Lorenzo: Ketahanan ban jadi kunci kemenangan

Jum'at, 02 Maret 2012 - 18:50 WIB
Lorenzo: Ketahanan ban...
Lorenzo: Ketahanan ban jadi kunci kemenangan
A A A
Sindonews.com - Pembalap utama Yamaha Jorge Lorenzo mengakui peralihan mesin 800cc ke 1000cc pada musim balap MotoGP 2012 akan memengaruhi ketahanan ban. Karena itu, tim yang mampu melakukan manajemen ban dengan baik akan memiliki kans besar jadi juara.

Peningkatan kapasitas mesin secara otomatis akan mengakibatkan kecepatan motor semakin tinggi. Tentu membuat stabilitas pengereman akan semakin meningkat dan membuat kinerja ban semakin berat.

Ketahanan ban itu menjadi perhatian Lorenzo. Menurut pembalap asal Spanyol itu, kinerja ban Bridgestone mengalami penurunan signifikan ketika baru melahap empat lap. Itu terjadi saat sesi tes resmi di Sirkuit Sepang, beberapa hari lalu,

’’Setelah melahap tiga atau empat lap, ban belakang sangat menurun performanya. Saya pikir tahun ini akan amat sangat sulit untuk mempertahankan laju konstan sepanjang balapan. Pembalap yang tidak memiliki masalah dengan ban di akhir balapan akan memiliki musim yang bagus,” ujar Lorenzo seperti dikutip MCN, Jumat (2/3/2012).

’’Menurut saya ketika melakukan pengereman ban terasa sulit dikendalikan dan seperti berada pada kondisi trek hujan,” ungkapnya.
()
Berita Terkini
Head to Head Inggris...
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
1 jam yang lalu
Bellingham vs Messi:...
Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10
2 jam yang lalu
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
3 jam yang lalu
Perjalanan Inggris dan...
Perjalanan Inggris dan Argentina: 13 vs 17 Gol, Siapa yang Menang?
4 jam yang lalu
Perjalanan Prancis dan...
Perjalanan Prancis dan Spanyol: Siapa Layak ke Final Piala Dunia 2026?
5 jam yang lalu
Sejarah Wonderwall Milik...
Sejarah Wonderwall Milik Oasis Jadi Anthem Suporter Inggris di Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved