Dana kejurda dipangkas = KONI matikan pembinaan

Sabtu, 18 Februari 2012 - 06:55 WIB
Dana kejurda dipangkas...
Dana kejurda dipangkas = KONI matikan pembinaan
A A A
Sindonews.com – Kebijakan KONI Jatim semakin tidak berpihak ke atlet. Buktinya, dengan dalih menyukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau, KONI Jatim malah memangkas sejumlah dana bantuan kepada induk cabang olahraga (cabor).

Kebijakan pemangkasan dana bantuan itu tertuang dalam surat edaran KONI Jawa Timur, dengan nomor 900/118./601.4/2012. Di dalam surat edaran itu disebutkan bahwa semua bantuan anggaran tahun ini dipangkas dengan dalih semua anggaran difokuskan untuk pelaksanaan pemenangan PON XVIII. Tak pelak, akibat keputusan ini sejumlah induk cabang olahraga kecewa berat.

Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Timur mengaku kecewa berat dengan keputusan itu. Ketua Harian FPTI Jatim Sulistiyono Dwinugroho mengungkapkan, pemangkasan itu menghambat prestasi panjat tebing di Jatim. Pasalnya, KONI Jatim sudah tidak memberikan dana bantuan untuk pembinaan atlet, seperti Kejurda.

’’Kalau anggaran kejurda dipangkas, sama saja dengan menghentikan pengembangan prestasi di daerah,” keluhnya.

Celakanya, lanjut Sulis, selama ini FPTI Jatim mengaku untuk mengelar Kejurda hanya mengandalkan sumber anggaran dari KONI Jatim. ’’Kasihan rekan-rekan di daerah kalau kejurda terhenti, gara-gara tidak ada anggaran. Atlet di daerah membutuhkan sarana kompetisi untuk melihat tolok ukur prestasinya.” imbuhnya.

Dalam surat edaran KONI Jatim tertanggal 14 Februari yang ditandatangani Ketua Harian Dhimam Abror itu bukan hanya memangkas dana kejuaraan daerah. Dana yang dipangkas antara lain untuk kejurnas, rapat koordinasi daerah dan nasional, rapat kerja daerah dan nasional, penugasan keluar provinsi, dan pelatnas.

Padahal setiap tahunnya FPTI Jatim menerima anggaran penuh untuk kejurnas. ’’Untuk anggaran kejurda biasanya kami mendapat Rp 7 juta sampai Rp 9 juta dari pengajuan Rp 25 juta. Tetapi tahun ini sama sekali tidak ada bantuan. Ini yang memberatkan kita,” jelasnya.

Tahun ini pelaksanaan kejurnas panjat tebing ditiadakan untuk senior. Sedankan kejurnas junior tetap diselenggarakan. Demikian juga dengan kejuaraan daerah merupakan agenda rutin yang wajib dijalankan. "Untuk Kejurnas Junior selama ini kita memang tidak jarang mendapatkan bantuan, apalagi tahun ini, " keluhnya.
()
Berita Terkini
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League Kudus: Scorpion FC U-15 dan Samba Persada Women U-18 Jadi Juara
6 jam yang lalu
UPH dan BINUS Berbagi...
UPH dan BINUS Berbagi Gelar di Campus League 2026 Regional Jakarta, Tatap The Nationals
6 jam yang lalu
Marco Bezzecchi Juara...
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Italia 2026
10 jam yang lalu
Depak Brasil, FA7 Indonesia...
Depak Brasil, FA7 Indonesia Tembus Babak Final IFA7 World Championship 2026
13 jam yang lalu
Paris Mencekam, Ratusan...
Paris Mencekam, Ratusan Suporter PSG Diamankan Polisi dalam Perayaan Gelar Liga Champions
16 jam yang lalu
PSG Juara Liga Champions...
PSG Juara Liga Champions 2026, Bawa Pulang Hadiah Rp447 Miliar
20 jam yang lalu
Infografis
Muhammadiyah Pindahkan...
Muhammadiyah Pindahkan Dana dari BSI ke Dua Bank Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved