PSM laporkan dua wasit ke PSSI
Senin, 20 Februari 2012 - 20:23 WIB
PSM laporkan dua wasit ke PSSI
A
A
A
Sindonews.com - Manajemen PSM Makassar melaporkan dua wasit yang memimpin laga kontra Persibo Bojonegoro, Minggu (19/2) ke PSSI. Yakni, wasit Faulur Rosi dan asisten wasit 2 Wihelmus. Mereka dinilai buruk dalam memimpin pertandingan.
"Kami lapor ke LPIS karena banyak keputusan wasit yang merugikan kami. Sangat susah bermain maksimal dengan wasit yang seperti itu," kata Finance Manager PSM Makassar Islah Idrus yang turut mendampingi tim ke Bojonegoro.
Menurut Islah, terhitung tiga kali Persibo diberi tendangan bebas dari pelanggaran yang tidak semestinya. Selain itu gol Persibo di menit ke-60 berbau kontroversial karena terlebih dahulu pemain lawan sudah offside. Satu lagi poin pelaporan PSM adalah handsball Gustafo Ortiz di menit ke 58 yang seharusnya berbuah penalti untuk PSM Makassar.
"Akibat buruknya wasit, pemain kami selalu protes dan akhirnya memancing reaksi dari penonton," kata Islah.
Dalam pertandingan tersebut, pemain PSM Makassar memang sempat menjadi sasaran teror penonton.
Usai gol Wahyu Teguh yang berbau offside, kiper Denny Marcel mengajukan protes ke hakim garis yang sudah mengangkat bendera tanda gol. Namun, saat menyampaikan protesnya, kiper PSM itu dilempari botol oleh penonton.
Akibat insiden pelemparan tersebut, anak-anak PSM memilih keluar lapangan dan pertandingan sempat terhenti selama lima menit. "Laporannya sudah kami ajukan tak sampai satu jam usai pertandingan," lanjut Islah.
Mengenai sanksi yang bakal dikenakan terhadap dua wasit tersebut, Islah enggan mengomentarinya. Menurut pria yang sudah lama menangani PSM ini, pelaporan terhadap wasit nakal hanyalah untuk meningkatkan kualitas sepak bola nasional.
"Tidak ada niat lain. Kalau kami kalah pun tak masalah, asal pertandingan berjalan fair play. Tujuan kita kan hanya menyuguhkan pertandingan yang menghibur," tandas Islah.
"Kami lapor ke LPIS karena banyak keputusan wasit yang merugikan kami. Sangat susah bermain maksimal dengan wasit yang seperti itu," kata Finance Manager PSM Makassar Islah Idrus yang turut mendampingi tim ke Bojonegoro.
Menurut Islah, terhitung tiga kali Persibo diberi tendangan bebas dari pelanggaran yang tidak semestinya. Selain itu gol Persibo di menit ke-60 berbau kontroversial karena terlebih dahulu pemain lawan sudah offside. Satu lagi poin pelaporan PSM adalah handsball Gustafo Ortiz di menit ke 58 yang seharusnya berbuah penalti untuk PSM Makassar.
"Akibat buruknya wasit, pemain kami selalu protes dan akhirnya memancing reaksi dari penonton," kata Islah.
Dalam pertandingan tersebut, pemain PSM Makassar memang sempat menjadi sasaran teror penonton.
Usai gol Wahyu Teguh yang berbau offside, kiper Denny Marcel mengajukan protes ke hakim garis yang sudah mengangkat bendera tanda gol. Namun, saat menyampaikan protesnya, kiper PSM itu dilempari botol oleh penonton.
Akibat insiden pelemparan tersebut, anak-anak PSM memilih keluar lapangan dan pertandingan sempat terhenti selama lima menit. "Laporannya sudah kami ajukan tak sampai satu jam usai pertandingan," lanjut Islah.
Mengenai sanksi yang bakal dikenakan terhadap dua wasit tersebut, Islah enggan mengomentarinya. Menurut pria yang sudah lama menangani PSM ini, pelaporan terhadap wasit nakal hanyalah untuk meningkatkan kualitas sepak bola nasional.
"Tidak ada niat lain. Kalau kami kalah pun tak masalah, asal pertandingan berjalan fair play. Tujuan kita kan hanya menyuguhkan pertandingan yang menghibur," tandas Islah.
()