Positif diuretic, kiper Ukraina dicekal dua tahun

Senin, 30 Januari 2012 - 21:36 WIB
Positif diuretic, kiper...
Positif diuretic, kiper Ukraina dicekal dua tahun
A A A
Sindonews.com – Kiper asal Ukraina Oleksandr Rybka harus menanggung hukuman akibat kesalahan sendiri. Penjaga gawang Shakhtar Donetsk itu dihukum setelah positif mengonsumsi diuretic pada November lalu, sebulan setelah debut membela timnas Ukraina.

UEFA menghukum Rybka selama dua tahun dilarang membela tim dan negaranya di kompetisi resmi. Gara-gara hukuman itu, Rybka harus memendam impian membela Ukraina di Euro 2012 yang dihelat di negaranya. Dia baru bebas sanksi pada 10 Januari 2014.

’’Hukuman itu mencakup semua pertandingan, termasuk domestik, internasional, persahabatan, pertandingan di bawah yurisdiksi UEFA,’’ kata pernyataan resmi UEFA.

Namun, kubu Shakhtar akan melakukan banding ke UEFA untuk mengurangi hukuman Rybka. Namun, pihak UEFA malah akan melakukan tindakan lebih tegas.

Rencananya, UEFA akan mengadukan hal tersebut kepada FIFA. Sekaligus memperberat hukuman tersebut secara global. Langkah itu dilakukan UEFA sebagai tindakan pencegahan agar Rybka tidak bermain di konfederasi lain.
()
Berita Terkini
Leg Kedua Final Four...
Leg Kedua Final Four Pro Futsal League 2026, Satu Langkah Menuju Partai Pamungkas
2 jam yang lalu
MotoGP 2026 Berlanjut...
MotoGP 2026 Berlanjut ke Hungaria, Simak Jadwal Lengkap dan Link Nonton di VISION+
3 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Putri Kusuma Wardani Takluk dari Chen Yu Fei
3 jam yang lalu
Premier Padel Italia...
Premier Padel Italia 2026 Masuk Babak Penentuan, Nonton Perempat Final hingga Final di VISION+
3 jam yang lalu
Formula 1 Monako 2026...
Formula 1 Monako 2026 Digelar, Panaskan Akhir Pekan! Nonton Streaming di VISION+
3 jam yang lalu
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
9 jam yang lalu
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved