Persikab terkapar di kandang Singa Bekasi

Sabtu, 21 Januari 2012 - 19:18 WIB
Persikab terkapar di...
Persikab terkapar di kandang Singa Bekasi
A A A
Sindonews.com - Persikab Kabupaten Bandung gagal mewujudkan ambisi meraih kemenangan perdana musim ini. Ambisi itu buyar setelah Persikab takluk 0-1 kepada tuan rumah Persipasi Bekasi di Stadion SOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (21/1/2012) pada lanjutan kompetisi Divisi Utama PSSI.

Satu-satunya gol yang membuat Persikab pulang dengan tangan hampa dicetak Mansyur pada menit ke-20 lewat sundulan kepala. Namun gol Singa Bekasi -julukan Persipasi- tersebut menuai protes keras dari para pemain Persikab.

Pasalnya, saat tendangan sudut dilakukan, posisi para pemain Persikab belum siap. Wasit Mufarrikhin pun belum meniup peluit maupun aba-aba kepada pemain tuan rumah untuk melakukan tendangan sudut.

Bermain dalam kondisi lapangan yang becek setelah sebelumnya diguyur hujan deras. Persikab bermain dibawah tekanan tuan rumah. Pertandingan baru berjalan 2 menit striker Persipasi, Gito Prasetyo mengancam gawang Persikab. Beruntung kiper Agus Sopandi mampu menepis tendangan Gito yang berdiri bebas.

Persikab sebenarnya bukan tanpa peluang. Terobosan kapten tim Cahya Sumirat sempat membuat gugup barisan pertahanan Persipasi. Cahya yang sudah tinggal berhadapan dengan kiper, Pipik Suratno.

Namun, sebelum bola dieksekusi, Cahya lebih dulu dijatuhkan pemain Persipasi. Wasit tak menganggapnya sebagai pelanggaran. Begitu juga dengan peluang matang yang diperoleh Charles Orock menit ke-53 masih bisa ditepis kiper.

Skor 1-0 ini, bertahan hingga peluit akhir berbunyi. Para pemain Persikab sempat melakukan protes keras kepada wasit karena dinilai banyak melakukan keputusan merugikan, terutama di babak kedua.

Seperti hanya memberikan waktu tambahan selama 1 menit padahal pada babak kedua tercatat ada 4 kali pergantian pemain dan 4 kartu kuning dari total 5 kartu kuning yang diberikan wasit.

Meski mengakui banyak keputusan yang merugikan namun Pelatih Persikab, Encang Ibrahim tak mau terlalu reaktif merespons kepemimpinan wasit. Encang justru melihat jika emosi para pemain sangat mudah terpancing dan jadi penyebab sering hilangnya konsentrasi bermain.

''Gol Persipasi karena konsentrasi kita yang kurang. Dalam kondisi apapun seharusnya pemain bisa siap. Memang kita dirugikan, tapi saya kira hal itu cukup wajar. Mungkin juga karena pemain kurang bisa mengontrol emosi," ucap Encang kepada wartawan seusai pertandingan.

Menurut Encang buruknya kontrol emosi para pemain jadi salah satu bahan evaluasi dirinya sebelum memimpin pasukan si Dalem Bandung menghadapi PSIS Semarang di pertandingan berikutnya. ''Dibandingkan dua pertandingan sebelumnya. Secara permainan mengalami penurunan," papar Encang.

Sementara itu, Pelatih Persipasi Warta Kusuma mengaku tidak puas dengan permainan yang ditunjukkan anak asuhnya. Kendati mampu meraih kemenangan menurut Warta, Persipasi bermain tidak lebih baik dibandingkan Persikab.

''Transisi permainan dari menyerang ke bertahan, begitu juga sebaliknya masih cukup perlu dibenahi. Kita hanya puas karena hasil akhir saja," tandasnya. mohamad taufik
()
Berita Terkini
5 Momen Paling Bersejarah...
5 Momen Paling Bersejarah Rivalitas Inggris vs Argentina di Piala Dunia, Ada Gol 'Tangan Tuhan'
3 jam yang lalu
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Berlangsung Menarik, Peserta Unjuk Kualitas
3 jam yang lalu
Desak Made dan Veddriq...
Desak Made dan Veddriq Leonardo Kawinkan Emas Indonesia di World Climbing Chamonix 2026
5 jam yang lalu
Semifinal Piala Dunia...
Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol, Inggris Tantang Argentina, Siapa Menang?
6 jam yang lalu
ArgentinaBentrok Inggris...
ArgentinaBentrok Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Argentina Lolos ke Semifinal...
Argentina Lolos ke Semifinal Usai Taklukkan Swiss 3-1 Lewat Extra Time
6 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved