kami buat, AFF akan selalu memprioritaskan kesejahteraan anggota dan komunitas sepak bola kami,” ujar Mayor Jenderal Sameth, dilansir laman federasi.
Menurut dia, AFF juga menjadwal ulang sejumlah kompetisi akibat pandemi Covid-19 untuk empat bulan ke depan. Seperti Piala AFF Wanita di Filipina pada Mei, Piala AFF Wanita U-18, Piala AFF U-16, dan AFF U-19 di Indonesia.
“Ini adalah waktu yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk seluruh dunia, termasuk anggota dan komunitas sepak bola Asia Tenggara. Kita akan melewatinya bersama. Namun, semua harus memainkan peran,” katanya.
Meski menjadwal ulang lima kompetisi, Sameth memastikan jika turnamen paling bergengsi di ASEAN, Piala AFF, tetap digelar sesuai jadwal pada 23 November mendatang. Selain itu, Piala AFF Futsal, Kejuaraan Futsal Antarklub, sepak bola pantai AFF juga digelar tepat waktu.
“Kita semua harus melakukan bagian untuk menjaga agar penularan bisa ditekan sehingga dokter dan perawat yang mempertaruhkan hidup mereka di luar sana dapat mengatasi jumlah pasien dan rumah sakit tidak terlalu terbebani,” tandasnya. (Abriandi)
ACC 2020 sedianya akan diikuti 12 tim-tim papan atas ASEAN. Dari 11 negara anggota, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam mendapatkan dua slot untuk tampil di fase grup. Sementara Myanmar dan Singapura kebagian satu tim.
Lima negara lainnya, yakni Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Timor Leste, dan Filipina mendapatkan jatah satu wakil. Tidak hanya itu, tim-tim tersebut harus melewati babak playoff sebelum berhak masuk pada penyisihan grup. Sistem ini pada akhirnya menggugurkan wakil Timor Leste.
Indonesia yang mengirim dua tim diwakili juara Liga 1 2019 Bali United dan runner-up Persebaya Surabaya. Namun, pandemi virus corona yang hampir ditemukan di seluruh negara Asia Tenggara membuat AFF mengambil keputusan menunda pelaksanaan turnamen berhadiah USD500.000 ini hingga tahun depan.
“Karena risiko penularan penyakit corona pada pertemuan massa seperti acara sepak bola sangat tinggi, kami telah membuat keputusan untuk menunda dengan tujuan melindungi keselamatan dan kesehatan pemain sepak bola dan komunitas,” kata Presiden AFF Mayor Jenderal Khiev Sameth.
Dia mengungkapkan penundaan dilakukan dengan pertimbangan turnamen tersebut tidak akan rampung sesuai jadwal yang ditetapkan. Menurut dia, lima bulan pelaksanaan ACC dan penangguhan sejumlah kompetisi di ASEAN akan menyulitkan tim-tim yang berpartisipasi untuk menyusun jadwal.
Alasan lainnya, penjadwalan ulang kompetisi seperti di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina sejauh ini belum mendapatkan titik terang. Belum lagi Kompetisi AFC yang seharusnya bergulir, namun ditangguhkan hingga waktu yang belum ditentukan.
Dari kalkulasi AFF, waktu yang tersedia di tengah ketidakpastian kompetisi nasional masing-masing anggota federasi tidak akan cukup untuk merampungkan ACC. Karena itu, seluruh anggota federasi sepakat menunda hingga tahun depan.
“Situasinya masih terus berkembang dan kami akan terus mencermati, termasuk melakukan perubahan jadwal kami jika perlu. Dalam setiap keputusan yang kami buat, AFF akan selalu memprioritaskan kesejahteraan anggota dan komunitas sepak bola kami,” ujar Mayor Jenderal Sameth, dilansir laman federasi.
Menurut dia, AFF juga menjadwal ulang sejumlah kompetisi akibat pandemi Covid-19 untuk empat bulan ke depan. Seperti Piala AFF Wanita di Filipina pada Mei, Piala AFF Wanita U-18, Piala AFF U-16, dan AFF U-19 di Indonesia.
“Ini adalah waktu yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk seluruh dunia, termasuk anggota dan komunitas sepak bola Asia Tenggara. Kita akan melewatinya bersama. Namun, semua harus memainkan peran,” katanya.
Meski menjadwal ulang lima kompetisi, Sameth memastikan jika turnamen paling bergengsi di ASEAN, Piala AFF, tetap digelar sesuai jadwal pada 23 November mendatang. Selain itu, Piala AFF Futsal, Kejuaraan Futsal Antarklub, sepak bola pantai AFF juga digelar tepat waktu.
“Kita semua harus melakukan bagian untuk menjaga agar penularan bisa ditekan sehingga dokter dan perawat yang mempertaruhkan hidup mereka di luar sana dapat mengatasi jumlah pasien dan rumah sakit tidak terlalu terbebani,” tandasnya. (Abriandi)
(ysw)