WBC hukum berat Chisora

Rabu, 29 Februari 2012 - 20:38 WIB
WBC hukum berat Chisora
WBC hukum berat Chisora
A A A
Sindonews.com – Aksi brutal Dereck Chisora menuai sanksi. Dewan Tinju Dunia (WBC) menyiapkan sanksi berat bagi Chisora yang memicu adu jotos dengan petinju David Haye.

Aksi memalukan itu dilakukan Chisora setelah dikalahkan oleh Vitali Klitschko dalam pertarungan kelas berat WBC di Munich, Jerman, 18 Februari lalu.

Setelah insiden memalukan itu, petinju asal Inggris tersebut langsung diperiksa intensif oleh pihak kepolisian Jerman, tapi dilepaskan lagi. WBC menganggap Chisora pantas mendapatkan hukuman yang sangat berat.

Pasalnya, menurut WBC, kejadian tersebut merupakan keributan paling buruk dalam sejarah tinju.

’’WBC menyiapkan hukuman berat yang akan ditentukan setelah sidang di bawah pengawasan perwakilan pengacara kami Stephen Beverly,” demikian pernyataan dari WBC yang dilansir dari Reuters, Rabu (29/2/2012).

’’WBC menyatakan akan memberikan hukuman tanpa batas untuk Chisora dalam perebutan gelar. Kami juga meminta agar manajemen bisa memperbaiki tabiat buruk Chisora setelah hukuman dikeluarkan.”

Jika WBC menegaskan menyiapkan sanksi berat untuk Chisora, tidak demikian dengan WBA dan IBF. Dua badan tinju dunia itu belum memberikan tanda akan menjatuhkan sanksi bagi Chisora.
()
Berita Terkini
FIFATepis Isu Pengaturan...
FIFATepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
29 menit yang lalu
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
2 jam yang lalu
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
6 jam yang lalu
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
6 jam yang lalu
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Top Sprinter Kalahkan Haaland
8 jam yang lalu
Infografis
Penuh Tantangan, Beban...
Penuh Tantangan, Beban Kelas Menengah Kian Berat di 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved