PSM konsentrasi tinggi lawan Persijap
Jum'at, 23 Maret 2012 - 03:34 WIB
PSM konsentrasi tinggi lawan Persijap
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih PSM Makassar Petar Segrt meminta kepada anak asuhnya untuk konsentrasi tinggi di pertandingan terakhir putaran pertama menjamu Persijap Jepara, Sabtu besok.
Alasannya jelas, demi mengunci kemenangan dan merebut poin absolut di kandang. Jika menang, maka target finish di posisi lima akan tercapai. Namun, jika seri apalagi kalah, Juku Eja bakal terdampar di klasemen papan bawah, mengingat tim kompetitor lain memiliki peluang untuk menggeser posisi PSM.
"Semua pemain harus tetap konsentrasi sampai pertandingan berakhir. Ini penting agar target poin tiga terpenuhi," tandas Petar usai latihan pagi di Lapangan Karebosi, Kamis (22/3).
Fokus dan konsentrasi memang menjadi hal yang sangat ditekankan oleh Petar. Ini jika menilik pada dua laga terakhir yang dilakoni PSM Makassar. Saat bertandang ke Persiraja Banda Aceh, timnya harus kecolongan gol di menit-menit akhir yang memaksakan hasil 2-1, untuk kekalahan PSM.
Meski gol diperdebatkan lantaran sebelumnya ada pelanggaran terhadap pemain PSM, namun faktor konsentrasi turut ambil bagian, terjadinya gol.
Faktor konsentrasi kembali menjadi biang kekalahan tim. Saat bertandang ke Arema Malang, PSM Makassar keasyikan membangun serangan dan melupakan pertahanan. Akibatnya gol tuan rumah datang di menit ke 20 babak pertama. Usai gol itu, mental tanding anak-anak Ramang langsung drop dan berbuah tiga gol berikutnya.
"Melawan Persijap, semuanya tak boleh terjadi lagi. Kami harus kerja ekstra keras lagi. Apalagi kali ini kita main di kandang sendiri," tandas Petar.
Keuntungan bermain sebagai tuan rumah, harus menjadi modal semangat tanding anak-anak Makassar. Kali ini dipastikan tak ada teror-teror dari penonton, seperti yang terjadi di laga-laga away sebelumnya.
Mental tanding penggawa muda PSM memang layaknya angin-anginan. Apalagi jika bermain di bawah tekanan dan teror penonton, seperti saat melawan Persiraja. Namun, jika bermain di kandang sendiri, PSM tampil bak kesetanan melibas lawan-lawannya.
Menjamu Persijap, kembali semangat tanding berapi-api itu akan menjadi kartu as kemenangan tim. Namun, tak hanya tim tuan rumah. Sang tamu pun punya misi yang sama, merebut poin kemenangan.
Salah satu mantan penggawa PSM Makassar, Diva Tarkas mengatakan tak gentar untuk meladeni tim tuan rumah. Laskar Kalinyamat, julukan Persijap, punya misi yang sama. "Kami juga harus menang. Minimal mencuri satu poin, untuk mengamankan posisi di klasemen," tegas alumni PSM Pra Ligina ini.
Menurut Diva, demi mewujudkan ambisi merebut poin, Persijap sendiri akan membawa skuad yang lengkap dalam lawatannya kali ini. Persijap sendiri sudah tiba di Makassar, sore kemarin. "Kami datang dengan kekuatan penuh, 29 pemain dan ofisial. Tim sudah bertekad untuk merebut poin," tandas Diva.
Selain Diva Tarkas, di kubu Persijap masih ada Julio Lopes, striker paling tajam di Laskar Kalinyamat saat ini. Pemain bertubuh gempal itu juga mantan penggawa PSM Makassar era ISL lalu. Striker asal Chile ini sempat menjadi pujaan publik sepak bola, pecinta PSM.
JLo, julukan Lopes, layak untuk diwaspadai oleh barisan pertahanan PSM Makassar. Konsentrasi penuh, wajib ditujukan pada pengoleksi empat gol ini. Jika tidak, mimpi PSM Makassar untuk mengamankan poin kembali menjadi berantakan.
Alasannya jelas, demi mengunci kemenangan dan merebut poin absolut di kandang. Jika menang, maka target finish di posisi lima akan tercapai. Namun, jika seri apalagi kalah, Juku Eja bakal terdampar di klasemen papan bawah, mengingat tim kompetitor lain memiliki peluang untuk menggeser posisi PSM.
"Semua pemain harus tetap konsentrasi sampai pertandingan berakhir. Ini penting agar target poin tiga terpenuhi," tandas Petar usai latihan pagi di Lapangan Karebosi, Kamis (22/3).
Fokus dan konsentrasi memang menjadi hal yang sangat ditekankan oleh Petar. Ini jika menilik pada dua laga terakhir yang dilakoni PSM Makassar. Saat bertandang ke Persiraja Banda Aceh, timnya harus kecolongan gol di menit-menit akhir yang memaksakan hasil 2-1, untuk kekalahan PSM.
Meski gol diperdebatkan lantaran sebelumnya ada pelanggaran terhadap pemain PSM, namun faktor konsentrasi turut ambil bagian, terjadinya gol.
Faktor konsentrasi kembali menjadi biang kekalahan tim. Saat bertandang ke Arema Malang, PSM Makassar keasyikan membangun serangan dan melupakan pertahanan. Akibatnya gol tuan rumah datang di menit ke 20 babak pertama. Usai gol itu, mental tanding anak-anak Ramang langsung drop dan berbuah tiga gol berikutnya.
"Melawan Persijap, semuanya tak boleh terjadi lagi. Kami harus kerja ekstra keras lagi. Apalagi kali ini kita main di kandang sendiri," tandas Petar.
Keuntungan bermain sebagai tuan rumah, harus menjadi modal semangat tanding anak-anak Makassar. Kali ini dipastikan tak ada teror-teror dari penonton, seperti yang terjadi di laga-laga away sebelumnya.
Mental tanding penggawa muda PSM memang layaknya angin-anginan. Apalagi jika bermain di bawah tekanan dan teror penonton, seperti saat melawan Persiraja. Namun, jika bermain di kandang sendiri, PSM tampil bak kesetanan melibas lawan-lawannya.
Menjamu Persijap, kembali semangat tanding berapi-api itu akan menjadi kartu as kemenangan tim. Namun, tak hanya tim tuan rumah. Sang tamu pun punya misi yang sama, merebut poin kemenangan.
Salah satu mantan penggawa PSM Makassar, Diva Tarkas mengatakan tak gentar untuk meladeni tim tuan rumah. Laskar Kalinyamat, julukan Persijap, punya misi yang sama. "Kami juga harus menang. Minimal mencuri satu poin, untuk mengamankan posisi di klasemen," tegas alumni PSM Pra Ligina ini.
Menurut Diva, demi mewujudkan ambisi merebut poin, Persijap sendiri akan membawa skuad yang lengkap dalam lawatannya kali ini. Persijap sendiri sudah tiba di Makassar, sore kemarin. "Kami datang dengan kekuatan penuh, 29 pemain dan ofisial. Tim sudah bertekad untuk merebut poin," tandas Diva.
Selain Diva Tarkas, di kubu Persijap masih ada Julio Lopes, striker paling tajam di Laskar Kalinyamat saat ini. Pemain bertubuh gempal itu juga mantan penggawa PSM Makassar era ISL lalu. Striker asal Chile ini sempat menjadi pujaan publik sepak bola, pecinta PSM.
JLo, julukan Lopes, layak untuk diwaspadai oleh barisan pertahanan PSM Makassar. Konsentrasi penuh, wajib ditujukan pada pengoleksi empat gol ini. Jika tidak, mimpi PSM Makassar untuk mengamankan poin kembali menjadi berantakan.
()